POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Memek Simeulue, Sekali Mencoba Terasa Nikmatnya

RedaksiOleh Redaksi
August 30, 2022
Memek Simeulue, Sekali Mencoba Terasa Nikmatnya
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Baihaki 

Selama ini hanya membaca melalui media online dan cetak atau melalui postingan di media sosial. Rasa penasaran kuliner khas dari Simeulue yang satu ini “Memek” terobati.

Pada gelaran festival pesona Barat – Selatan dihelat mulai tanggal 29 sampai 31 Agustus 2022 di Lapangan Naga Kota Tapaktuan, selain menampilkan seni dan budaya juga disajikan panganan dan kuliner khas dari masing-masing daerah.

Setiap daerah yang berada di pesisir barat selatan Aceh, yaitu Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat, Simeulue, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil dan Kota Subulussalam tampil pada gelaran itu.

Pada acara pembukaan berlangsung kemarin, Senin (29/8), saya langsung mencari stand Kabupaten Simeulue.

Benar saja, di stand yang terkenal pulau penghasil cengkeh dan lobster ini menyajikan memek dijual seharga Rp.5000 seporsinya.

📚 Artikel Terkait

Belanja di Potret Galery

Krisis Nurani: Mengapa di Negeri Ini Harus Viral Dulu Baru Ada Keadilan?

Jutaan Apresiasi Buat Guru

JINGGA ADA UNTUK SENJA

“Saya langsung saja membeli memek satu porsi, tapi sekali mencobanya terasa nikmat dan tagihan. Tak cukup satu porsi, akhirnya minta tambah satu porsi lagi.”

Mendengar kata memek, memang agak vulgar. Namun ejaan bahasanya memakai huruf “u” dengan menyebutnya meumeuk.

Kuliner ini merupakan warisan turun temurun bagi masyarakat Simeulue, bahkan memek sudah masuk dalam Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI).

Kuliner ini bentuknya mirip bubur namun bahan dasar pembuatan makanan dengan nama unik ini adalah pisang, beras ketan dan santan.

Ketika dimakan, rasa pisang dan beras gonseng lebih terasa apalagi dicampur dengan es batu menambah nikmatnya kuliner ini.

Butiran beras ketan yang agak kasar bertemu lembutnya pisang, ini juga menjadi sensasi tersendiri.

Perpaduan kasar lembut beras dan pisang terasa gurih dengan campuran santan. Ada manis santan, manis pisang ditambah wangi ketan. Ada juga sensasi asin dari sedikit garam yang dibubuhkan saat pembuatan memek.(*)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Malaikat Tak Bersayap

Malaikat Tak Bersayap

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00