• Latest

Di antara Gelap dan Harapan.

Desember 6, 2025
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Di antara Gelap dan Harapan.

Redaksiby Redaksi
Desember 6, 2025
Reading Time: 2 mins read
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Karya: Miftahul Jannah

Hujan turun dengan deras,
dingin menusuk hingga tulang,
membuat malam menidurkan kami,
meski tidur tak pernah sepenuhnya tenang.

Air merembes pelan ke perkarangan,
menembus tanpa permisi,
mengotori lantai yang telah dipel bersih,
melonjak, menuntut kami bertahan.

Aku memanjat atap,
meraba ketidakpastian di bawah;
di sana, saudara-saudaraku juga terangkat,
menunggu bantuan, menahan arus yang tak bersahabat.

Ibu, Ayah, mereka dekatku,
dadaku berdegup kencang kala hujan menggila;
aku peluk erat tubuh mereka,
dengan gigi menggigil—suara hujan jadi nyanyian yang tak menenangkan.

“Tetaplah bertahan, Nak,”
kata mereka, lembut namun tegas,
“Ini ujian Tuhan, berdoalah,
yakinkan dirimu, Ia akan menyelamatkan kita.”

Aku terdiam, lalu menunduk,
membiarkan harapan meresap di tulang,
menyadari syukurku—
bahwa masih bersama mereka,
meski malam ini adalah lautan yang ganas.

Tak ada sinyal, listrik mati,
namun doa kami terbang ke langit.
“Tuhan, tolong selamatkan kami,”
bisikku pelan kala hujan membasahi wajahku.

Namun di sela derasnya hujan,
ada satu hal yang menahan napas:
kabar saudara-saudaraku
yang tak kunjung tiba.

Baca Juga

a0874485-5883-4836-9faa-17bcddc8a681

Kepiting Dalam Baskom

Maret 29, 2026
​TEOLOGI LIMBAH

​TEOLOGI LIMBAH

Maret 19, 2026
Pada Secangkir Cinta

Pada Secangkir Cinta

Maret 9, 2026

Nama-nama mereka berputar di kepalaku,
seperti bayangan yang tak bisa kugapai.
Aku hanya bisa menatap gelap,
mendoakan langkah mereka tetap selamat.

Angin membawa kegelisahan,
namun juga sedikit harapan—bahwa di tempat lain,
mereka pun sedang berdoa untuk tetap kuat.

Di tengah malam yang kuyup dan asing,
aku memeluk doa lebih erat daripada selimut.

“Ya Tuhan… lindungi mereka,”
bisikku lirih namun sungguh,
sebelum kupejamkan mata
dengan hati yang tak sepenuhnya tenang.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 347x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 309x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 261x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 252x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 198x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Inlander Modern: Bencana, Kekuasaan, dan Amnesia Post-Kolonialisme

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com