• Latest
Beginilah Cara Menghukum Tom Lembong

Beginilah Cara Menghukum Tom Lembong

Juli 19, 2025
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Beginilah Cara Menghukum Tom Lembong

Rivaldiby Rivaldi
Juli 19, 2025
Reading Time: 2 mins read
Beginilah Cara Menghukum Tom Lembong
588
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Rivaldi


Ada satu tragedi besar dalam sistem hukum Indonesia hari ini: niat baik bisa dipenjara, asal kamu bukan bagian dari lingkar kekuasaan yang sedang berkuasa. Begitulah rasanya ketika mendengar kabar Tom Lembong dijatuhi dihukum 4,5 tahun penjara dan denda sebesar 700 juta, meski tidak terbukti memperkaya diri sendiri atau korupsi.

Sebagai mantan pejabat yang dikenal cukup bersih dan berpikiran progresif, sosok Tom Lembong dijatuhi hukuman atas kasus yang seharusnya masih bisa diperdebatkan secara akal sehat: dibolak balik fakta, padahal hakim saja tahu bahwa ia tidak memperkaya diri sendiri, itu semua perintah, tidak ada aliran uang ke rekening pribadi, tapi ia tetap dijebloskan ke penjara nyaris hampir 1 periode kepemimpinan presiden baru.

Kita bisa membandingkan dengan banyaknya kasus korupsi kelas kakap lainnya yang mencuri triliunan, menghisap uang bansos, atau memanipulasi proyek fiktif—tapi hanya divonis ringan, kadang cuma jadi tahanan kota, atau bahkan dilindungi seolah-olah mereka malaikat. Di sinilah nurani kita sebagai rakyat diuji: apakah hukum masih punya rasa keadilan, atau hanya jadi alat politik dan balas dendam kekuasaan?

Baca Juga

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026

Tom Lembong tidak sempurna. Tapi jika hukum mulai menghukum niat baik dan kebijakan yang tidak menguntungkan penguasa, maka kita sedang masuk ke zaman di mana berpikir kritis dan berbeda arah bisa membuatmu dipenjara. Ini bahaya, ini bukan hanya penghukuman terhadap individu—ini peringatan keras kepada siapa pun yang berada satu tragedi besar dalam sistem hukum Indonesia hari ini: niat baik bisa dipenjara, asal kamu bukan bagian dari lingkar kekuasaan yang sedang berkuasa. Begitulah rasanya ketika mendengar kabar Tom Lembong dijatuhi dihukum 4,5 tahun penjara dan denda sebesar 700 juta, meski tidak terbukti memperkaya diri sendiri atau korupsi.

Keadilan seharusnya bicara soal niat, akibat, dan konteks. Tapi yang terjadi di Indonesia hari ini: yang penting kamu bukan ancaman bagi kekuasaan, maka kamu aman. Tapi jika kamu bicara jujur, transparan, dan tidak tunduk, siap-siap dikriminalisasi.
Niat melakukan perubahan tanpa restu oligarki.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 355x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 314x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 265x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 259x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 198x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Menulis Halus di Era Digital

Menulis Halus di Era Digital

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com