
Guru Guruku..... Ibarat sebatang lilin Kau rela membakar dirimu Untuk menerangi sekitarmu Guruku..... Kau korbankan waktumu Demi mengajari kami...
Baca SelengkapnyaDetailsRumah Tua Oleh Zab Bransah Radzuan Ibrahim Rumah tempat dirimu hadir Rumah berpapan lapuk kini tampak dimakan usia Rumah awal...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Zulkifli Abdy Cianjur.., Dukamu adalah duka kami jua Deritamu adalah derita kita semua Tatkala bumi Cianjur berguncang Laksana mimpi...
Baca SelengkapnyaDetailsZab Bransah Cahaya matamu bening izinkanlah kutatap bola matamu Rupamu bagaikan bunga mekar memerah mawar indah di taman Bidadariku Kerinduan...
Baca SelengkapnyaDetails- Mustiar Ar Memahat kata saat putik tumbuh jadi bunga Deru angin lam padang Pekik Teuku Meulaboh membakar jiwa rakyat...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Nadia Ulfa Hanya memandang dari kejauhan Ingin sekali kumenyapanya dengan riang Kubisa saja melakukannya dengan senang Namun, itu semua...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Nafla Engkaulah manusia yang sudah rela mengorbankan tenaga dan jiwamu untuk negara Indonesia Pahlawan engkaulah mempertahankan Indonesia dan rela...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Syeratun Zahraini Memandu sabar hingga jiwa Mengajari roh yang ingin tahu Meski penat dan lelah menghampirinya Namun asa tak...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Fajar Budaya dan seni tidak lagi hadir memberi kesejukan bagi jiwa yang dahaga, sebab budaya dan seni materialisme sudah...
Baca SelengkapnyaDetailsKarya : Syeratun Zahraini Sesosok primadona yang begitu indah Bagaikan permata biru kemerahan Aroma padma yang senantiasa melekat Diibaratkan prameswari...
Baca SelengkapnyaDetails© 2025 potretonline.com