Terbuka untuk Dunia, Terluka oleh Dunia: Bahaya Media Sosial
Ketika validasi digital menjadi ukuran nilai diri, maka kerapuhan identitas pun tak terhindarkan.
Rubrik Esai menghadirkan tulisan-tulisan reflektif yang merangkai pemikiran mendalam, kritik halus, dan pengalaman personal menjadi satu kesatuan naratif. Setiap esai mengajak pembaca melihat dunia dari sudut pandang yang lebih jernih—melampaui berita harian dan opini cepat. Di sini, gagasan diolah dengan bahasa yang tenang namun tajam, memberi ruang bagi penulis untuk bertanya, meragukan, menantang, dan menemukan makna di balik peristiwa. Rubrik ini menjadi tempat bagi suara yang ingin merenungkan hidup, zaman, dan manusia dengan cara yang lebih intim dan intelektual.
Ketika validasi digital menjadi ukuran nilai diri, maka kerapuhan identitas pun tak terhindarkan.
Oleh T. Tajus Suhaili Kelas XI-3 SMA Negeri Suka Makmur, Aceh Besar Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang...
Tokoh utamanya adalah Anjing—golden retriever yang baru saja melarikan diri dari rantai emas tuannya,
Oleh Lidya Arista,Wakil Ketua Banat Angkatan Fulkunnajihin KMM, Mesir. Di balik riuhnya hiruk-pikuk agenda yang berbeda-beda, terdapat sebuah...
Estetika Modal, Kuda Api, dan Ironi di Menara Gading Kesenian Oleh: Gus Nas Jogja Ketika Warna Tak Lagi...
Oleh : Novita Sari Yahya Cerpen Menjadi Ratu di Hati Rakyat merupakan salah satu cerpen yang terdapat dalam...
Oleh Fileski Walidha Tanjung Sebagai penyair, ada kebahagiaan yang sulit saya uraikan ketika mengetahui bahwa puisi saya,...
Oleh Tabrani Yunis Traveling, siapa yang tidak suka dengan kegiatan yang satu ini? Pasti sangat banyak orang yang...
Oleh Maimunzir Di tengah keterbatasan pascabanjir, semangat kebersamaan justru tumbuh subur di Desa Seneubok Saboh, Kecamatan Pante Bidari,...