POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

23 Fakta Tentang Bank Sampah, Universitas Syiah Kuala – (BSU) Banda Aceh

Siti HajarOleh Siti Hajar
January 13, 2025
Tags: #Bank Sampah
Tips Sederhana Memperlakukan Barang Milik Negara
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh: Siti Hajar

Bank Sampah USK (BSU) adalah lembaga dengan sekumpulanorang-orang yang terdiri dari dosen, mahasiswa dan individu yang peduli dengan sampah. Mereka bernaung di bawah Universitas Syiah Kuala. Lembaga pendidikan tinggi nomor satu di Aceh yang bergelar “Jantong Hate Rakyat Aceh ini terletak di jalan T. Nyak Arief Kopelma Darussalam, Kec. Syiah Kuala – Kota Banda Aceh. BSU hadir untukmengkampanyekan pentingnya pengelolaan sampah agar bumitetap lestari.

Berikut adalah 23 fakta tentang Bank Sampah Universitas Syiah Kuala (BSU), sejak badan ini didirikan.

1. Bank Sampah USK resmi didirikan pada 4 Januari 2019.  

2. Tujuan Utama BSU didirikan untuk mengubah pandangan masyarakat tentang sampah, menjadikannya sumber daya yang berharga, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

3. Gagasan pendirian Bank Sampah USK dipelopori oleh Ir. Rama Herawati, M.P, yang merupakan istri dari Prof. Ashabul Anhar-Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Rama kemudian mendedikasikan dirinya bersama tim sebagai relawan yang bekerja sampai jauh malam untuk menjemput sampah yang masih bisa didaur ulang untuk diangkut ke BSU.

4. Bank Sampah USK berfokus pada edukasi, pengelolaan sampah yang bijak, dan pemanfaatan sampah sebagai sumber daya ekonomi. Masyarakat dapat mengirim sampahnya yang masih bisa didaur ulang, dan akan mendapat rupiah atau produk olahan sampah dari BSU.

5. Saat ini Bank Sampah USK memiliki sekitar 473 nasabah, yang terdiri dari lembaga dan individu, termasuk dosen dan mahasiswa. Angka ini akan terus bertambah seiring dengan meningkatnya kesadaran Masyarakat untuk mengelola sampahnya dengan lebih bijak.

6. Bank Sampah USK telah meraih pengakuan dan penghargaan dari berbagai pihak atas kontribusinya dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung pendidikan berkelanjutan. Ini menjadi semangat bagi tim BSU untuk meningkatkan kinerjanya.

7. Bank Sampah USK aktif menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk mahasiswa, dosen, dan pihak eksternal, untuk bersama-sama menciptakan solusi inovatif dalam mengatasi permasalahan sampah.

8. Selain di lingkungan kampus, Bank Sampah USK juga memberikan edukasi kepada masyarakat luar tentang pentingnya pengelolaan sampah yang bijak.

📚 Artikel Terkait

SURAT DARI BLORA

Pancasila itu Ada, Tapi Mati di Tangan Penguasa

Perang Iran-Israel: Dilema dan Refleksi Umat Muslim

Menumbuhkan Minat Baca Anak Lewat E-Book Digital Berbasis AI

9. Bank Sampah USK memiliki dua shelter untuk mengelola sampah organik dan non-organik secara terpisah, termasuk pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos dan pakan untuk peternakan maggot Black Soldier Fly (BSF).

10. Bank Sampah USK buka setiap Senin hingga Sabtu pukul08.30 s.d 13.30 WIB (kecuali Jumat hingga 11.45 WIB). Kantornya beralamat: Belakang OIA Unsyiah, Jl. Tgk. Syech Abdul Rauf, Kopelma Darussalam, Kecamatan Syiah Kuala-Kota Banda Aceh, Aceh 24415

11. Bank Sampah USK menerima donasi buku bekas yang masih layak pakai. Buku-buku ini kemudian disalurkan kembali kepada yang membutuhkan atau dijual dalam bazar amal untuk mendukung kegiatan operasional bank sampah.

