• Latest

Kutempuh Jalan Menulis, Kurasakan Jiwa dan Badan Sehat

Mei 18, 2025
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Kutempuh Jalan Menulis, Kurasakan Jiwa dan Badan Sehat

Redaksi by Redaksi
Mei 18, 2025
in #Gerakan Menulis, #Menulis Cerpen, Budaya membaca, Budaya Menulis, Gemar menulis, Membaca, Menulis, Menulis Novel, Menulisbuku
Reading Time: 3 mins read
0
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook


‎
‎
‎Oleh: Anies Septivirawan
‎
‎Membaca dan menulis adalah dua kata kerja, namun berbeda makna. Dan kesamaannya adalah sama memiliki awalan “me”.
‎
‎Membaca dan menulis adalah kegiatan yang berbeda. Meskipun berbeda, namun dua kata kerja ini bagaikan dua sisi mata uang logam yang memiliki kebermanfaatan di tengah berlangsungnya kehidupan manusia dalam berperadaban.
‎
‎Dan, dua kata kerja ini pula, bak sepasang kekasih, sepasang suami istri yang melengkapi kehidupan alam semesta raya hingga semesta atau jagad kecil di dalam diri manusia.
‎
‎Sebuah kekuatan besar bernama tuhan telah berpuluh abad yang lalu memerintahkan makhluk berakal bernama manusia agar mau membaca ayat -ayat tidak tertulis berupa peristiwa – peristiwa besar di jagat raya, dan agar mau membaca ayat -ayat tertulis yang tertuang di atas lembar – lembar semua kitab suci agama.
‎
‎Dengan membaca aksara di semesta raya, kita mengerti, kita berasal dari mana dan akan kemana. Begitu pula membaca dan merangkai huruf demi huruf yang menjadi kata, menjadi kalimat, menjadi paragraf di atas kertas dan buku. Dengan membaca, kita menjadi tahu dan pintar. Maka dari itu, aku lebih senang dan suka membaca.
‎
‎Kesukaanku terhadap kegiatan membaca, adalah bermula ketika duduk di bangku sekolah dasar kelas dua di kota Jember.
‎
‎Ingatanku masih tajam dan jernih ketika sepulang dari sekolah, aku selalu disuguhi menu bacaan majalah anak – anak. Bacaan majalah anak – anak pada saat itu yang sering kubaca adalah majalah Bobo dan Ananda.
‎
‎Kala itu, bapakku yang bekerja sebagai staf rendah di sebuah BUMN di kecamatan Tanggul, Jember, rela merogoh kocek recehnya untuk berlangganan majalah Bobo dan Ananda untukku dan kakakku.
‎
‎Namun hanya aku yang gemar “melahap” menu-menu sajian bacaan kedua majalah anak -anak itu. Sedangkan kakakku hanya gemar bermain layang-layang dan memancing.
‎
‎Kegemaran atau kesukaan membacaku sejak kecil berlangsung hingga pada usia remaja ketika aku duduk di bangku SMP. Setelah kurasakan kenikmatan membaca sampai pada titik jenuh, aku mulai sering dilanda kegelisahan. Dan kegelisahan di dadaku mulai mendorongku agar segera bergerak untuk menulis apa saja.
‎
‎Aku pun mulai menulis seluruh aktivitasku mulai dari pagi hingga aku tidur pada malam hari. Aktivitas itu kutulis di atas kertas buku diary. Meskipun kegiatan menulis di buku diary itu kebanyakan dilakukan oleh anak – anak perempuan atau cewek, aku tidak pernah malu dan minder membawa buku diary kemana – mana.
‎
‎Selain seluruh aktivitas keseharian, aku juga sering menulis puisi dan sejumlah cerita pendek di dalam buku diary kesayanganku saat itu, aku masih kelas dua SMP di sebuah SMP Negeri favorit di Situbondo pada tahun 1982.
‎
‎Seiring berjalannya roda waktu yang telah membawaku pada usia remaja hingga lulus sekolah menengah atas, aku mulai gemar coba – coba mengirim karya puisiku ke sejumlah media massa. Meskipun ada banyak media massa yang menolak naskahku, tapi ada juga segelintir media massa berupa koran harian yang rela menerima naskah puisi cintaku di rubrik budaya kala itu.
‎
‎Ketika memiliki rasa haru dan bahagia ketika puisiku dimuat oleh salah satu koran tidak terkenal di Jakarta, pikiran, jiwa dan hatiku mulai mengambil keputusan agar aku harus selalu menulis. Menulis apa saja tentang kebaikan.
‎
‎Karena dengan menempuh jalan menulis, bagiku, ion-ion negatif bernama kegelisahan akan musnah lalu terlempar ke luar badan/tubuhku. Badanku sehat. Dan tidak hanya badanku, jiwaku juga waras alias sehat.
‎
‎Dan aku jadi teringat secuil syair lagu kebangsaan negara kita, “Indonesia Raya” , ciptaan Wage Rudolf Supratman: “Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya….untuk Indonesia Raya… Indonesia Raya… merdeka…. merdeka….
‎
‎Kubaca syair lagu kebangsaaku itu sangat teliti dan berhati-hati agar tidak terbalik: “Bangunlah jiwanya… bangunllah badannya …” .
‎
‎Kalau kita membaca dan menyanyikan secara terbalik menjadi “bangunlah badannya… bangunlah jiwanya…, keadaannya akan menjadi negeriku pada saat ini. Semoga kita tidak membaca dan memaknainya secara terbalik, agar negeriku selalu baik – baik. Salam akal sehat.
‎
‎
‎Malang, Paruh Mei 2025

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 329x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 289x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 245x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 234x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 188x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Baca Juga

Kenangan yang terlupakan di cermin

Kehilangan Cinta Secara Karena Egois

Maret 27, 2026
7fb8d49c-8ec5-4336-99da-ba4fb75fa40c

Dari Cerpen ke Layar

Maret 25, 2026
Benarkah Bangsa Aceh Malas Menulis?

Benarkah Bangsa Aceh Malas Menulis?

Maret 10, 2026
SummarizeShare234Tweet147
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5
Puisi

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff
# Kebijakan Trump

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542
Artikel

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518
Artikel

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
Next Post
Memaknai Kekhususan Hari Jum’at

Abu Kruengkalee; Syekhul Masyayikh Ulama Aceh Periode Awal

HABA Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Februari 17, 2026
Majalah POTRET pun Penting dan Perlu Untuk Melihat Wajah Batin dan Spiritualitas Diri Kita

Pemenang Lomba Menulis Februari 2025

Maret 2, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    886 shares
    Share 354 Tweet 222
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com