POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Puisi-Puisi Armen Setiaji Untung

RedaksiOleh Redaksi
May 8, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

DAHI BERSUJUD KE DALAM

Dahiku
lebih percaya pada luka
daripada lantai sajadah.

Ia bersujud ke dalam
mencari tuhan
di sela kerut usia.

2025

PUNGGUNG YANG TAK SELESAI DITULIS

Punggungku halaman terakhir
dari kitab yang tak punya sampul.

Selalu ditulis
selalu dihapus
selalu berdarah
setiap ingin menutup bab.

2025

TULANG-TULANG YANG BERDOA

Tulang-tulangku shalat dalam diam
mereka tak pakai kiblat
tak pakai waktu
tak pakai tubuh
hanya sunyi yang tahu
mereka sedang sujud.

2025

LAUTAN DI DALAM KOTAK

Ada hari-hari yang terjebak
di dalam kotak,
yang berisi laut,
gelombang yang terjepit
oleh dinding kaca,
tapi tidak ada yang tahu
bagaimana ia bisa berenang.

Di luar,
hujan turun dalam hitungan mundur,
membangunkan kota yang sedang tidur,
menyebarkan bau logam,
seperti darah yang terciprat di lantai.

Mereka berkata,
kita harus bergerak,
tapi ke mana?

Apakah kita bergerak
untuk menuju sesuatu
atau hanya bergerak
untuk menipu waktu?

📚 Artikel Terkait

JINGGA ADA UNTUK SENJA

Kabinet Merah Putih Yang Gemuk

ChatGPT dan Revolusi Pembelajaran: Melangkah Bersama Teknologi Menuju Masa Depan Gemilang

Nurmiaty: Buku Adalah Jendela Dunia

Kita berjalan di jalan yang tak ada,
seperti bayang-bayang
yang mengikuti,
meski tahu
bahwa tidak ada yang pernah menang,
karena permainan ini
sudah dimulai tanpa kita.

Di belakang kaca,
mereka menonton,
dengan mata yang kosong,
memainkan puzzle
yang tidak pernah bisa diselesaikan,
sementara di dalam kotak,
laut terus bergerak tanpa suara,
tanpa kita yang bertanya.

2025

SERAGAM PULANG PERGI

Setiap pagi, seragamku
menyelinap ke luar rumah
dengan langkah pelan-pelan,
seperti maling kenangan.

Ia duduk sendiri di halte,
menunggu angkot
yang tak kunjung lewat
karena sopirnya sedang mogok
menuntut upah yang bisa dibawa pulang,
bukan cuma dicatat di papan tulis utang.

Seragam tak pergi ke sekolah.
Ia berjalan ke pasar,
membeli sayur-sayur layu
yang ingin pensiun dari piring rakyat.

Kadang, duduk di warung kopi,
mendengarkan ibu-ibu bercerita
tentang anak-anak yang rajin
berbaris di depan ponsel,
bukan di depan guru.

Sore hari, seragam pulang
dengan kantong berisi angin
dan aroma bawang yang sudah tua.

Ia mengetuk lemari pelan:
“Ibu, aku sudah pulang.
Maaf, tadi aku belajar dari jalanan lagi.”

Ibu membukakan pintu lemari
seperti membuka pintu surga kecil,
lalu menggantung seragam
di samping sepasang doa
yang masih basah oleh peluh.

2025

KELAS DALAM MIMPI

Malam itu aku tidur
di atas buku pelajaran,
kaki menyelip ke dalam seragam
yang masih hangat oleh setrikaan ibu.

Aku bermimpi berada di kelas
yang dindingnya
terbuat dari papan pengumuman,
atapnya
dari pertanyaan-pertanyaan tak terjawab,
dan lantainya
dari serbet bekas kantin.

Guru datang tanpa wajah,
membawa kapur
yang menulis sendiri di udara
setiap huruf berubah jadi nasi,
lalu jadi keringat,
lalu jadi rapor yang bisa dimakan.

Teman sebangkuku
adalah lemari kecil
yang setiap kali dibuka
menawarkan pelajaran tambahan:
cara melipat harapan,
cara menyimpan lapar,
cara menutup mulut
saat ingin menangis.

Di pojok kelas ibu duduk
sebagai murid paling sunyi.
Ia tidak mencatat,
tapi menggambar panci,
lemari es,
dan angka-angka dalam bon hutang.

Ketika bel pulang berbunyi,
semua murid berubah
jadi seragam kosong
yang tergantung di tali jemuran.

Aku terbangun,
menemukan ibu
sedang mengemasi mimpi
ke dalam kotak makan siangku.

2025

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Perpustakaan Sekolah Jangan Dibiarkan Jalan Sendiri

Perpustakaan Sekolah Jangan Dibiarkan Jalan Sendiri

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00