Puisi-Puisi Ilhamdi Sulaiman
Delapan Puluh Tahun Menanak Angin Karya Ilhamdi Sulaiman. Kami menanak angin bukan karena ingin tapi...
Temukan semua artikel terbaru dalam kategori Antologi Puisi.
Delapan Puluh Tahun Menanak Angin Karya Ilhamdi Sulaiman. Kami menanak angin bukan karena ingin tapi...
HANCUR SEBUAH KEDAMAIAN DI biru warna alir Tigrisdan kehijauan Eufratesaku menikmati kedamaian. Tiba-tiba jutaanbom merejamkejam. Airmata lalu menyembur...
Air Tak Menyucikan Di dinding kamar mandi rumahku,ada tulisan kecil:“Jangan lupakan siapa yang memandikanmu.”Tak kutahu siapa menulisnya.Mungkin aku,mungkin...
PENGORBANAN AYAH HINGGA HUJUNG NYAWA ...
“Empat Pulau yang Menangis“ Empat pulau bukan sekadar tanah, ia nyawa dalam dada rakyat. Dari Sabang ke Simeulue,...
Raja ampatBy. Halimah Munawir Raja Ampat,Bukan sekedar legenda4 manusia terlahir dari telur.Dan di pelihara seorang ibu. Ia Surga...
Ilusi Luka Oleh: Indra Mardiani Bagaimana hendak kau angkat wajahmu,Jika luka terlalu dalam terukir?Terlalu lebar kau hias guratnya,Hingga...
Pemuisi Remaja Negeri Pulau Pinang dan Penggerak Seni Belia Malaysia PUISI Rindu yang Terpendam Aku rindukan sahabatku yang...
Aku Ingin Menjadi Kata – kataAku ingin engkau mengutukkumenjadi kata – kata,agar semua rahasia langitbisa kupetik lalukutebarkan di hamparan...