POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home akhlak

INNALILLAH MENJADI ALHAMDULILAH

Khairuddin Budiman by Khairuddin Budiman
April 10, 2026
in akhlak, Cerita, Edukasi, Literasi, Pendidikan
0
INNALILLAH MENJADI ALHAMDULILAH - b3706564 76f2 4cfe 8382 ae60578c228e | akhlak | Potret Online

Oleh Khairuddin Budiman

Berkisahlah Ahmad yang sudah berumur menyukai Rabumah yang masih sangat muda. Selisih usia mereka lebih dari 20 tahun. Ahmad yang jomblo tua bukanlah pria yang ganteng, tidak juga punya kehidupan yang mapan di usianya. Dia hanya punya kebun dan hidup dari hasil kebun.

Ahmad yang hidup sendiri itu cukup terkenal sebagai pria yang jujur dan baik hati di kampungnya. Rajin membantu tetangga, pengurus masjid karena rajin membantu juga urusan masjid. Meski tidak ganteng kehidupan sosialnya cukup membuatnya terpandang di kalangan masyarakat.

Baca Juga
  • INNALILLAH MENJADI ALHAMDULILAH - 99840128 d4ca 41aa a17a 4104b004adac | akhlak | Potret Online
    # Ironi
    Pendidikan untuk Semua: Menyatukan Visi Akademik, Spiritualitas, dan Kearifan Lokal untuk Masa Depan Indonesia Emas 2045
    21 Mei 2025
  • 02
    Edukasi
    Melindungi Anak Menyelamatkan Generasi
    15 Nov 2016

Rabumah yang sangat cantik, bukan hanya jadi incaran setiap pria. Ahmad pun jatuh hati mendalam dan ingin menikahi Rabumah. Dia berkonsultasi dengan Ustadz Udin sesama pengurus Masjid. “Apa mungkin saya yang relatif berumur ini, wajah tidak tampan, kaya pun tidak, jabatan tidak ada, bisa memiliki Rabumah?!. Tapi saya menyukainya dengan tulus”

“Jika Allah menghendaki, apa yang tidak mungkin. Do’akan dalam tahajudmu. Manjalah dengan Tuhan. Tetaplah menjadi baik. Sering-sering berada sekeliling rumah Rabumah agar dia terpikat. Jika diminta tolong, kau harus quick response” Nasehat Ustadz Udin, meski hati kecilnya mungkin merasa mustahil.

Baca Juga
  • INNALILLAH MENJADI ALHAMDULILAH - CB6F1677 F3A9 4928 81D6 E484F7DC39C6 | akhlak | Potret Online
    Pendidikan
    ABULYATAMA BERDUKA
    14 Des 2022
  • INNALILLAH MENJADI ALHAMDULILAH - 264D59C8 82D7 432F 8123 611D1F97F46A | akhlak | Potret Online
    Aceh
    Guru Dayah Darul Ulum Apresiasi Program Magang Bahasa Asing di Pare
    24 Agu 2022

Setahun Ahmad menjalani ritual tersebut. Lalu atas saran Ustadz kini dia memantapkan hatinya untuk melamar Rabumah. Segala risiko penolakan, baik yang halus maupun yang ekstrim, Ahmad sudah siap.

Di ruang tamu, Zakiah, ibunya Rabumah menyambutnya. Ahmad mengutarakan maksud hatinya. Namun di luar dugaan, jawaban Zakiah yang janda membuatnya terhenyak. “Ahmad, satu tahun ini aku bersimpuh tahajud, memintamu pada Allah, kelak kau menjadi suamiku menggantikan Ayah Rabumah. Aku tadi mengira doaku sudah dikabulkan. Kau datang melamarku”

Baca Juga
  • INNALILLAH MENJADI ALHAMDULILAH - 20466cae 5eae 42c5 bed1 30c51701539d | akhlak | Potret Online
    Banda Aceh
    Kolaborasi Guru dan Murid MIN 11 Banda Aceh Hasilkan Karya Buku Cerita Bergambar “Faiha dan Bunga Misteri”
    24 Jan 2025
  • INNALILLAH MENJADI ALHAMDULILAH - 646de2b3 71ae 46e0 a5c9 89bf7d7e8516 scaled 1 | akhlak | Potret Online
    Aceh
    Pengemis Yang Pasrah Pada Nasib
    11 Nov 2024

Ahmad yang tidak menyangka, tetap berlaku sopan. Dia pamit sambil meminta waktu untuk berpikir kembali tawaran Zakiah. Dia menjumpai Ustadz Udin. Sambil tertawa terkekeh, Ustadz menyarankan Ahmad shalat istikharah selama dua minggu.

Dua minggu kemudian, dia kembali dan memantapkan hatinya pada Zakiah. Dia melihat dirinya secara objektif. Tak pantas menjadi kekasih atau suami Rabumah. Allah mungkin memberi jalan baginya menjadi suami Zakiah dan tetap bisa memberi kasih sayang bagi Rabumah sebagai ayah sambung. Ahmad dan Zakiah pun bertunangan.

Sayangnya satu minggu jelang nikah dan pesta, Zakiah kecelakaan motor, ditabrak mobil dan meninggal dunia. Ahmad tidak dapat menutupi kesedihannya. Namun hidup harus berjalan. Pada rapat keluarga setelah wafatnya Zakiah, Ahmad memberanikan diri mengatakan bahwa segala sesuatu sudah dipesan, tamu sudah akan datang, sound dan catering sudah dibayar semua. Apakah mungkin dia bisa menikahi Rabumah, sehingga acara tidak perlu dibatalkan. Tak disangka atas dasar cinta pada ibunya, Rabumah menerima pinangan Ahmad.

Bagi Ahmad Innalillah berganti menjadi Alhamdulillah. Bukankah Allah mengaturnya dengan rapi tak terduga.

Hidup itu harus optimis. Allah bisa saja memberi jalan lain bagi hambanya yang berprasangka baik. Perasaan optimis itu membuka peluang bahagia.

Lihatlah orang-orang yang hari ini membangun narasi negara tidak baik-baik saja. Segala yang dilakukan oleh Pemerintah salah semuanya. Keburukan lebih nyata bagi mereka daripada kebaikan. Bangun tidur langsung dengan kebencian pada orang lain sarapannya.

Belajarlah dari Ahmad memandang sesuatu dari hinanya diri agar bisa menerima segala keadaan. Allah berikan jalan terbaik bagi hamba yang optimis. Memandang segala sesuatu dengan kebaikan. Maka semesta menghadirkan kebaikan buatmu, curahan bahagia memelukmu.

Buat apa berburuk sangka sementara kebenaran perilaku manusia hanyalah sebatas persepsi. Kenapa tidak memandang dengan persepsi yang optimis bahwa kita dan dunia ini bisa baik-baik saja. Ada peluang memperbaiki, ada kekuatan untuk melakukan kebaikan daripada menggerutu saat mengalami keburukan.

Wallahu’alam
Matangkuli, 121124

Pak Khai

Tags: #cerita inspiratif
Previous Post

Pengemis Berkostum Animasi di Banda Aceh

Next Post

Puisi Alami

Next Post

Puisi Alami

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah