• Latest
Gema Pantun di Milad ke 22 POTRET - IMG_2665 | POTRET Budaya | Potret Online

Gema Pantun di Milad ke 22 POTRET

Januari 26, 2025
9fdb3c1c-1879-4f8c-9aa8-02113678bceb

Warisan Musik Aceh dari Gampong Padang Manggeng

April 21, 2026
Ilustrasi siluet pasangan dengan hati retak melambangkan cemburu, konflik emosional, dan hubungan yang rapuh

Cemburu Membunuh Perempuan

April 21, 2026
Gema Pantun di Milad ke 22 POTRET - 1001348646_11zon | POTRET Budaya | Potret Online

Kisah Perempuan – Lubna dari Córdoba

April 21, 2026
Gema Pantun di Milad ke 22 POTRET - 1001353319_11zon | POTRET Budaya | Potret Online

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

April 21, 2026
3753a9dd-0c43-46a6-9577-711a7479d4d5

Misogini Genital (Di) Kartini Digital

April 21, 2026
IMG_0878

Perempuan di Titik Klimaks

April 21, 2026
Gema Pantun di Milad ke 22 POTRET - 1001361361_11zon | POTRET Budaya | Potret Online

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

April 21, 2026
d2a5b58f-c424-41eb-91dc-d0a057017eda

Menguak Kenangan Orkes Mekar Melati Manggeng dan Para Musisi Muda

April 21, 2026
Selasa, April 21, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Gema Pantun di Milad ke 22 POTRET

Tabrani Yunis by Tabrani Yunis
Januari 26, 2025
in POTRET Budaya
Reading Time: 6 mins read
0
Gema Pantun di Milad ke 22 POTRET - IMG_2665 | POTRET Budaya | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh Tabrani Yunis

Momentum Ulang Tahun majalah POTRET yang ke 22 pada tanggal 11 Januari 2025 telah usai. Walau tidak ada acara khusus, selebras atau jejeran papan bunga, sebagaimana biasanya acara Ultah sebuah media besar atau perusahaan besar, Ultah POTRET terasa sangat bermakna. Makna yang lebih membahagiakan dan bernilai jangka panjang sebagai bagian dari modalitas sosial dan historis. Mengapa demikian?

Betapa tidak, sesuai dengan misi majalah POTRET sejak awal membangun gerakan menulis, maka pada usia 22 tahun, momentum Milad yang ke 22 ini, banyak sekali apresisasi para pihak yang menyampaikan ucapan dan apresiasi lewat karya tulis, baik dalam bentuk opini, essay, artikel-artikel singkat dan bahkan tidak sedikit pula yang mengingatkan lewat indahnya  karya puisi dan bahkan sejumlah pantun.

Baca Juga
  • DI KETINGGIAN TIGA PULUH RIBU KAKI
  • Secarik Puisiku dan Sajakmu

Namun, cara-cara lain yang lebih berkesan dan penuh makna adalah ketika banyak pembaca dan penulis yang menyampaikan atau mengekspresikan ucapan selamat dalam bentuk atau format tulisan-tulisan Esai, artikel atau opini dan bahkan ulasan panjang yang menjadi kaladeskop selama 22 majalah POTRET yang telah bermetamorfosis ke Potretonline.com ini. Tulisan-tulisan yang bukan saja ditulis oleh para penulis di Aceh, tetapi juga darı luar Aceh. Pendek kata, mulai dari Aceh hingga Papua. Darı Indonesia, juga mancanegara. Betapa bahagianya hati kita.

Ada sebuah  tradisi lain yang sesungguhnya semakin jarang terdengar di dalam masyarakat kita. Apalagi di kalangan generasi Z atau alpha, bisa jadi mereka bingung mendengar kata pantun. Bagaimana mereka faham, kalau budaya membaca semakin keropos? Ah, tidak elok kita mengatakan demikian, ya kan?

Baca Juga
  • Menukar Cangkul dengan Langit
  • Sajak-Sajak Tasya Febrianda

Yang jelas, pada momentum ulang tahun majalah POTRET yang ke 22 tahun ini, kita bisa menikmati untaian-untaian pantun sebagai cara  menyampaikan ucapan Selamat kepada POTRET di Ulang Tahun yang ke 22 ini. Silakan simak pantun-pantun yang mereka lantunkan lewat WhatsApp’s di beberapa grup WhatsApp seperti grup Krue Seumangat Aceh (KSA) atau juga dari grup FAME Next Gen, serta lainnya. Pantun-pantun yang dapat dikatakan  sebagai bukti dan apresiasi. Berikut adalah beberapa kita coba simak beberapa pantun tersebut.

Yarmen Dinamika yang kala itu sedang menikmati sarapan pagi di Solong Jepang mengawali salam dan berpantun mengajak ngopi bareng di Solong Jepang, kawasan Pango Raya, Banda Aceh.

Baca Juga
  • Kembalilah Seperti Semula
  • GERBANG KEABADIAN

“ Selamat ulang tahun POTRET. Semoga makin berjaya  dan meluas pengaruhnya dalam pengembangan literasi di Aceh,

CEO-nya ditunggu untuk sarapan bareng di Solong Jepang pagi ini”.

Selamat ulang tahun, POTRET  kini bersinar,

Membagi inspirasi, sejak tahun-tahun yang lalu.

Semoga tetap jaya, dalam lipatan waktu,

Majalah yang indah, selalu menjadi pilihan.

Atau versi singkat:

Selamat ulang tahun, POTRET!

Membagi inspirasi, sejak dulu.

Semoga tetap jaya,

Majalah yang indah, pilihan kita!

