Setiap 2 Mei, Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional. Berbagai kegiatan dilakukan oleh sekolah dan pemerintah. Selain itu, muncul pula tulisan dan wacana di media cetak, media daring, serta media sosial. Lalu, apa makna semua itu bagi bangsa Indonesia?
Di bulan yang sama, tepatnya 20 Mei, Indonesia juga memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Jika kita cermati, kedua momentum ini memiliki relevansi yang erat. Melalui pendidikan, sebuah bangsa dapat bangkit dari jurang kenistaan, kebangkrutan, dan kebodohan, serta menatap masa depan dengan penuh percaya diri.
Sayangnya, bangsa Indonesia telah puluhan tahun merdeka. Presiden berganti, menteri pun silih berganti, namun pendidikan yang seharusnya menjadi jalan kebangkitan bangsa masih berjalan di tempat.
Karena itu, dalam lomba menulis edisi Mei–Juni, redaksi potretonline.com mengangkat tema “Pendidikan sebagai Jalan Kebangkitan Bangsa.”
Suarakan ide, gagasan, dan pendapat Anda terkait dua hari bersejarah tersebut melalui lomba menulis bulanan POTRET. Pastikan tulisan Anda orisinal, bukan plagiat maupun karya AI, karena kejujuran adalah pilar utama sebuah bangsa.
Lomba menulis ini berhadiah kaos eksklusif untuk 3 orang pemenang.
Kirimkan tulisan Anda melalui WhatsApp dan kolom kirim naskah. Edisi lomba dimulai sejak pengumuman ini dipublikasikan dan berakhir pada 3 Juni 2026.
Selamat menulis dan salam hangat dari redaksi.








Diskusi