HABA Mangat

Kabar Redaksi

Kabar Redaksi

Februari 2, 2025

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Desember 5, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    870 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    671 shares
    Share 268 Tweet 168

HABA Mangat

Kabar Redaksi

Kabar Redaksi

Februari 2, 2025

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Desember 5, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    870 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Membongkar Missile City 505, Kota Misil Bawah Tanah Iran

Rosadi Jamani by Rosadi Jamani
Maret 23, 2026
in Artikel, Analisis
Reading Time: 3 mins read
0
Membongkar Missile City 505, Kota Misil Bawah Tanah Iran
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Rosadi Jamani

Tulisan ini terinspirasi dari canel Money Matters dengan judul “Iran Just Activated Underground Missile Cities — 12,000 Ballistic Missiles Israel Cannot Reach” Saya coba menyederhanakannya dengan gaya tulisan Koptagul, wak!

Baca Juga

Hari Raya Idul Fitri; Kemenangan Untuk Siapa?

Hari Raya Idul Fitri; Kemenangan Untuk Siapa?

Maret 23, 2026

Ketika Anak Luput dari Kebijakan

Maret 23, 2026
Halal bi Halal: Saat Seluruh Negeri “Menghalalkan” Satu Sama Lain

Halal bi Halal: Saat Seluruh Negeri “Menghalalkan” Satu Sama Lain

Maret 23, 2026

Nuan bayangkan, saat pian lagi santai. Kopi di tangan. Hidup terasa aman. Lalu, Iran muncul bukan dengan pidato, tapi dengan tur properti paling menyeramkan di planet ini. Bukan rumah, bukan apartemen, tapi kota bawah tanah. Isinya? Bukan manusia. Tapi, rudal. Ribuan. Disusun rapi seperti gudang logistik akhir zaman.

Tiga hari lalu, Iran menampilkan Missile City 505. Lokasinya di Pegunungan Alborz, kedalaman 500 meter di bawah tanah. Itu bukan bunker. Itu level “kalau bumi bergetar, mereka masih sempat ngopi dulu di bawah.”

Terowongan utama sepanjang 4 km, bercabang seperti akar pohon raksasa. Di tiap cabang, ada 8–12 peluncur rudal di atas rel. Dari posisi santai ke siap tembak? Kurang dari 20 menit. Lebih cepat dari oknum Ormas menyerbu prasmanan nikahan.

Ini bagian yang bikin kepala cenat-cenut. Itu cuma satu dari 12 fasilitas. Masing-masing berisi 800–1.200 rudal. Totalnya? Sekitar 9.600 sampai 14.400 rudal. Ini bukan arsenal. Ini “paket bundle kehancuran edisi premium.”

Jenisnya? Ghadr (2.000 km), Sejjil (2.500 km), Emad (bisa menghindari pertahanan), Kheibar Shekan, sampai Fattah hipersonik Mach 13. Satu rudal bawa hulu ledak 650–1.200 kg. Satu saja cukup meratakan satu blok kota. Ribuan? Ya… jenengan bisa bayangkan sendiri, atau mungkin tidak sanggup.

Sekarang, mari masuk ke adegan yang sering akang lihat di berita, dan di sinilah narasi jadi makin absurd.

Kalian pasti pernah melihat bagaimana drone Iran datang seperti kawanan lebah. Bukan satu dua. Tapi ratusan. Ribuan. Berdengung di langit seperti suara mesin pemotong rumput yang tiba-tiba berubah jadi soundtrack kiamat. Fenomena ini bukan halusinasi, memang strategi mereka, serangan massal untuk membanjiri pertahanan lawan.

Drone seperti Shahed bisa diproduksi murah, sekitar 20.000–50.000 dolar per unit. Murah, sederhana, tapi dikirim dalam jumlah besar. Logikanya sederhana, bukan kualitas, tapi kuantitas. Bukan sniper, ini hujan panah zaman modern.

ADVERTISEMENT

Iran bahkan sudah meluncurkan lebih dari 1.400 serangan drone dalam konflik terbaru. Sebagian besar berupa gelombang bertubi-tubi. Ini bukan serangan. Ini “spam folder” versi militer.

Bandingkan dengan negara yang hobinya impor drone, ya, kita tidak usah sebut nama, tapi nuan tahu siapa. Sekali kirim, mungkin langsung mikir, “Stok tinggal berapa ya?” Iran? Stoknya seperti mie instan saat promo, tidak ada habisnya. Bahkan laporan menyebut mereka punya puluhan ribu drone siap pakai.

Ketika rudal belum keluar dari perut bumi, drone sudah duluan datang seperti lebah pengantar malapetaka. Pertahanan udara dipaksa menembak ke segala arah, menghabiskan amunisi mahal hanya untuk menghancurkan “drone murah meriah.”

Balik ke bawah tanah. Israel punya GBU-28, tembus 30 meter. Amerika punya GBU-57, tembus 60 meter. Target? 500 meter. Itu bukan selisih. Itu beda alam.

Satu-satunya opsi? Nuklir. Tapi begitu itu dipakai, bukan cuma Iran dan Israel yang selesai, dunia ikut rapat koordinasi darurat level kiamat.

Sistem pertahanan Israel seperti Arrow hanya bisa menghadapi sekitar 112 target sekaligus. Iran bisa kirim 600 rudal dalam satu gelombang. Sisanya? Silakan masuk, pilih target, jangan lupa tinggalkan kesan.

Setelah satu gelombang selesai, Iran masih punya sekitar 11.000 rudal tersisa. Mereka bisa ulang lagi besok pagi, mungkin sambil sarapan roti dan teh.

Kesimpulannya brutal. Israel mungkin menang di permukaan. Tapi Iran bermain di bawah tanah, secara literal dan strategis. Rudalnya tersembunyi, dronenya tak habis-habis, dan matematikanya kejam.

Ini bukan perang biasa. Ini kombinasi gudang bawah tanah, kawanan lebah mekanik, dan kalkulator yang tidak pernah berpihak pada yang bertahan.

Foto Ai hanya ilustrasi

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

camanewak

jurnalismeyangmenyapa

JYM

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 173x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 173x dibaca (7 hari)
Pergeseran Pusat Gravitasi Dunia: Membaca Konflik Iran–Israel dan Implikasinya bagi Strategi Geopolitik Indonesia serta Masa Depan Aceh
Pergeseran Pusat Gravitasi Dunia: Membaca Konflik Iran–Israel dan Implikasinya bagi Strategi Geopolitik Indonesia serta Masa Depan Aceh
17 Mar 2026 • 139x dibaca (7 hari)
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
13 Mar 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 109x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Baca Juga

Aceh

Aceh Mengaji Masihkah Menjadi Tradisi?

Maret 23, 2026
Emak Mananti Lebaran
#Cerpen

Emak Mananti Lebaran

Maret 23, 2026
Lebaran di Kampung yang Sunyi
Esai

Lebaran di Kampung yang Sunyi

Maret 23, 2026
Hari Raya Idul Fitri; Kemenangan Untuk Siapa?
#Idul Fitri

Hari Raya Idul Fitri; Kemenangan Untuk Siapa?

Maret 23, 2026
Next Post

Aceh Mengaji Masihkah Menjadi Tradisi?

Please login to join discussion
POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Tulisan
  • Login

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST

© 2026 potretonline.com