Sarat muatannya

oplet mini

Berjalan pagi

ke Sulawesi

Hebatnya Majalah POTRET ini

Tetap survive di berbagai situasi. 👏

Nah, Edi Fadhil, sahabat yang sangat dikenal dengan program Cet Langet, membangun rumah-rumah bantuan untuk orang miskin dan kaum duafa di Aceh menyampaikan pantunnya seperti berikut.

Pergi ke taman memetik bunga,

Bunga dipetik harum baunya.

Selamat ulang tahun majalah POTRET tercinta,

Dua puluh dua tahun penuh karya luar biasa.

Jalan-jalan ke Pulau Seribu,

Melihat laut biru yang indah.

Dua puluh dua tahun POTRET berlalu,

Terus berkarya penuh berkah.

Makan siang dengan ikan tenggiri,

Ditemani sambal bikin semangat.

Majalah POTRET semakin dihati,

Menginspirasi dengan karya hebat!

Usai membaca pantun di atas, Afridal Darmi yang semakin sering menulis di POTRET menyambung pantunnya, seperti berikut.

Pohon asam daunnya rimbun

Pohon Angsana daunnya luruh

Majalah POTRET  22 tahun

Tetap menyala abang kuuhh

Pohon angsana daunnya luruh

Penuhi tanah di pagi hari

Tetap menyala Abang kuuuh

Menyebarkan semangat literasi

Penuhi tanah di pagi hari

Sinar mentari cahaya gemilang

Menyebarkan semangat literasi

Di tengah damai ataupun perang

Sinar mentari cahaya gemilang

Redup senja nuansa hening

Di tengah damai ataupun perang

POTRET edisi cetak ataupun daring

Redup senja nuansa hening

Malam tenang penuh bintang

Ulang tahun POTRET itu penting

Diisi segelas kopi Solong Jepang

Kemudian semakin kocak, kala Prof. Jasman Makruf pun berpantun ria.  Silakan simak pantunnya.

Joget-joget pakai baret

Selamat ulang tahun Majalah POTRET

Inilah Sepaket jaket yang komplet

Majalah POTRET jadi Aset di atas Buket

Sungguh istimewa di Januari

Semua orang menyebut Tabrani

22 tahun bukti diri

Karena potret layak dipuji

Jangan sekedar hanya membaca

Tapi perlu memahami makna

Ribuan cerita tentang wanita

Itulah POTRET kebanggaan kita

Sepenuh doa dari KSA

Semoga potret makin berjaya

Menjadi lentera buat bangsa

Akhir kata inilah pantun saya

Awak KSA rajin menulis buku

Buku ditulis tentang isi dompet

Saat dibaca jenaka dan lucu

Selamat dirgahayu ke 22 majalah POTRET

Selain kırıman pantun di grup WhatsApp Krue Seumangat Aceh (KSA), juga ada yang mengirim di grup WhatsApp FAME The Next Generation. Kita simak saja pantun Zulkiflli Abdy berikut ini.

Pergi ke menteng melalui tebet

Singgah sejenak di Fun Line

Ini potret bukan sembarang potret

Ini adalah media Potretonline.

Jalan-jalan ke Pulau Seribu,

Melihat laut biru yang indah.

Dua puluh dua tahun POTRET berlalu,

Terus berkarya penuh berkah.

Makan siang dengan ikan tenggiri,

Ditemani sambal bikin semangat.

Majalah POTRET semakin dihati,

Menginspirasi dengan karya hebat!

Elly

Selamat Milad ‘ntuk Majalah POTRET…sukses untuk Bang TY👍🏻

Gadis belia memakai songket.

Rambut dihias bunga cempaka.

Sudah 22 tahun…rupanya Majalah POTRET

Insyaa Allah semakin berjaya.

Alhamdulilah. Pantun-pantun ini rupanya menjadi penaambah semangat dan energi bagi team POTRET (potretonline.com) untuk terus berbenah lebih baik, lebih bermanfaat di tahun 2025 dan selanjutnya. Team POTRET pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan atensi terhadap majalah POTRET atau Potretonline.com.

Share234SendTweet146Share
Tabrani Yunis

Tabrani Yunis

Bio Narasi Tabrani Yunis, kelahiran Manggeng, Aceh Barat Daya, Aceh berlatarbelakang profesi seorang guru bahasa Inggris, mulai  aktif menulis di media sejak pada medio Juni 1989. Aktif mengisi ruang atau rubrik opini di sejumlah media lokal dan hingga nasional. Menulis artikel, opini, essay dan puisi pilihan hidup yang  kebutuhan hidup sehari-hari. Telah menulis, lebih 1000 tulisan berupa opini, esası dan puisi yang telah publikasikan di berbagai media.Menerbitkan 2 buku, yang merupakan kumpupan tulisan dalam buku Membumikan Literasi dan buku antologi puisi “ Kulukis Namamu di Awan” Aktif terlibat dalam  membangun gerakan literasi anak negeri sejak tahun 1990 terutama di kalangan perempuan dan anak. Bersama mendirikan LP2SM ( Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumber daya Manusia) dan di tahun 1993 mendirikan Center for Community Development and Education (CCDE). Lalu, sebagai Direktur CCDE membidani terbitnya Majalah POTRET (2003) dan majalah Anak Cerdas (2013). Kini aktif mengelola Potretonline.com dan majalahanakcerdas.com, sambil mempraktikkan kemampuan entreneurship di POTRET Gallery, Banda Aceh

Next Post
Gema Pantun di Milad ke 22 POTRET - image 20 | POTRET Budaya | Potret Online

Imamku Kakak Angkatku

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com