Esai · Potret Online

Tukang Kayu dan Paku

Penulis  Redaksi
Mei 22, 2026
2 menit baca 3
IMG_1262
Foto / IlustrasiTukang Kayu dan Paku
Disunting Oleh

Konsisten Itu Membentuk, Bukan Menunjukkan

Oleh Saiful Bahri 

Motivator, Berdomisili di Jakarta

Anda pernah lihat tukang kayu pasang paku?  

Satu ketokan  tidak langsung masuk. Dua ketokan juga belum rata. Tapi di ketokan ke-10, paku itu sudah tenggelam sempurna.

Masalahnya, kebanyakan dari kita berhenti di ketokan ke-3.  

Terus bilang, “Ah tidak  bisa. Tidak  ada hasil.”

Padahal paku itu bukan keras kepala.  

Dia cuma butuh konsistensi dari palu.

Hidup juga begitu.  

Nulis satu halaman tidak  bikin anda jadi penulis.  

Training satu hari tudsk bikin BLK berubah total.  

Olahraga sekali tidak membuat badan sehat.

Tapi kalau anda ketok terus, pelan-pelan, setiap hari…  

Bentuknya jadi. Namanya jadi. Namanya: kebiasaan.

Orang sering cari hasil yang bisa dipamerkan.

Padahal yang beneran mengubah hidup itu hal yang tidak  kelihatan: proses yang diulang-ulang tanpa minta tepuk tangan.

Jadi kalau hari ini anda merasa “kok gini-gini saja”?  

Coba cek:  anda sudah ketok berapa kali?  

Atau anda baru 3 kali terus menyerah?

Konsisten itu tidak  glamor.  

Tapi dia yang menentukan apakah anda jadi tukang kayu, atau cuma pegang palu sebentar terus buang.

Demikian

✦ ✦ ✦
Apakah tulisan ini bermanfaat?
Tulisan esai ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi memberikan ruang ekspresi tanpa intervensi isi.
Tentang Penulis
Majalah Perempuan Aceh
Diskusi
Upload foto profil (opsional)
Memuat komentar...