12. Bank Sampah USK mengolah sampah organik, sepertisisa buah dan sayuran, menjadi eco-enzyme melalui proses fermentasi. Eco-enzyme ini bermanfaat sebagai cairan serbaguna untuk pembersih alami dan pupuk organik.

13. Bank Sampah USK membudidayakan maggot atau larva Black Soldier Fly (BSF) untuk mengolah sampah organik. Maggot ini efektif dalam mengurangi volume sampah organik dan dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak yang bernutrisi tinggi.

14. Bank Sampah USK aktif melakukan kunjungan edukatif ke sekolah-sekolah di sekitar Banda Aceh. Dalam kunjungan ini, mereka memberikan sosialisasi tentang pentingnya pengelolaan sampah dan cara memilah sampah sejak dini.

15. Selain ke sekolah, Bank Sampah USK juga mengadakan program edukasi dan pendampingan di kampung-kampung sekitar universitas. Mereka membantu masyarakat dalam membentuk bank sampah mandiri dan memberikan pelatihan pengolahan sampah.

16. Bank Sampah USK rutin mengadakan workshop tentang daur ulang, seperti pembuatan kerajinan tangan dari sampah plastik dan kertas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kreativitas dan kesadaran lingkungan di kalangan mahasiswa dan masyarakat.

17. Kolaborasi dengan Komunitas Lokal: Bank Sampah USK bekerja sama dengan berbagai komunitas lokal untuk mengadakan kegiatan bersih-bersih lingkungan dan kampanye pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

18. Program Tabungan Sampah: Masyarakat dan civitas akademika dapat menjadi nasabah Bank Sampah USK dengan menabung sampah yang telah dipilah. Saldo tabungan ini kemudian dapat ditukar dengan uang ataubarang kebutuhan sehari-hari.

19. Pusat Edukasi Lingkungan: Bank Sampah USK berfungsi sebagai pusat edukasi lingkungan di Aceh, menerima kunjungan dari berbagai institusi yang ingin belajar tentang pengelolaan sampah dan penerapan konsep zero waste

20. Rama Herawati berperan sebagai mentor dan fasilitator dalam membangun budaya memilah sampah di lingkungank ampus.

21. Visi Lingkungan BSU menjadikan USK sebagai kampus percontohan di Indonesia yang bebas sampah, serta membangun kesadaran kolektif untuk mencintail ingkungan.

22. Bagi sekolah atau pesantren, atau Gampong yang serius ingin belajar mengurus sampah dengan benar, dapat menghubungi Direktur BSU—Bu Rama Herawati untuk mengabarkan komitmennya. Insyaallah akan diedukasi dengan senang hati.

23. Bank Sampah USK telah menjadi salah satu lembaga terdepan dalam edukasi dan pengelolaan sampah di Aceh, berkat kerja keras Rama Herawati dan timnya. Fakta-fakta di atas menunjukkan bahwa Bank Sampah USK tidak hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan, tetapijuga memberdayakan masyarakat.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 138x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 98x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Tags: #Bank Sampah
Siti Hajar

Siti Hajar

Siti Hajar adalah seorang perempuan lahir di Sigli pada 17 Desember. Saat ini tinggal di Banda Aceh dan bekerja sebagai tenaga kependidikan di Fakultas Pertanian USK. Menggemari dunia literasi karena baginya menulis adalah terapi dan cara berbagi pengalaman. Beberapa buku yang sudah cetak, di antaranya kumpulan cerpen, “Kisah Gampong Meurandeh” Novel, Sophia dan Ahmadi, Patok Penghalang Cinta, Beberapa novel anak, di antaranya The Spirit of Zahra, Mencari Medali yang Hilang, Petualangan Hana dan Hani. Ophila si Care Taker. Dan buku Non Fiksi, Empati Dalam Dunia Kerja (Bagaimana Menjadi Bos dan karyawan yang Elegan) Ingin berkomunikasi lebih lanjut bisa menghubungi nomor WhatsApp 085260512648. Email: sthajarkembar@gmail.com

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
17 RANGKAP SAJAK HUJUNG PETANG

Salam Dirgahayu, POTRET

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00