Puisi Tak Bisa Menghentikan Perang
Oleh Ilhamdi Sulaiman Puisi tak bisa menghentikan perang,seperti doa yang jatuh di antara peluru,tapi ia mampu bertahan di dada lukasebagai...

Ilhamdi Sulaiman (Boyke Sulaiman) I Lahir 68 tahun lalu di Medan pada tanggal 12 September 1957. Menamatkan pendidikan sarjana Sastra dan Bahasa Indonesia di Universitas Bung Hatta Padang pada tahun 1986. Berkesenian sejak tahun 1976 bersama Bumi Teater Padang pimpinan Wisran Hadi. Pada tahun 1981 mendirikan Grup Teater PROKLAMATOR di Universitas Bung Hatta. Lalu pada tahun 1986, hijrah ke kota Bengkulu dan mendirikan Teater Alam Bengkulu sampai tahun 1999 dengan beberapa naskah diantaranya naskah Umang Umang karya Arifin C. Noer, Ibu Suri karya Wisran Hadi dan tahun 2000 hijrah ke Jakarta mementaskan Naskah Cerpen AA Navis Robohnya Surau Kami Bersama Teater Jenjang Jakarta serta grup grup teater yang ada di Jakarta dan Malaysia sebagai aktor freelance.
Selama perjalanan berteater telah memainkan 67 naskah drama karya penulis dalam dan luar negeri, monolog, dan deklamator. Serta mengikuti event lomba baca puisi sampai saat ini dan kegiatan sastra lainnya hingga saat ini.
Oleh Ilhamdi Sulaiman Puisi tak bisa menghentikan perang,seperti doa yang jatuh di antara peluru,tapi ia mampu bertahan di dada lukasebagai...
Oleh Ilhamdi Sulaiman Burung-burung mati pagi itu. Tiga ekor sekaligus. Tergeletak di trotoar yang baru saja disapu Pak Maman, tepat...
.Karya : Ilhamdi Sulaiman Setiap Kali Gaji Mampir ketangannya, Syamsudin tak pernah lupa membelikan kebutuhan sehari-hari Halimah.Sebuah isyarat kasih yang...
Oleh Ilhamdi Sulaiman Sebagai orang tua yang telah membesarkan anaknya, sering kali beranggapan adalah anak sebagai tabungan masa depannya. Pikiran seperti...
Oleh Ilhamdi Sulaiman Punk sebuah gerakan budaya, sebagai bentuk perlawanan terhadap sistem yang mapan, otoritas, dan norma sosial yang dianggap...
Oleh : Ilhamdi Sulaiman Setiap tanggal dua puluh satu April, orang-orang merayakan Hari Kartini. Ada yang merayakannya dalam bentuk lomba...
Oleh Ilhamdi Sulaiman. Sepulang mengajar dari PAUD Kuntum Berseri, istriku tak seperti biasanya. Wajahnya redup, matanya kosong, seolah sinar yang...
Oleh Ilhamdi Sulaiman Udara pagi membawa sisa hujan yang menggantung seperti doa-doa yang tertunda. Jam dua lewat lima belas, kabut...
Oleh: Ilhamdi Sulaiman Setelah salat Subuh, Ibu Hamidah selalu menyiapkan dagangannya. Ia memasukkan beberapa jenis kopi sachet, gelas plastik, serta...
Oleh Ilhamdi Sulaiman Dalam barisan infanteri kavaleri Bukit Barisan, Kopral Jono adalah komandan pasukan yang berdiri di front paling depan, bersama...
© 2025 potretonline.com