
Oleh Tabrani Yunis
Pagi ini
Kala pagi menepi
Secangkir kopi
Menebar aroma bunga padi
Harumnya menusuk jemari matahari
Yang sejak tadi menyinari bumi
segala energi yang bersemayam di gelas kopi
Bergelora menggetarkan hati
Pagi ini
Mentari terus meninggi
Secangkir kopi jadi saksi
Atas peristiwa di negeri para pemimpi
Yang membangun negeri dengan jargon dan narasi
Lain di mulut, lain di hati
Pagi ini
Gerimis turun menari
Dalam secangkir kopi nan sepi
Basahi jiwa hipokrisi nan menari-nari
Dalam kepulan asap penuh ilusi
Penuhi wajah seluruh pelosok negeri
Pagi ini
Saat mentari terus berdiri
Ada cerita tentang negri ini
Yang bukan lagi bernafas demokrasi
Karena lumpuh ditelan nafsu oligarki Pemimpin hanya menjajakan mimpi
Pagi ini
Sembari menyeruput secangkir kopi
Merangkai asa dengan aroma janji
Melengking dalam elegi esok pagi
Semburkan makna dalam ilusi
Mengukuti pagi nan terus menepi
Membawa mimpi yang tak berarti
Bio Narasi
Tabrani Yunis, kelahiran Manggeng, Aceh Barat Daya, Aceh berlatarbelakang profesi seorang guru bahasa Inggris, mulai aktif menulis di media sejak pada medio Juni 1989. Aktif mengisi ruang atau rubrik opini di sejumlah media lokal dan hingga nasional. Menulis artikel, opini, essay dan puisi pilihan hidup yang kebutuhan hidup sehari-hari.
Telah menulis, lebih 1000 tulisan berupa opini, esası dan puisi yang telah publikasikan di berbagai media.Menerbitkan 2 buku, yang merupakan kumpupan tulisan dalam buku Membumikan Literasi dan buku antologi puisi “ Kulukis Namamu di Awan”
Aktif terlibat dalam membangun gerakan literasi anak negeri sejak tahun 1990 terutama di kalangan perempuan dan anak.
Bersama mendirikan LP2SM ( Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumber daya Manusia) dan di tahun 1993 mendirikan Center for Community Development and Education (CCDE). Lalu, sebagai Direktur CCDE membidani terbitnya Majalah POTRET (2003) dan majalah Anak Cerdas (2013). Kini aktif mengelola Potretonline.com dan majalahanakcerdas.com, sambil mempraktikkan kemampuan entreneurship di POTRET Gallery, Banda Aceh














© 2026 potretonline.com








Diskusi