POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Profesor

RedaksiOleh Redaksi
June 10, 2021
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Ahmad Rizali

Berdomisili di Depok

Jagat maya akademik sedang gaduh karena ibu Megawati memperoleh gelar Guru Besar Tidak Tetap Honoris Causa dari Universitas Hankam. 

Beberapa sahabat saya sering jengah bahkan ada yang berang, karena kadangkala saat diundang bicara dalam sebuah perhelatan akademis, ditulislah di depan namanya gelar Prof. Dr.  Setiap saat pula beliau menjelaskan bahwa dirinya hanya S1. 

📚 Artikel Terkait

HOBI YANG MENGHASILKAN UANG

Membongkar Puisi Mirza Rachmansyah

Sejumlah Delegasi Negara Asing Nyatakan Siap Hadiri IMLF Ketiga Tahun 2025

BOSAN LIHAT MEDSOS HARI INI

Satu lagi sahabat saya yang bernasib sama dengan yang di atas. Kalau yang ini memang dasar “rodok kusruh” malah dipakai guyon. Prof diplesetkan menjadi Prov alias Provokator, karena memang senangnya memprovokasi orang dengan tulisan-tulisannya , terutama dalam diskusi cara beragama dan literasi. 

Sayapun mirip dengan mereka berdua. Namun karena saya di ijazah boleh memakai gelar Insinyur, tidak bisa seperti mereka yang boleh memakai Drs, yang juga kadang diplesetkan kembali menjadi gelar doktor lebih dari 1. Saya pikir mereka yang pernah memperoleh gelar Doktor sampai 5, meski Honoris Causa (HC) mesti menunjukkan dengan gelar Drs. (H.C.) seperti sohib saya itu, karena kan tidak mungkin, jika ditulis kelimanya di sekitar nama kita. Karena paling banyak juga 2, depan Dr. (H.C.) dan belakang Ph.D. (H.C.).

Saya termasuk kelompok yang setuju membebaskan semua gelar akademik ini, meski karena ada pemerintah yang mesti mengaturnya. Dengan dibebaskan, maka jelas akan terjadi inflasi gelar, ketika inflasi maka manusia akan melihat kompetensi nyata yang dimiliki tanpa melihat berapa renceng gelar akademik mereka miliki. Sekalipun demikian, hak memakainya masih tetap sah, karena jangan sampai juga salah treatment ketika menjadi tamu di sebuah perhelatan akbar dan dianggap gelandangan penyusup.

Jadi, tanpa gelar atau gelar sepanjang luas kartu nama, buat saya biasa saja, karena sudah terbiasa tidak sadar seperti bunglon. Ketika sedang bekerja di Perguruan Tinggi dan berjalan bersama para Profesor, maka dipanggil “Prof….”. Ketika menjadi pembicara dengan para Doktor, maka di “tagname” muncul “Dr.” dan saat sedang gayeng gayengnya bermain di pondok dengan pengasuhnya, saya dipanggil Kyai sedikitnya Gus dan ketika runtang runtung di sekolah dipanggil “Ustad” alias pak Guru. Anggap saja sebagai sebuah penghormatan dari si pemanggil dan yang penting jangan bablas menjadi Gila Hormat.

Jadi, ketika melihat ada sahabat dan orang yang mencantumkan gelarnya lengkap ketika diminta memberi sambutan, saya sering kasihan kepada pembawa acara. Karena penyebutan gelar yang panjang itu juga berisiko salah sebut dan fatal. Bisa saja karena terpeleset lidah maka H.C. diucapkan dengan Humoris Causa, gawat kan ?

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Mustiar Ar, Puisi Mengalir Dalam Jiwa dan Hidupnya

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00