• Latest
Anak Bukan Utang - 1000559169_11zon | #Kontemplasi | Potret Online

Anak Bukan Utang

Mei 7, 2025
file_00000000e608720b92fed92bd3c55b54

Bahaya Rekayasa Narasi Sesat yang Menimbulkan Permusuhan

April 19, 2026
file_000000007ff0720bbf683bd905ac60ed

Surat Untuk Anak Muda (2)

April 19, 2026
54306927-8436-4237-801f-5fda46d9c8c8

Dari Aceh ke Panggung Dunia: Muslim Amin, Ilmuwan Global Alumni USK

April 19, 2026
3a73ee9a-87d0-4bf2-aa52-0c77db8a9144

Pengaruh Self-Efficacy Terhadap Prestasi Akademik: Tinjauan Psikologi dan Bukti Empiris

April 19, 2026
IMG_0839

Demokrasi Di Ujung Tanduk?

April 19, 2026
d6285489-5291-4630-bb73-f4e571585b61

‎Ghost in the Cell: Bukan Sekadar Horor Fiksi, Melainkan Realitas Pahit Ketidakadilan Sistem

April 19, 2026
fd4ef5b5-307b-48e6-adff-f924e420a87b

Mengkritik Dan Mengajak Merenung Melalui Puisi Esai

April 19, 2026
ad86b955-a8e6-412e-b371-a15c846736db

Sedih Sekali, Ibu Guru Diacungi Jari Tengah oleh Siswanya Sendiri

April 19, 2026
Minggu, April 19, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Anak Bukan Utang

Ilhamdi Sulaiman by Ilhamdi Sulaiman
Mei 7, 2025
in #Kontemplasi, Adat, Agama, Agama Islam, Anak
Reading Time: 2 mins read
0
Anak Bukan Utang - 1000559169_11zon | #Kontemplasi | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh Ilhamdi Sulaiman

Sebagai orang tua yang telah membesarkan anaknya, sering kali beranggapan adalah anak sebagai tabungan masa  depannya. Pikiran seperti ini sebenarnya sangat keliru sekali. Anak bukan lah aset/tabungan di hari tua kita. Membesarkan anak adalah sebuah kewajiban,  ia adalah amanah yang dititipkan oleh pencipta alam semesta ini untuk tumbuh dan berkembang sesuai agama,adat istiadat dan kita sebagai orang tua wajib membimbingnya ke arah tersebut.

Ada sebahagian orang tua beranggapan dan berharap sang anak  harus balas budi pada orang tua!”.  Sering kali kita  mendengar kalimat “ Balas budi “sebagai perjanjian tak tertulis. Kalaulah kalimat ini terdengar oleh sang anak, maka secara tidak sadar menanamkan beban psikologis pada anak.

Esai ini  hanyalah perenungan saya bahwa , tanggung jawab, dan pengasuhan sejatinya bukanlah transaksi, melainkan bentuk kewajiban  yang tulus, tanpa ada  syarat dan mengasuh/membesarkan. Memberikan sesuatu yang terbaik pada anak memang hak anak yang harus kita penuhi,bukan utang atau pinjaman yang kelak harus dilunasi oleh sang anak. Jika konsep membesarkan anak dipahami sebagai investasi, maka betapa menderitanya anak-anak yang tak pernah memilih siapa orang tuanya.

Kalaupun kelak sang anak berhasil secara finansial, ia sepenuhnya berhak menentukan sikap: apakah akan membantu orang tuanya dengan ikhlas atau memilih jalannya sendiri. Itu hak mereka. Sebagai orang tua, kita hanya bisa bersyukur bila anak-anak kita tumbuh bahagia dan mampu meraih hidup yang mereka inginkan.

Esai pendek ini sejatinya saya tulis untuk diri saya sendiri, sebagai pengingat dalam peran saya sebagai orang tua. Saya tidak memaksa Anda untuk sepakat. Cukup jika Anda bersedia merenung sejenak.

Malam,6 Mai 2025 pukul 23.11 WIB. Dalam kesendirian

Ilhamdi Sulaiman

Share234SendTweet146Share
Ilhamdi Sulaiman

Ilhamdi Sulaiman

Ilhamdi Sulaiman (Boyke Sulaiman) I Lahir 68 tahun lalu di Medan pada tanggal 12 September 1957. Menamatkan pendidikan sarjana Sastra dan Bahasa Indonesia di Universitas Bung Hatta Padang pada tahun 1986. Berkesenian sejak tahun 1976 bersama Bumi Teater Padang pimpinan Wisran Hadi. Pada tahun 1981 mendirikan Grup Teater PROKLAMATOR di Universitas Bung Hatta. Lalu pada tahun 1986, hijrah ke kota Bengkulu dan mendirikan Teater Alam Bengkulu sampai tahun 1999 dengan beberapa naskah diantaranya naskah Umang Umang karya Arifin C. Noer, Ibu Suri karya Wisran Hadi dan tahun 2000 hijrah ke Jakarta mementaskan Naskah Cerpen AA Navis Robohnya Surau Kami Bersama Teater Jenjang Jakarta serta grup grup teater yang ada di Jakarta dan Malaysia sebagai aktor freelance. Selama perjalanan berteater telah memainkan 67 naskah drama karya penulis dalam dan luar negeri, monolog, dan deklamator. Serta mengikuti event lomba baca puisi sampai saat ini dan kegiatan sastra lainnya hingga saat ini.

Next Post
Anak Bukan Utang - 2025 05 07 18 38 37 | #Kontemplasi | Potret Online

Selamat Datang di Negeri Para Pengangguran

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com