POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Membersihkan Sisa Bencana Perlu Juga  Dilakukan Terhadap Aparat Yang Culas

Jacob EresteOleh Jacob Ereste
December 31, 2025
Inisiasi Gerakan Pemulihan Pasca Banjir Bandang
🔊

Dengarkan Artikel

:

Oleh Jacob Ereste

Kayu gelondongan yang dimuntahkan sungai dan kali hingga menimbulkan bencana nasional pada pengujung tahun 2025, memang telah membuat banyak korban harta benda dan nyawa manusia yang tidak berdosa. Bencana akibat dari  penebangan kayu di konsesi hutan yang segarusnya berfungsi  menahan air dan membuat keseimbangan bagi alam yang juga berhak hidup lestari.

Dalam perspektif spiritual itulah yang dimaksud bagian dari bahasa yang sudah diteriakkan dari langit yang luput dipahami dan dimengerti oleh manusia yang tamak dan rakus. 

Padahal para penerima konsesi hutan secara liar dan ugal-ugalan  itu diperoleh mereka yang sudah terbilang berkecukupan secara material, tapi sangat kekurangan dalam pengertian spiritual. Karena itu ketiadaan etika, moral dan akhlak manusia yang sudah diingatkan oleh Tuhan agar tidak membuat kerusakan di muka bumi telah diabaikan. Tanpa mengindahkan kepentingan orang lain, terutama bagi generasi berikutnya.

Katu gelindongan yang dimuntahkan oleh sungai dan kali itu dari perbukitan menuju muara jelas sebagai protes alam yang sudah hilang daya tahan dan daya serapnya untuk menampung curah hujan: Kayu gelondongan itu seakan hendak  membuktikan bahwa ketamakan dan kerakusan manusia sudah melampaui batas. 

Sebelumnya, ketika saat musim kemarau melanda, api pun sudah berulang kali melakukan  demonstrasi dengan menebarkan kabut asap, seakan hendak mengatakan juga bahwa api pun dapat membuat kekejian seperti yang dilakukan manusia.

📚 Artikel Terkait

Ada Rumah Panjang di Kahwanake, Montreal

Aku Dan Meong

Nada-Nada Alam yang Membentuk Kekuatan

Aku dan Harun Anakku, Tatkala Langsat Montasik Mulai Matang

Bahkan pada saat yang sama, angin puting beliung seakan menyapa keculasan manusia agar segera sadar untuk hidup dalam tatanan harmoni yang sering disebut para ahli agama dalam istilah sunnatullah — hukum alam — adalah hukum yang berada dalam otoritas Tuhan. 

Karena hujan, angin dan banjir serta api yang ganas itu memang lebih liar dari ketamakan dan kerakusan manusia yang mengeksploitasi alam seperti mengeruk isi perut bumi entah dalam bentuk apa saja, hingga pasir laut pun dijual demi untuk memperoleh picis. 

Kendati harta benda dan kekayaan yang dimiliki sudah berlimpah ruah hingga bisa menjamin anak cucu dan keturunan berikutnya yang tidak alang kepalang jika dibandingkan dengan rakyat banyak yang untuk memenuhi keperluan hidupnya hari ini saja sudah kelumpungan.

Oleh karena itu, kesadaran spiritual sebagai penegak pilar etika, moral dan akhlak mulia manusia   sangat diperlukan agar dapat hidup lebih sederhana dan bersahaja agar dapat mengendalikan hawa nafsu hewani yang tidak pantas dan tidak layak bersemayam di dalam batin dan jiwa manusia yang normal. 

Karena itu upaya membersihkan sisa-sisa bencana telah diisyaratkan  juga oleh bumi dan langit bahwa pembuat atau pelaku bencana di Indonesia yang jelas akibat oleh ulah manusia harus menjadi pioritas utama untuk segera dibersihkan. Seperti sejumlah anggota Kabinet Merah Putih yang telah nyata dan jelas sebagai pelaku utamanya. 

Mereka yang mengumbar konsesi, dan mereka yang terkait untuk menjaga hutan dan lahan serta melakukan kontrol terhadap mereka yang mengelola perusahaan  perkebunan maupun pertambangan harus mendapat sanksi yang keras. Ini harus, lantaran tidak hanya telah membuat rakyat semakin menderita, tetapi juga telah membuat pemerintah sulit untuk dipercaya hendak menunaikan amanah dari rakyat.

Pembersihan yang tuntas terhadap mereka yang terlibat dalam pemberian konsesi yang diobral hingga melakukan pembiaran — atau bahkan ikut melulundungi para pengusaha perkebunan, maupun pertambangan ini dibersihkan dari kabinet, lembaga maupun instansi terkait dengan kerusakan alam dan lingkungan hidup di berbagai tempat dan daerah. Sebab hanya dengan begitu cara terbaik pemerintah untuk memperbaiki kinerja dan citranya kerjanya untuk rakyat.

Pecenongan, 29 Desember 2025

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Jacob Ereste

Jacob Ereste

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Sebuah Puisi Esai tentang Bencana Sumatra dan Luka Ekologis(12)

Sebuah Puisi Esai tentang Bencana Sumatra dan Luka Ekologis(12)

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00