POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Menjembatani Dunia: Refleksi Mahasiswa Program International Outbound Mobility

RedaksiOleh Redaksi
November 4, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Filzah Hawanis

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, melaporkan dari Kuala Lumpur.

Selasa, 4 November 2025 — suasana penuh rasa haru dan bangga menyelimuti para peserta Program International Outbound Mobility 2025. Setelah hampir dua pekan menjalani perjalanan akademik dan budaya di Malaysia dan Thailand sejak 22 Oktober hingga 3 November 2025, para mahasiswa kini menutup kegiatan dengan segudang pengalaman dan pembelajaran berharga yang akan mereka bawa pulang ke tanah air.

Program ini bukan sekadar simbol internasionalisasi pendidikan, melainkan ruang nyata bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan dan memperdalam pemahaman lintas budaya. 

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengunjungi sejumlah universitas ternama di Asia Tenggara, antara lain Universiti Sains Malaysia (USM) di Pulau Pinang, Universiti Utara Malaysia (UUM) di Sintok, Kedah, serta Universiti Malaya (UM) di Kuala Lumpur.

Selain kegiatan akademik, mahasiswa juga berkesempatan mengunjungi Gampong Acheh di Kedah, lokasi bersejarah yang merekam jejak kekerabatan antara masyarakat Malaysia dan Aceh. 

Di tempat ini, para peserta belajar bahwa hubungan antarbangsa tidak hanya terjalin melalui diplomasi, tetapi juga tumbuh dari akar sejarah dan kebudayaan masyarakat.

📚 Artikel Terkait

Fenomena Bapak-Ibuisme Dari Pernyataan Janda Oleh Ridwan Kamil

Satgas PPKM Terus Ingatkan Pelaku Usaha

TikTok Jadi Guru Belajar?

Belajar Tabayyun dari Dara dan Keresahan Dunia yang Penuh Berita

Perjalanan kemudian berlanjut ke Thailand*l, di mana peserta mengikuti kegiatan akademik di Prince of Songkla University (PSU) dan Thaksin University. Kedua universitas ini menjadi ruang bagi mahasiswa Universitas Syiah Kuala untuk berdiskusi, bertukar gagasan, dan memahami dinamika pendidikan tinggi di Negeri Gajah Putih. Melalui interaksi dengan mahasiswa lokal, tumbuh kesadaran baru tentang pentingnya kolaborasi lintas negara dalam menghadapi tantangan global.

Tak hanya di ranah akademik, para peserta juga mengunjungi International Youth Centre (IYC), lembaga yang berfokus pada pemberdayaan pemuda dan pengembangan kepemimpinan global. Di sana, mereka diajak memahami peran generasi muda sebagai agen perubahan sosial dan inovasi di tingkat nasional maupun internasional.

Sebagai penutup, rombongan berkunjung ke Kampung Baru, Kuala Lumpur  kawasan bersejarah yang menjadi pusat komunitas Melayu dan tempat bermukimnya warga Aceh. Di sana, para mahasiswa berinteraksi langsung dengan masyarakat Aceh yang telah menetap di Malaysia selama beberapa generasi. Pertemuan hangat ini menjadi refleksi mendalam tentang makna persaudaraan lintas batas serta semangat menjaga akar budaya di tanah perantauan — penutup yang manis dan sarat makna sebelum kembali ke Tanah Air.

Seluruh rangkaian kegiatan ini menegaskan bahwa mobilitas internasional bukan sekadar perjalanan seremonial, tetapi wadah pembentukan karakter, jejaring, dan kesadaran global. Mahasiswa belajar berinteraksi lintas budaya, menghargai perbedaan, dan menumbuhkan semangat kolaboratif bekal penting untuk masa depan.

Lebih dari itu, program ini menekankan pentingnya keseimbangan antara identitas lokal dan orientasi global. Belajar di luar negeri bukan berarti meninggalkan nilai-nilai bangsa, melainkan menemukan cara baru untuk memperkuatnya dalam konteks dunia yang saling terhubung. Inilah wujud nyata dari konsep global citizen with local wisdom warga dunia yang berpikiran terbuka namun tetap berpijak pada akar budayanya sendiri.

Kini, setelah kegiatan resmi berakhir kemarin (3 November 2025), para peserta menyadari bahwa tanggung jawab mereka tidak berhenti di sini. Pengalaman dan ilmu yang diperoleh harus diterjemahkan menjadi kontribusi nyata bagi kampus, masyarakat, dan negara.

Program International Outbound Mobility 2025 pun menjadi lebih dari sekadar perjalanan akademik,ini adalah perjalanan batin menuju kedewasaan berpikir dan bertindak. Dari Malaysia hingga Thailand, para mahasiswa Indonesia telah belajar menjembatani dunia dengan akal, hati, dan jati diri bangsa.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Terulang Rindu Bagimu Die

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00