Dengarkan Artikel
SAJAK AFNAN MALAY
aku terpekur
gerak tubuhnya
lentur
tarian-tarian peneguh sukma
membayang-bayang tumbuh
dalam tiap kerdipan matanya
hening sejenak penari beranjak
mendekat, “kau lihat merah bunga-
bunga kemboja ketika jari-jariku
kulempar ke angkasa rendah?”
aku mengangkat bahu
jawabku, “tanganmu:
seperti dahan-dahan
jatuh terkulai.”
kedua matanya kerdipan
layu dahan-dahan, “penahan
bunga-bunga kemboja rantas
dipapras siapa?”
ku sela, tarian-tarianmu
bayang-bayang tumbuh
jangan berkeluh
mengaduh
25 Desember, 2025
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 236x dibaca (7 hari)
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
12 Mar 2026 • 218x dibaca (7 hari)
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
13 Mar 2026 • 173x dibaca (7 hari)
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
13 Mar 2026 • 142x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 123x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.











