• Latest
Kritik Rasio Sinis Atas Bencana dan Bunuh Diri Ekologis - 71aa1b4a e360 49be 8260 87f25d385eac | # Ironi | Potret Online

Kritik Rasio Sinis Atas Bencana dan Bunuh Diri Ekologis

Desember 3, 2025
Kritik Rasio Sinis Atas Bencana dan Bunuh Diri Ekologis - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | # Ironi | Potret Online

Geopolitik Empati: Bagaimana Kekuasaan Menentukan Siapa yang Boleh Menderita

April 1, 2026
IMG_0573

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Kritik Rasio Sinis Atas Bencana dan Bunuh Diri Ekologis - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | # Ironi | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
Kritik Rasio Sinis Atas Bencana dan Bunuh Diri Ekologis - 71aa1b4a e360 49be 8260 87f25d385eac | # Ironi | Potret Online

Kritik Rasio Sinis Atas Bencana dan Bunuh Diri Ekologis

Redaksi by Redaksi
Desember 3, 2025
in # Ironi, Banjir, Banjir bandang, Bencana, Kebencanaan, Mitigasi bencana
Reading Time: 3 mins read
0
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh ReO Fiksiwan

“Benih bunuh diri adalah biaya ekologis dan manusiawi dari globalisasi pertanian.” — Vandana Shiva(73), Seeds of Suicide: The Ecological and Human Costs of the Globalization of Agriculture(2000).

Rasio sinis, sebagaimana dibedah oleh Sloterdijk, adalah kesadaran palsu yang tercerahkan: tahu bahwa sesuatu salah, namun tetap melakukannya dengan alasan pragmatis, demi keuntungan, demi kelangsungan sistem yang sudah terlanjur mapan.

Sinisme ini bukan lagi sekadar gaya hidup filosofis ala Diogenes yang menolak harta dan kekuasaan, melainkan modus operandi oligarki modern yang menjarah alam dengan wajah dingin, sambil berpura-pura peduli pada rakyat dan lingkungan.

Dalam Critique of Cynical Reason (1983), Peter Sloterdijk(78), Profesor Tamu di Collège de France (2023–2024) dengan kursi tahunan bertema The Invention of Europe through Languages and Cultures, mendefinisikan sinisme modern sebagai “enlightened false consciousness” atau kesadaran palsu yang tercerahkan—sebuah sikap tahu bahwa tindakan itu salah, namun tetap dijalankan demi keuntungan atau kelangsungan sistem.

Ungkapan ini sangat relevan bila dibaca sebagai kritik atas bencana ekologis dan bunuh diri ekologis akibat deforestasi dan eksploitasi alam.

Di Sumatra dan Aceh, jutaan hektar hutan ditebang, digunduli, dijadikan konsesi tambang dan perkebunan sawit. Bahkan ekonomi ekstrak dari jutaan konsesi-konsesi pertambangan.

Rasio sinis bekerja di balik meja rapat para pengusaha dan oknum negara: mereka tahu banjir bandang akan datang, mereka tahu ribuan rumah akan hanyut, mereka tahu manusia akan mati, tetapi tetap menandatangani izin, tetap menutup mata, tetap menukar ekosistem dengan angka-angka di neraca laba.

Bencana ekologis yang merenggut ribuan jiwa bukanlah sekadar “musibah alam”, melainkan buah dari bunuh diri ekologis yang dilakukan manusia sendiri.

Sinisme kontemporer, sebagaimana dikatakan Sloterdijk, mereduksi “seharusnya” menjadi strategi ekonomi.

Maka hutan yang seharusnya menjadi paru-paru bumi, menjadi sekadar komoditas kayu dan lahan. Sungai yang seharusnya mengalirkan kehidupan, menjadi saluran lumpur tambang.

Ekosistem yang seharusnya menopang kehidupan bersama, menjadi angka statistik dalam laporan konsesi.

Rasio sinis ini adalah wajah kapitalisme yang bersenjata lengkap, ingin hidup selamanya, bahkan dengan mengorbankan kehidupan itu sendiri.
Ironi terbesar adalah bagaimana manusia, dengan sadar, menggali kuburnya sendiri.

Bunuh diri ekologis bukanlah tindakan impulsif, melainkan proyek sistematis yang dijalankan dengan kalkulasi ekonomi, dengan retorika pembangunan, dengan janji kesejahteraan.

Sinisme di sini adalah kesadaran yang tahu bahwa janji itu palsu, bahwa kesejahteraan itu semu, tetapi tetap dijalankan karena keuntungan jangka pendek lebih menggoda daripada keberlanjutan hidup.

Seperti yang ditunjukkan Sloterdijk, sinisme modern bungkam terhadap tujuan sosial dan altruistik. Ia hanya tahu satu bahasa: laba.

Sloterdijk, tampil dalam wawancara besar di ARTE pada Juni 2025 silam, menyebut sinisme sebagai “a consciousness that is rich and miserable at the same time”(kesadaran yang kaya sekaligus sengsara).

Ia menegaskan bahwa sinisme adalah “the dominant form of consciousness in contemporary culture”(bentuk kesadaran dominan dalam budaya kontemporer).

Dengan kata lain, masyarakat tahu bahwa praktik merusak lingkungan akan berujung bencana, tetapi tetap melakukannya karena rasio sinis membenarkan tindakan itu sebagai strategi pragmatis.

ADVERTISEMENT

Dengan demikian, banjir di Aceh dan Sumatra — entah daerah mana lagi yang berpotensi diterjang — bukan sekadar air bah, melainkan metafora dari kesadaran palsu yang akhirnya menenggelamkan tubuh-tubuh manusia bersama rumah dan tanah mereka.

Kritik rasio sinis atas bencana ekologis ini adalah panggilan untuk melihat bahwa tragedi bukanlah takdir, melainkan hasil dari pilihan sadar yang sinis.

Baca Juga

cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
Ilustrasi artikel

Gara-gara Tahanan Rumah Gus Yaqut, Akhirnya KPK Minta Maaf

Maret 27, 2026

BENGKEL OPINI RAKyat

Maret 27, 2026

Ketika oligarki dan negara bersekutu dalam eksploitasi, mereka sedang menulis bab baru dari sejarah bunuh diri ekologis.

Mereka tahu, tetapi mereka tetap melakukannya. Itulah sinisme paling telanjang: kesadaran palsu yang tercerahkan, yang menjadikan kehancuran sebagai strategi, dan menjadikan kematian sebagai collateral damage.

Dalam wajah banjir, kita melihat refleksi dari rasio sinis yang telah lama bersemayam dalam tubuh modernitas: rasio yang tahu kebenaran, tetapi memilih untuk menertawakan dan mengabaikannya.

coverlagu: Album Kemarau dari grup musik The Rollies dirilis pada tahun 1979 di bawah label Musica Studio’s.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 361x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 355x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 320x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 268x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 214x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234Tweet146
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Kritik Rasio Sinis Atas Bencana dan Bunuh Diri Ekologis - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | # Ironi | Potret Online
Artikel

Geopolitik Empati: Bagaimana Kekuasaan Menentukan Siapa yang Boleh Menderita

April 1, 2026
IMG_0573
Sejarah

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a
#Amerika

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Next Post
Kritik Rasio Sinis Atas Bencana dan Bunuh Diri Ekologis - IMG_8789 | # Ironi | Potret Online

Sekapur Sirih Sastra Aceh

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com