POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Jabatan itu Amanah atau Aman… Nah?

RedaksiOleh Redaksi
February 15, 2023
Jabatan itu Amanah atau Aman… Nah?
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Riza Saputra

Warga Sipil dan Owner Seduh Alam

Jabatan itu amanah. Jabatan itu titipan. Jabatan itu sementara. Ucapan seperti itu sudah sering kita dengar dan tidak ada yang salah dengan ucapan tersebut, karena memang jabatan itu diamanahkan, dititipkan dan tidak selamanya menjadi milik kita.

Jika kita sadari bahwa jabatan itu merupakan amanah yang sangat berat dan akan dimintakan pertanggung jawabannya oleh sang pencipta. Sehingga para sahabat Nabi pun sangat takut terhadap jabatan yang dibebankan kepada mereka, sebagaimana yang terjadi pada Abu Bakar yang kala itu diangkat menjadi Khalifah sepeninggalnya Rasulullah SAW.

Dalam pidatonya di hadapan umat muslimin dia berkata “Demi Allah, saya tidak pernah berambisi untuk menjadi pemimpin, saya pun tidak punya keinginan untuk itu, saya juga tidak pernah meminta kepada Allah untuk dijadikan pemimpin, baik saat sendirian maupun di keramaian, akan tetapi saya tidak ingin terjadi fitnah. Dengan demikian saya bukannya senang dengan jabatan ini, saya justru merasa diberi beban yang amat berat yang mungkin tidak sanggup dipikul kecuali dengan adanya pertolongan Allah.” Sebagaimana yang dinukil dari buku 10 Sahabat yang Dijamin Masuk Surga, karya Abdus Sattar Asy-Syaikh.

Hal serupa juga dilakukan oleh Umar bin Abdul Aziz yang diangkat menjadi Khalifah pada dinasti Bani Umayyah. Beliau menangis terisak-isak sambil memasukan kepalanya ke dalam dua lututnya seraya berkata “Inna lillahi wa innaa ilaihi raji’uun.” Ketika beliau diberikan jabatan tersebut.

Hal seperti itu mungkin dianggap aneh bagi kebanyakan orang di zaman sekarang, namun itulah fakta sejarah dan tentu saja didasari oleh sebuah alasan yang jelas, bahwa mereka menyadari jabatan itu merupakan amanah yang sangat berat dan mereka khawatir akan keadaan diri mereka kelak di hari akhir.

📚 Artikel Terkait

DINAMIKA PERUBAHAN IKLIM DI NEGARA KHATULISTIWA

Menelisik Praktik Murabahah di Bank Syariah

Judi Online dan Luka Demokrasi Kita

Puisi-Puisi Sulaiman Juned

Rasulullah SAW bersabda “Tidaklah ada seseorang hamba yang Allah beri kepercayaan untuk memimpin, kemudian pada saat matinya dia berada dalam (keadaan) melakukan penipuan terhadap rakyatnya kecuali akan diharamkan atasnya untuk masuk surge.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Tidak bisa di pungkiri bahwa saat ini banyak orang menginginkan jabatan karena jabatan dianggap sesuatu yang prestisius. Dengan jabatan yang dimiliki, kasta manusia itu menjadi naik dan memiliki kekuasaan, statusnya menjadi dihormati, dipandang dan mendapat prioritas lebih baik di lingkungan kerja maupun di lingkungan tempat tinggalnya.

Jadi wajar saja jika banyak orang berlomba-lomba mengejar untuk mendapatkan jabatan dan mengesampingkan beratnya amanah yang akan dipertanggung jawabkan atas jabatan yang dikerjarnya. Sangat berbeda dengan apa yang di sikapi oleh para sahabat Nabi yang disebutkan tadi.

Sepertinya ucapan “Jabatan itu Amanah” telah berubah menjadi “Jabatan itu Aman… Nah”, karena realitanya saat ini, di satu sisi ada orang-orang yang berani menjual jabatan dan disisi lainya ada orang-orang yang mau membeli jabatan tersebut. Asalkan  kedua belah pihak Aman, maka “Nah, ini Jabatan untuk Anda.”

Maka, wajar jika Jabatan atau Amanah tersebut disalah gunakan karena orang yang memegang Jabatan tersebut telah mengeluarkan banyak rupiah untuk mendapatkannya. Integritas dan Kompetensi tidak lagi menjadi penilaian yang utama bagi si pemberi jabatan untuk menentukan orang tersebut layak atau tidak untuk mengisi satu posisi/jabatan, namun kini lebih bersifat “Transaksional”. Siapapun orang yang mampu memenuhi “mahar” yang telah ditetapkan untuk memuaskan nafsu si pemberi jabatan, maka sudah dapat dipastikan ia akan meperoleh jabatan yang diincarnya.

Jabatan itu titipan, sepertinya juga hanya ucapan di bibir saja, karena kebanyakan para pejabat tidak rela jabatan yang telah dimilikinya itu hilang. Hal ini disebabkan oleh indahnya kenikmatan fasilitas yang didapat dari Jabatannya. Sehingga mereka pun akan menempuh berbagai macam cara agar jabatan itu terus melekat kepada dirinya, walaupun kinerjanya buruk.

Bagi orang-orang yang memiliki integritas dan kompetensi dianggap sebagai orang yang kaku dalam menjalankan tugas jabatannya alias tidak lues, tidak bisa bernegosiasi, dan tidak bisa bekerjasama. Karena orang-orang seperti ini berani berbicara apa yang benar dan tidak untuk dilakukan, sedangkan kebanyakan para pemberi jabatan sangat anti ditentang apa yang sudah menjadi kemauannya, meskipun kemauannya itu menyalahi aturan yang telah ditetapkan, karena mereka lebih senang dininabobokan dengan sanjungan dan pujian.

Jika Aceh dikatakan salah satu Provinsi termiskin, mungkin wajar karena menurut saya yang paling miskin di Aceh itu bukan masyarakatnya, namun para pejabat di Aceh itu sendiri. Karena mereka Miskin Akhlak, Miskin Integritas dan Miskin Materi. Sehingga mereka menggadaikan Amanah dengan Materi. Masikah Jabatan itu Amanah atau Jabatan adalah Aman… Nah. Silahkan anda menilai sendiri sesuai dengan kondisi saat ini. Semoga menjadi bahan renungan kita bersama dan terus berusaha menjadi lebih baik walaupun tanpa jabatan. Wallahu ‘alam bishawab.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Gerakan Donasi 1000 Sepeda:  Meringankan Beban Keluarga Tak Mampu

Gerakan Donasi 1000 Sepeda: Meringankan Beban Keluarga Tak Mampu

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00