Dengarkan Artikel
Bayang-bayang Kemiskinan
Di tengah kota, yang sibuk dan ramai
Terdapat bayangan, yang tersembunyi
Kemiskinan, yang menyerang dengan ganas
Mengambil harapan, dan meninggalkan kesedihan
Rumah yang reyot, dengan dinding yang retak
Tidak dapat melindungi, dari hujan dan panas
Anak-anak yang kelaparan, dengan mata yang merah
Tidak dapat menikmati, makanan yang lezat
Ibu yang lelah, dengan wajah yang muram
Tidak dapat memberikan, yang terbaik untuk anaknya
Ayah yang putus asa, dengan mata yang kosong
Tidak dapat menafkahi, keluarganya dengan layak
Tapi di tengah kemiskinan, masih ada harapan
Harapan untuk hidup, yang lebih baik
Harapan untuk anak-anak, yang dapat bersekolah
Harapan untuk ibu dan ayah, yang dapat bekerja dengan layak
Kemiskinan, tidak dapat mengalahkan
Semangat dan harapan, yang masih ada di hati
Kita harus berjuang, untuk mengatasi kemiskinan
Dan menciptakan, hidup yang lebih baik.
Karanganyar, 15 Maret 2025
Penjilat Uang Rakyat
Di tengah kota, yang sibuk dan ramai
Terdapat sosok, yang meminta dengan tangan terbuka
Pengemis uang, dengan mata yang memelas
Mengharapkan sedekah, dari orang yang berlalu
Tapi siapa sangka, di balik wajah yang memelas
Terdapat rencana, yang licik dan culas
Mengemis uang, bukan karena kemiskinan
Tapi karena malas, dan tidak mau bekerja
Uang yang dikumpulkan, tidak digunakan untuk makan
Tapi untuk membeli, barang-barang yang tidak berguna
Pengemis uang, yang tidak memiliki rasa malu
Menghina martabat, dan merusak nama baik
📚 Artikel Terkait
Rakyat yang baik, janganlah tertipu
Dengan wajah yang memelas, dan kata-kata yang manis
Lihatlah ke dalam, dan temukan kebenaran
Janganlah memberikan, uang kepada pengemis yang tidak jujur.
Karanganyar, 15 Maret 2025
Memandang Wajah Indonesia
Dari ujung barat, hingga ujung timur
Indonesia, tanah airku yang tercinta
Dengan keindahan alam, yang tak terhingga
Menjadi sumber kebanggaan, bagi anak-anak muda
Dari gunung Jayawijaya, hingga pantai Kuta
Indonesia, negara yang kaya akan budaya
Dengan lebih dari 17.000 pulau, yang indah dan unik
Menjadi destinasi wisata, yang tak terlupakan
Dari Sumatera, hingga Papua
Indonesia, tanah airku yang beragam
Dengan suku-suku yang berbeda, dan bahasa yang beragam
Menjadi kekuatan, bagi negara yang kuat dan berdaulat
Memandang Indonesia, dengan mata yang bangga
Melihat keindahan, dan kekayaan alam
Merasakan kehangatan, dan kebersamaan
Menjadi bagian, dari Indonesia yang kuat dan berdaulat
Indonesia, tanah airku yang tercinta
Aku akan selalu mencintaimu, dan membanggakanmu.
Karanganyar, 17 Maret 2025
Aku Mencintai Indonesia
Tanah airku, Indonesia yang tercinta
Dengan keindahan alam, yang tak terhingga
Dari ujung barat, hingga ujung timur
Aku mencintaimu, dengan sepenuh hati
Dari gunung Jayawijaya, hingga pantai Kuta
Aku melihat keindahan, yang tak terlupakan
Dengan lebih dari 17.000 pulau, yang indah dan unik
Aku mencintaimu, dengan cinta yang tak pernah berhenti
Dari Sumatera, hingga Papua
Aku melihat keberagaman, yang menjadi kekuatan
Dengan suku-suku yang berbeda, dan bahasa yang beragam
Aku mencintaimu, dengan cinta yang tak pernah berhenti
Aku mencintai Indonesia, dengan sepenuh hati
Dengan keindahan alam, dan keberagaman budaya
Aku akan selalu mencintaimu, dan membanggakanmu
Indonesia, tanah airku yang tercinta.
Karanganyar 17 Maret 2025
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






