Oleh: Novita Sari Yahya Saya selalu terkesan pada satu gagasan klasik yang kerap hadir dalam pembicaraan tentang sastra: bahwa seni...
Oleh Yani Andoko Ketika Cinta Tak Lagi Butuh Kata-KataPernahkah anda merasa bahwa cinta yang paling dalam justru tak bisa diucapkan?...
Oleh Shalihah Ramadhanita Kajian semiotika dan feminis terhadap cerpen āPerempuan yang Datang ketika Hujanā karya Fileski dipaparkan oleh Shalihah Ramadhanita...
Sastra kembali berdiri sebagai suara nurani publik. Di tengah meningkatnya krisis ekologis dan berulangnya bencana alam di Aceh, sastrawan dan...
Oleh : Novita Sari Yahya Pengumuman Bersejarah 26 November 2025 Pada 26 November 2025, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah resmi...
Tanggapan atas tulisan Mila Muzakkar āBeginikah Wajah Lain Sastrawan Indonesia?ā Oleh Ririe Aiko Membaca tulisan Mila Muzakkar yang berjudul Beginikah...
Tiga puisi karya Dr. Sulaiman Juned, S.Sn., M.Sn., seniman dan akademisi asal Padang Panjang, Sumatera Barat direkomendasikan sebagai materi cipta...
Oleh Gunawan TrihantoroKetua Satupena Kabupaten Blora dan Sekretaris Komunitas Puisi Esai Jawa Tengah Di tengah kecanggihan teknologi dan ledakan informasi,...
Oleh Jacob Ereste Para pujangga pada masa lalu dapat teguh dan tekun berkarya dan mampu mengatasi masalah ekonomi keluarganya: ini...
MenikmatiĀ SatuĀ di antaraĀ PuisiĀ PenyairĀ TabraniĀ Yunis Oleh: Atik Bintoro Mengenal Penyair Tabrani Yunis, dan Puisi Gerimis Pagi ini Menurutlaman https://potretonline.com/2025/05/13/gerimis-pagi-ini/, PenyairTabrani Yunis, lahir di Manggeng, Aceh Barat Daya, Aceh. Dia seorang guru...
Ā© 2026 potretonline.com





