POTRET Budaya

Sajak 31 Des 22

Januari 2023
Oleh: Redaksi

 

*Satu tahun, lengkap dan selesai*
*namun hakikatnya, berkecai.*

*Yang lebih abadi*
*hanya puisi, koma, dan titik ini.*

*Jika dikenang, apa-apa, segala*
*hanya sia-sia.*

*Tak ada satu*
*dari celah kertas kalendar lalu -*

*Menunggu. Tunjukkanlah padaku*
*kalau seribu peristiwa itu*

*Semua kenangan, impian, mimpi*
*masih ada, kekal di sana lagi.*

*Tetapi, kita berterima kasih*
*pada segala ranap, lesap, runtuh.*

*Mengajar hidup,*
*menghadap*

*Almanak terbaharu*
*yang sedang menunggu.*

*Bermula dengan sehelai,*
*1 Januari.*

*Kita harus terus berani*
*ke hadapan.*

*Walau seribu kali lagi,*
*akan berkecaian.*

*Tunjukkanlah, di manakah*
*hidup tidak pernah kalah?*

– Rosli K. Matari

Tentang Penulis
Majalah Perempuan Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir