• Latest
Serumpun Puisi D. Kemalawati - AB79F22D E4D1 48DF A8CA 7C2CD416EFE2 | POTRET Budaya | Potret Online

Serumpun Puisi D. Kemalawati

Januari 27, 2023
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Serumpun Puisi D. Kemalawati - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | POTRET Budaya | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
Serumpun Puisi D. Kemalawati - AB79F22D E4D1 48DF A8CA 7C2CD416EFE2 | POTRET Budaya | Potret Online

Serumpun Puisi D. Kemalawati

Redaksi by Redaksi
Januari 27, 2023
in POTRET Budaya, Puisi, Sastra
Reading Time: 2 mins read
0
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

PESAN UNTUK ANAKKU
D Kemalawati

Anakku, jika seseorang bersalah padamu
Entah disengaja entah tidak
Maka perlakukan ia seperti ibu
Memperlakukanmu saat engkau salah
Maafkan dan lupakan

Anakku, jika seseorang menyinggung perasaanmu
Entah disengaja entah tidak
Maka perlakukan ia seperti ibu
Memperlakukanmu saat engkau menyinggung
Perasaan ibu
Maafkan dan lupakan

Anakku, jika seseorang membencimu
Ada dan tanpa sebab
Maka perlakukan ia seperti ibu
Memperlakukanmu saat engkau membenci ibu
Maafkan dan lupakan

Anakku, dalam singkatnya waktu bertemu
Siapapun yang sedang bersamamu
Perlakukan ia seperti ibu memperlakukanmu
Sayangi dan berilah ia kehangatan
Jangan pernah melukai hatinya
Dengan kata-kata maupun perbuatan

Anakku, jika ada sedikit dendam di hatimu
Buanglah ia jauh-jauh
Karena dendam itu akan menjadi srigala
Buas mencari mangsa

Biarkan ia di hutan, rimba raya
Memangsa yang bukan manusia

Anakku, jika ada sedikit dengki dalam hatimu
Buanglah jauh jauh
Karena dengki itu akan menjadi ular
Racunnya menuba tubuh
Biarkan ia di selokan kumuh
Kuyub bersama tikus tikus

Anakku, hidup bukan hanya memburu piala
Tak selamanya harus juara
Selama masih ada cinta dan doa ibumu
Hidupmu pasti dalam ridhaNya

Banda Aceh, 25 Juli 2022

Puisi Ku Penyair Ku
D Kemalawati

I
Di perjalanan aku bertemu puisiku duduk sendiri di tepi jalan
Ia begitu kurus, pucat dan matanya kehilangan cahaya
Sepertinya ia buta
Aku berhenti, menyapanya hati-hati
Kuingin ia bersuara setidaknya ia bertanya aku siapa
Dari tatapannya yang hampa
Kutahu, ia tak ingin disapa ditanya
Dikasihani karena tak berdaya

II
Saat aku linglung tak tahu siapa diriku
Aku bertemu penyair yang menuliskanku
Ia berjalan diantara debu
Ia seakan melayang ringan
Seperti daun kering ditiup angin petang
Aku coba menghentikan langkahnya
Memperkenalkan diriku
Kata-kata yang dulu selalu diagungkan
Didengungkan dengan penuh penghayatan
Akulah puisimu yang kini amnesia
Limbung dalam pengap sastra
Penyair, sungguh aku tak ingin kalah

Baca Juga

di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026

III
Dalam perjalanan
Puisi tak membutuhkan penyair untuk menuntunnya, memberi gizi tubuhnya
Mengobati buta matanya
Dan Penyair, setelah puisinya ngembara ia hanya geming yang nyelinap sungsang
Tak mengubah makna

Banda Aceh, Juli 2022

BEGITU SINGKAT
D Kemalawati

Seperti mengetuk huruf- huruf
Di tust yang patuh
Kita menulis nasib
Menjadi demikian jernih

Hidup tak lebih hingga jemari
Berhenti mengetuk
Layar segera padam
Kata-kata lenyap
Begitu singkat

ADVERTISEMENT

Banda Aceh, 21 Juli 2015

D Kemalawati, lahir dan besar di Aceh Barat Provinsi Aceh. Menari dan bermain teater sudah dilakoni sejak kecil termasuk menulis puisi. Saat kuliah di Banda Aceh mulai aktif mempublikasi karya baik puisi maupun cerpen di media kampus dan lokal. Sarjana pendidikan matematika yang akhirnya beralih profesi dari guru ke struktural di Pemerintah Aceh ini pernah beberapa kali menerima penghargaan di bidang sastra dan kebudayaan. Penyair Indonesia ini telah menerbitkan tiga antologi puisi tunggal dan bergabung dibanyak antologi puisi bersama dalam dan luar negeri.[]

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 347x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 345x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 314x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 264x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 207x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234Tweet147
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a
#Amerika

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi
Esai

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib
#Cerpen

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
Next Post
Serumpun Puisi D. Kemalawati - 062253CD 5A0A 40DB A7F9 5864E37E1518 | POTRET Budaya | Potret Online

Murid PAUD Se Kecamatan Syiah Kuala Ikut Outbond di Lanud SIM

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com