POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Puisi-Puisi Mengenang Tsunami Aceh

Rindu Ibu dan Pulanglah Nak

RedaksiOleh Redaksi
December 25, 2022
BUKU ITU AKU SIMPAN
🔊

Dengarkan Artikel


Rindu Ibu

Delia Rawanita

Besok pertemuan kita,bu

Aku tak pernah lupa menghitungnya tanggalnya

Selamanya

Pagi itu aku bersama ibu

Kita menunggu ayah pulang

Membawa ikan hasil tangkapan

Ibu memasakknya untuk lauk sarapan

 

Agak lama kita menunggu

Aku mulai bosan

Ibu mengusap kepalaku dan berkata

“ Sabar ya, sebentar lagi ayah pulang”

 

Memeluk ibu membuat rasa lapar hilang

Aroma tubuhnya membuat perutku kenyang

Ibuku memang perempuan luar biasa

Kekuatan hidupku yang tak terhingga

 

Tiba tiba gempa datang kuat sekali

Aku makin erat memeluk ibu

Sesaat kemudian air laut surut

Ikan berlompatan keluar menuju pantai

 

Lalu terdengar suara gemuruh

Orang orang di pantai panik, berlarian

Air laut naik menutup langit

Hitam

 

Tak ada yang bisa dilakukan

Kulihat ibu pasrah pada takdirNya

Aku memeluk ibu

Ibu dipeluk laut

 

Hari ini belasan tahun yang lalu

Aku berdiri menanti dengan rindu

Menunggu di tepian pantai  menatap gelombang

Mengharap lambaian tangan, ibu

Seperti ayah melihat lambaian tanganku waktu itu

 

Aku masih di sini bu

Di tepian laut dekat rumah kita dulu

Menatap laut membayangkan dirimu

Peluklah aku, bu

Seperti laut memeluk ibu.

 

📚 Artikel Terkait

UKT Mahal dan Politik Pendidikan Melanggar Konstitusi

Terkikisnya Etika Pelajar

Kembalikan Malam

Di Antara Peluh dan Impian yang Tumbuh

Banda Aceh , 25 Desember 2022

 

PULANGLAH, NAK

Delia Rawanita

Aku ingat betul pagi itu

Kedua anakku  bermain di halaman

Sambil menyapu kulihat mereka berlarian gembira

Saddam 6 tahun dan Tata 10 tahun

Tiba tiba bumi berguncang

Gempa besar datang

Mereka ketakutan dalam dekap

Kami berpelukan erat

Tak lama suara gemuruh

Seperti suara angin badai

“ Air laut naik, air laut naik

Semua panik menyelamatkan diri

Ombak tinggi menjulang menerjang

Menghantam apa saja di hadapan 

Aku berlari mengendong anakku

Saddam meronta ingin turun

“ Biarkan Saddam lari,mak” dia memelas

Aku tetap memeluknya  erat

Tak boleh ada yang terpisah

“Kita  tetap bersama” teriakku di sela  deru

Gelombang besar menghantam tubuhku

Mereka terlepas entah kemana

Timbul tenggelam di dalam  air hitam.

Anak anakku hilang seketika

Aku tak tahu rencana Allah

Aku selamat atas kuasaNYa

Namun apalah artinya

Aku kini  sebatang kara

Kadang rasa rindu datang begitu pekat

Perih bagai disayat sayat

Kubenamkan diri dalam doa

Anakku engkau di mana..

Malam itu hujan  tak juga reda

Aku tertidur dengan mukena

Bermimpi bertemu Tata

“ Ibu, datanglah , pusaraku tak jauh

di kawasan pantai “

Aku pasrah pada kehendakNya

Anakku Tata sedang  di taman surga

*****

Ibu menggantung harap

Kau  datang dalam mimpi

Terasa hangat tubuhmu dalam gendongan ibu

Menunggu mukjizat sampai

Jika kau masih hidup  datanglah lagi 

kuhitung dengan jari

Kiranya umurmu 24 tahun kini

Sudah berbagai tempat ibu jelajahi

Panti asuhan, tempat penitipan atau hunian di kolong jembatan

Berharap suatu hari kau tak lupa jalan pulang

Kantor berita tentang anak hilang

Ibu masih di sini , nak

Di rumah  kita yang hancur dulu

Syukur ada yang prihatin dengan kita

Bantuan mengalir dari mana saja

Namun berita tentang kau belum tiba

Tapi tetap merasa kau masih ada

Beberapa orang berkata dibawa orang ke Jakarta

Itulah mengapa harapan terpelihara di dada

Bahagiakah kau nak, di sana..

Kabarkan kami tentang dirimu

Menunggu kau pulang setiap waktu

Sampai ajal datang menjemput ibu.

Catatan :

1.https://www.bbc.com>Indonesia Tsunami Aceh 15 tahun kemudian :” Saya yakin anak saya masih hidup”

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 138x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 98x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share8SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
RENUNGAN DI UJUNG TAHUN

RENUNGAN DI UJUNG TAHUN

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00