• Latest
Penyair Aceh Faridha Kembali Warnai Puisi Indonesia - 83efbc7a bd17 477d 9e4b 3590481fbdd4 | Aceh | Potret Online

Penyair Aceh Faridha Kembali Warnai Puisi Indonesia

Januari 6, 2025
IMG_0573

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Penyair Aceh Faridha Kembali Warnai Puisi Indonesia - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Aceh | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
Penyair Aceh Faridha Kembali Warnai Puisi Indonesia - 83efbc7a bd17 477d 9e4b 3590481fbdd4 | Aceh | Potret Online

Penyair Aceh Faridha Kembali Warnai Puisi Indonesia

Redaksi by Redaksi
Januari 6, 2025
in Aceh, jakarta, Literasi, Peluncuran Buku, POTRET Budaya, Puisi, Sastra
Reading Time: 2 mins read
0
588
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

 

JAKARTA – Potretonline.com- Penyair Aceh Faridha meluncurkan buku Suatu Waktu, Suatu Ruang, Ketika Hati Menyentuh Kata di Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin, Jakarta, Sabtu, 4 Januari 2025.

Acara ini diawali dengan pembacaan puisi yang menawan dari Devie Matahari, Fikar W. Eda, Imam Ma’arif, dan Helvy Tiana Rosa, menciptakan suasana hangat dan penuh makna. Setelah parade puisi dilanjutkan dengan diskusi membahas puisi-puisi dalam buku tersebut dengan pembicara kritikus sastra Maman S. Mahayana dan sastrawan D. Keumalawati, serta penyair Mustafa Ismail bertindak sebagai moderator.

*Puisi Tanpa Beban*

Dalam pemaparannya, Maman S. Mahayana menyoroti keunikan gaya puisi Faridha yang dianggapnya mengalir alami dan jujur. “Puisi Faridha memberikan pengalaman personal yang dapat dirasakan secara universal,” ungkapnya. Sementara itu, D. Keumalawati mengenang kontribusi Faridha pada era 1990-an sebelum vakum dari dunia kepenyairan Aceh dan hijrah ke Jakarta. “Kini, ia kembali dengan karya yang menggembirakan,” katanya.

Baca Juga

IMG_0573

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026

Faridha, kelahiran Pulau Weh, Sabang, pada 16 September 1968, mulai menulis sejak remaja. Dorongan dari sang ibu yang mencintai sastra menjadi awal mula perjalanannya. Puisi-puisinya kerap muncul di koran lokal Aceh, seperti Serambi Indonesia dan Aceh Post. Ia juga menulis cerita pendek yang dimuat di majalah populer seperti Anita Cemerlang dan Gadis, serta novelet untuk Kartini.

Meski dikenal di dunia sastra, Faridha juga memiliki latar belakang akademik yang kokoh. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Teknik Kimia, Universitas Syiah Kuala, dan meraih gelar master dan doktor di Universitas Indonesia. Sejak 1995, ia berkarier di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

*Momentum Kembali ke Dunia Sastra*

Peluncuran buku Suatu Waktu, Suatu Ruang, Ketika Hati Menyentuh Kata menjadi momentum kembalinya Faridha ke dunia sastra setelah sekian lama menghilang. Buku ini disebut sebagai representasi suara perempuan Aceh yang kuat dan mampu memberikan perspektif khas budaya Aceh.

“Buku-buku yang dibaca ibu saya menjadi inspirasi awal. Saya berharap karya-karya ini dapat menyentuh hati pembaca,” ungkap Faridha.

Sejumlah penulis seperti Murizal Hamzah dan Fanny J Poyk ikut menjadi penanggap diskusi itu.

ADVERTISEMENT

Di sela-sela sesi diskusi dan akhir acara tampil pula kelompok musikalisasi puisi oleh Sasina IKSI FIB UI dan baca puisi oleh Oktavianus Masheka, Faridha, dan lain-lain.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 352x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 352x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 317x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 266x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 212x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Tags: #Puisi
SummarizeShare235Tweet147
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Penyair Aceh Faridha Kembali Warnai Puisi Indonesia - 90f15ae7 cea7 4641 98f8 5aeeacaee651 | Aceh | Potret Online
Puisi

‎Kulihat Indonesia di Balik Jendela Sekolah

September 28, 2025
Penyair Aceh Faridha Kembali Warnai Puisi Indonesia - 2025 06 22 08 42 36 | Aceh | Potret Online
# Tadarus Puisi

Jejak Luka di Jalan Binatang

September 8, 2025
Penyair Aceh Faridha Kembali Warnai Puisi Indonesia - 65604360 4af4 4bb4 b47d d956cfa23727 1 | Aceh | Potret Online
# Bedah Puisi

Merangkai Kata, Menghidupkan Rasa: Cipta Puisi & Wawasan Kebangsaan Republik Rakyat Literasi RRL Kreatif Menggetarkan Hati & Jiwa

Agustus 29, 2025
Penyair Aceh Faridha Kembali Warnai Puisi Indonesia - IMG 20250730 WA0000 | Aceh | Potret Online
Puisi

Buktinya Adalah Sepiku

Juli 30, 2025
Next Post
Penyair Aceh Faridha Kembali Warnai Puisi Indonesia - 8584e910 8395 4c74 8036 e957c62e0fdc 2 | Aceh | Potret Online

Detik-detik STY, Dipecat atau Tidak

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com