Esai · Potret Online

Hobbi Wisata Kuliner Penunjang Lapar

Penulis  Redaksi
Mei 22, 2026
2 menit baca 10
IMG_1260
Foto / IlustrasiHobbi Wisata Kuliner Penunjang Lapar
Disunting Oleh

Oleh: Kang Thohir

Saya sangat suka wisata kuliner, baik untuk sekadar pengganjal rasa lapar. Saya paling suka hal-hal kuliner pada pangkal-pangkalan pedagang kaki lima, harganya terjangkau dan cepat didapatkan. 

Seperti makanan mie ayam, bakso, nasi goreng, mie kuah, mitiaw, ketoprak, sate, soto dan ketupat. Semua kuliner yang saya suka, ketika sedang nongkrong maupun dijalanan di desa Keboledan. 

Saya memang suka mencoba hal-hal makanan yang ada di desa–Brebes. Hidup terasa merakyat dan solidaritas. Pemandangan yang indah ramah tamah, dan ‘tak jauh dari rumah. Bisa mengobrol ngalor-ngidul bersama teman-teman, sambil ngopi, berdiskusi dan bercanda tawa. 

Itulah nikmatnya hidup di desa, ada yang duduk di emperan atau duduk “praktis” (lemprak atis), pokoknya nikmat banget deh. Apalagi kita punya usaha sendiri dengan berdagang kuliner, punya hasil sendiri dengan berjualan kulineran khas Brebes, untuk memperkenalkan pada dunia. Seperti contoh sate kupat glabed dan telor asinnya yang ciri khas Brebes itu. Wiih, nikmat sekali.

Ayo, kita ramaikan dunia perkulineran di Brebes, supaya bisa menjadi lebih maju lagi dan sukses.

Bahwa kita adalah penerus bangsa yang penuh kreativitas dan inovasi yang bisa menjunjung dunia perkulineran sampai ke luar negri atau mancanegara, yang penuh ciri khas ala kulineran Indonesia agar dikenal dunia. 

Ayo, kita satukan dan berkontribusi bagi bangsa Indonesia yang sejahtera. Semangat!

Brebes, 18 Mei 2026

Tentang Penulis:

Muhammad Thohir/Tahir (Mas Tair) yang dikenal dengan nama pena Kang Thohir, kelahiran Brebes, Jawa Tengah. Dari dusun/desa Kupu, kecamatan Wanasari. Dari anak seorang petani dan tinggal dari kehidupan sehari-hari bertani, berkebun, menanam bawang merah, padi, kacang, pare, cabai dan sayur-sayuran di ladang sawahnya.

Kini, aku sedang menggeluti dunia tulis menulis atau literasi, khususnya sastra Indonesia. Suka menulis sejak duduk di bangku kelas empat SD dan sampai masuk ke Pondok Pesantren. Aku masih tetap aktif menulis dan semakin semangat ‘tuk menulis baik puisi maupun cerpen dan lain sebagainya yang aku tulis. Selain menulis aku juga suka membaca buku agar bisa bermanfaat untuk menambah wawasan (pengetahuan).

✦ ✦ ✦
Apakah tulisan ini bermanfaat?
Tulisan esai ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi memberikan ruang ekspresi tanpa intervensi isi.
Tentang Penulis
Majalah Perempuan Aceh
Diskusi
Upload foto profil (opsional)
Memuat komentar...