Nyala Nan Hampir Padam - 4DCC37B2 050A 40B8 AFF4 496D64778352 | POTRET Budaya | Potret Online

Nyala Nan Hampir Padam

Oleh

Oleh Halimah

Kanda…

30 tahun sudah

Kita kayuh biduk rumah tangga

Walau tak sempat kaya tapi kita cukup bahagia

Dua putri cantik yang beranjak dewasa

Penyempurna hidup kita selaku orang tua

Kasihku…

Dulu saat menyuntingku

Engkau sosok lelaki dewasa  nan cukup mapan

Siap membawa daku ke pulau harapan

Membangun rumah masa depan

Baca Juga

Kasih…

Kala itu aku hanyalah seorang gadis ingusan

Si upik abu yang takut pacaran

Di puncak masa keremajaan

Engkau datang dengan segala kelebihan

Tampan, mapan, tanpa banyak gombalan

Paket komplit lelaki pujaan

Berpuluh gadis mengejarmu antrian

Namun  beruntung daku jadi pilihan

Sungguh kutersanjung kala itu

Dengan penuh keyakinan kau pinang daku

Pada ayah dan ibu

Teramat banyak tantangan jalan terjal berbatu

Kuliahku baru dua semerter berlalu

Satu uni, dua uda,

harus kulangkahi

Suatu yang teramat tabu

Apalagi daku anak seorang penghulu

Kandaku

Allah sungguh maha besar

ADVERTISEMENT

Semua rintangan akhirnya kelar

Pernikahan indah pun digelar

Walau sederhana tetap membuat hati kita bergetar

Dawai-dawai asmara tak bersenar

Mampu membuat senyumku berbinar

Kekasih

Dengan bismillah

Kita arungi biduk rumah tangga

Meski sederhana tapi penuh rindu

Sayangnya kini tak seindah dulu

Semua meluruh seiring waktu

Rambut legammu sekarang abu-abu

Mata tajammu pun telah mulai sayu

Langkah tegapmu terlihat  kaku

Terlebih saat diabetes itu

Menggerogoti tubuh kokohmu

Sungguh semua itu membuatku pilu

Kanda…

Rentang umur kita memang agak jauh

Tiga belas tahun

tak membuat kita berkeluh

Terus bersatu hingga kini  tetap utuh

Karena kita seyogyanya saling butuh

Kasih…

Tiga dasawarsa telah kita lalui

Saling asah, asih dan asuh hingga kini

Masa saling asah telah lahirkan perkawinan nan indah

Masa saling asih besarkan ananda penuh cinta kasih

Sekarang masa nya saling asuh

Kusiapkan diri untuk merawat tubuh ringkihmu yang mulai rapuh

Kujalani hidup yang makin berat tanpa mengeluh

Hanya sajadah tempat ku manangkup di kala subuh

Tangis tertahan

dada bergemuruh

Semoga Allah beri kekuatan agar daku tetap teguh

Terimakasih atas jerih payah serta cucuran peluh

Kanda…

Dua putri kita telah beranjak dewasa

Biarkan mereka menyiapkan masa depannya

Berdo’a semoga ananda dapat pekerjaan mulia

Berjodoh dengan  cintanya seperti kita

Bangun keluarga kecil yang lebih bahagia

Berguna bagi agama, nusa, bangsa

Kasih…

Mari kita sama berdo’a

Mohon tetap disatukan sampai ajal tiba

Moga disatukan kelak di syurga

Bersama seluruh keluarga besar kita

Mohon beri aku ridhomu

Syurgaku ada dalam keridhoan mu itu

  

Bukit Sari Bulan,

22-05-2022

20 Juli 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.