• Latest
Berita CNN Pun Dibilang Hoax oleh Trump - 2025 06 25 18 24 39 | # Kebijakan Trump | Potret Online

Berita CNN Pun Dibilang Hoax oleh Trump

Juni 25, 2025
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Berita CNN Pun Dibilang Hoax oleh Trump - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | # Kebijakan Trump | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
Ilustrasi Ngopi Bersama Ali Shariati dan Nietsche

Aceh Meniru Jakarta

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
Berita CNN Pun Dibilang Hoax oleh Trump - 2025 06 25 18 24 39 | # Kebijakan Trump | Potret Online

Berita CNN Pun Dibilang Hoax oleh Trump

Rosadi Jamani by Rosadi Jamani
Juni 25, 2025
in # Kebijakan Trump, Amerika, Iran, Israel
Reading Time: 3 mins read
0
590
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Rosadi Jamani

Fakta memang sulit dibantah. Melawan fakta harus dengan fakta juga. Tidak bisa dibalas dengan asumsi, apalagi marah. Itulah si mulut terompet, rambut jagung, Donald Trump. Begitu CNN, media kelas dunia ni bos, memberitakan situs nuklir Fordo Iran tidak hancur, Trump tak terima. “Manas tak belawan!” kata orang Melayu Pontianak. Mari kita ungkap sambil seruput kopi tanpa gula, wak!

Pada pukul 03.14 dini hari waktu Washington, langit mendadak berubah warna, bukan karena badai, tapi karena Trump bangun tidur dan mendapati CNN memberitakan bahwa serangan nuklir Amerika Serikat ke Iran gagal total. Tangannya langsung meraih ponsel. Rambutnya berdiri setengah melawan gravitasi, dan dalam tempo kurang dari sepuluh detik, ia menulis dengan Capslock Penuh, “Bohong! CNN Pembohong! Fordo Sudah Lenyap!!!”

Dunia gemetar. Satelit gemetar. Bahkan alien di Mars yang sedang nonton Netflix ikut menoleh. Apakah Fordo benar-benar lenyap? Apakah Natanz tinggal puing-puing kenangan? Apakah Isfahan sudah berubah jadi taman bermain uranium?

Sayangnya, menurut Pentagon, ya Pentagon tempat berkumpulnya otak-otak militer terbaik yang sudah menonton Oppenheimer tiga kali dan Call of Duty lima puluh kali, jawabannya adalah, tidak juga, Pak. Situs-situs nuklir Iran masih utuh. Yang rusak? Beberapa pintu. Beberapa lubang angin. Mungkin seekor tikus percobaan bernama Reza yang sedang tidur di bawah panel kontrol.

Tetapi jangan bilang begitu ke Trump. Tidak. Itu penghinaan. Itu penghujatan. Itu penistaan terhadap 14 bom raksasa seberat 13,6 ton yang dikirim dengan penuh cinta dan napalm dari tujuh pesawat B-2 Spirit seharga dua kampus Harvard. Bom-bom itu, menurut Trump, tidak hanya menghancurkan beton dan baja, tetapi juga menghancurkan semangat jihad Iran dan niat menang mereka dalam mimpi.

Trump berdiri di Air Force One seperti Kaisar Nero di balkon, memandang dunia dari ketinggian, lalu berbicara kepada jurnalis dengan nada yang hanya bisa diciptakan dari campuran testosteron, ego, dan hairspray: “Fordo sudah hancur. Saya melihatnya. Dengan mata batin saya. Anda tidak bisa berbohong kepada saya. Saya menciptakan realitas saya sendiri.”

Sementara itu, para pilot tempur yang baru mendarat, dengan wajah bingung, hanya berkata, “Pak, kami kira itu hanya latihan.” Tapi mereka segera diam. Karena kebohongan tidak diperlukan dalam dunia Trump. Yang diperlukan hanyalah narasi yang megah, suara yang lantang, dan kamera CNN yang mati.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, ikut berkoar di media sosial. Ia menulis seolah-olah sedang membela pasukan dari serangan alien, “14 Bom Besar. 13 Ton Masing-Masing. Pintu Tertutup = Kemenangan Telak.” Dunia akademik linglung. Logika ditikam. Fisika kuantum meleleh. Tapi Trump tersenyum. Karena baginya, jika nuan tidak bisa membunuh uranium, maka kuburlah ia dalam opini publik.

Kini, di gurun Iran, situs Fordo masih berdiri. Mungkin pintunya sedikit penyok. Mungkin kipas anginnya miring. Tapi di Washington, Trump telah menabuh genderang perang dengan simfoni halusinasi. Dalam hal itu, tidak ada yang bisa mengalahkannya. Karena dalam dunia di mana kebenaran bisa dicetak dengan huruf besar, dan realitas ditentukan oleh algoritma, maka: Fordo sudah lenyap. Meski masih ada.

Baca Juga

Berita CNN Pun Dibilang Hoax oleh Trump - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | # Kebijakan Trump | Potret Online

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
Berita CNN Pun Dibilang Hoax oleh Trump - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | # Kebijakan Trump | Potret Online

Menolak Perang, Menimbang Keadilan: Eropa di Antara Moralitas, Ketakutan Strategis, dan Pergeseran Tatanan Dunia

Maret 29, 2026

Sementara itu, dunia berdiri terperangah. Iran mengecek ulang bunker mereka. Hasilnya? Semua peralatan masih menyala. Bahkan dispenser di ruang istirahat teknisi masih bisa mengeluarkan teh saffron dengan normal. Tapi tidak ada yang bisa menyangkal, Trump telah menang… dalam pikirannya sendiri. Karena dalam hukum alam semesta versi Trump, jika kau cukup keras berteriak, maka realitas akan menyerah.

ADVERTISEMENT

Jadi inilah akhir dari drama nuklir terhebat abad ini, pintu bunker rusak, ego Trump makin besar, dan uranium tetap bersinar. Dunia tertawa getir, lalu pelan-pelan mulai mempersiapkan diri untuk babak berikutnya, kemungkinan Trump memerintahkan bom ke Antartika karena dikira ada bunker pengayaan es.

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 342x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 312x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare236Tweet148
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Ketua Satupena Kalbar

Baca Juga

Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi
Esai

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib
#Cerpen

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71
Artikel

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Next Post
Berita CNN Pun Dibilang Hoax oleh Trump - 2025 06 26 07 15 30 | # Kebijakan Trump | Potret Online

Digiticide as a Systematic Human Rights Violation: A New Concept from Indonesia's Digital Experiences

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com