
Oleh: Heri Haliling Kedatanganku di rumah berornamen adat dan penuh patung ini sekitar awal November pada musim penghujan di Desa...
Baca SelengkapnyaDetails“Rintik hujan kecil yang membawaku kembali mengingatmu” “Akhyar…” ujar seorang wanita. Suaranya terdengar dari arah belakang, membuatku spontan menoleh. Saat...
Baca SelengkapnyaDetailsIzinkan aku bercerita tentang seorang pria yang tangguh. Kau… harus mendengarnya dengan seksama. *** Seorang pria yang berdiri sendirian di...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Afridal Dharmi Persahabatan sejati tak selalu lahir dari perjuangan berat atau janji setia. Terkadang, ia tumbuh di bawah panji-panji...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh: Alya Azzahra Zahra duduk di bangku kayu di teras rumahnya yang sederhana. Dari tempat duduknya, ia bisa melihat pohon-pohon di...
Baca SelengkapnyaDetailsMalam telah larut, tetapi netra ini belum dapat terpejamkan. Kubalikkan tubuh ke kanan dengan perlahan agar orang di sampingku tidak...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Rosadi Jamani Di sebuah sudut kafe hipster di Jalan Ayani, Wak Dalek dan Wan Dolah, dua sahabat sejati yang...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh: Nendawati "Assalamualaikum, Maaf, Mas apa bisa saya membelikan nasi putih saja dengan harga ini?” tanyaku, sambil kutunjukkan beberapa...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Rosadi Jamani Di atas balkon sebuah vila mewah di Marina Bay, Singapura, Aguam, Aseng, Afu, dan Asiang duduk mengelilingi...
Baca SelengkapnyaDetailsPOTRET - Bu Friska berjalan santai menuju kelas dua empat dengan seorang anak perempuan. Anak itu mengenakan seragam putih-putih; seragam...
Baca SelengkapnyaDetails© 2025 potretonline.com