Minggu, April 19, 2026

Banjir Aceh

Desember 2025
Oleh: Redaksi

Karya Teuku Nufail Zharifsyah

Siswa SMAN 1 Lhokseumawe

Deru langit tak henti menjatuhkan tangis 

Aroma tanah basah menyelimuti alam 

Sungai mengamuk, meluap tak teriris

Menelan kampung, menghanyutkan segala malam

Jejak langkah hilang di pusaran air 

Rumah terendam, jadi lautan tak bertepi 

Bahkan lagi pemandangan yang terukir 

Tapi sesak dan tangis yang menghampiri 

Di sudut desa yang dulu berseri, kini hanya tersisa duka yang pekat 

Kekayaan hanyut, tak ada yang tersisa lagi

Hutan berganti rongsokan beton, menyisakan penyesalan

Kapal-kapal kecil jadi penghubung 

Mangantar bantuan dan harapan yang tersembunyi 

Aceh berduka, menahan pilu yang tergenang menanti hari esok datang berseri

Lhokseumawe, 3 Desember 

2025

Tentang Penulis
Majalah Perempuan Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist