• Latest

Nurmiaty: Buku Adalah Jendela Dunia

Mei 8, 2018
9fdb3c1c-1879-4f8c-9aa8-02113678bceb

Warisan Musik Aceh dari Gampong Padang Manggeng

April 21, 2026
Ilustrasi siluet pasangan dengan hati retak melambangkan cemburu, konflik emosional, dan hubungan yang rapuh

Cemburu Membunuh Perempuan

April 21, 2026
Nurmiaty: Buku Adalah Jendela Dunia - 1001348646_11zon | Banda Aceh | Potret Online

Kisah Perempuan – Lubna dari CĂłrdoba

April 21, 2026
Nurmiaty: Buku Adalah Jendela Dunia - 1001353319_11zon | Banda Aceh | Potret Online

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

April 21, 2026
3753a9dd-0c43-46a6-9577-711a7479d4d5

Misogini Genital (Di) Kartini Digital

April 21, 2026
IMG_0878

Perempuan di Titik Klimaks

April 21, 2026
Nurmiaty: Buku Adalah Jendela Dunia - 1001361361_11zon | Banda Aceh | Potret Online

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

April 21, 2026
d2a5b58f-c424-41eb-91dc-d0a057017eda

Menguak Kenangan Orkes Mekar Melati Manggeng dan Para Musisi Muda

April 21, 2026
Rabu, April 22, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Nurmiaty: Buku Adalah Jendela Dunia

Redaksi by Redaksi
Mei 8, 2018
in Banda Aceh, Pendidikan
Reading Time: 2 mins read
0
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Banda Aceh – Di Banda Aceh, Gerakan Nasional Orangtua Membacakan Buku (Gernas Baku) resmi di-launching oleh Bunda PAUD Aceh Darwati A Gani didampingi oleh Bunda PAUD Banda Aceh Nurmiaty AR, Sabtu (5/5/2018).

Acaranya dipusatkan di Mushalla Balai Kota Banda Aceh, tak jauh dari TK-PAUD Salsabila. Tema yang diangkat yakni “Menumbuhkan Minat Membaca Pada Anak Jauh Penting Daripada Anak Dapat Cepat Membaca”.

Dalam sambutannya, Darwati A Gani mengatakan sesuai dengan tema yang diusung, menumbuhkan minat baca pada anak lebih penting daripada anak cepat membaca. Hal ini berdasar pada rasa ingin tahu yang besar, yang akhirnya memacu anak cepat membaca.

Baca Juga
  • Mustaqim dan Sekolah Pemimpinnya
  • JANGAN BERI IKAN, BERILAH KAIL

“Untuk meningkatkan minat dan rasa ingin tahu anak, maka diperlukan pendampingan orangtua melalui kegiatan bercerita dan membacakan buku kepada anak,” kata istri Gubernur Aceh ini.
“Kebiasaan orangtua kita di masa lalu yang begitu tekun mengajarkan Alquran kepada anak-anaknya harus digalakkan kembali kepada ibu-ibu era milenial. Jadikan waktu bakda Magrib sebagai waktu keluarga atau dalam istilah trend saat ini adalah quality time.”

Sebagai orang tua, sambungnya, sangat penting mengasah keterampilan dan pengetahuan guna menghadirkan suasana yang nyaman bagi anak dengan membaca buku. “Sehingga secara perlahan, ketergantungan terhadap gawai bisa ditinggalkan, dan anak-anak kita lebih memilih buku dari tablet atau HP,” ujarnya seraya mengajak para orang tua untuk menjadikan budaya baca sebagai salah satu faktor penting dalam list aktivitas harian anak.
Senada dengan Darwati, Bunda PAUD Banda Aceh Nurmiaty AR mengatakan melalui Gernas Baku diharapkan dapat terwujud kebiasaan yang baik di lingkungan keluarga yang akan mendorong tumbuhnya minat baca anak sejak dini. “Selain itu, kebiasaan ini dapat mempererat hubungan emosional antara anak dengan orang tuanya.”

Baca Juga
  • Siswa SLBN Simeulue Raih Juara 2 Tenis Meja KOSN Aceh
  • IPHI Aceh Santuni 50 Yatim

Menurutnya, gerakan ini ditujukan untuk anak usia dini dalam rangka mendukung pengembangan kemampuan literasi anak melalui peran orang tua. “Gernas Baku merupakan gerakan untuk mendukung inisiatif dan peran keluarga dalam meningkatkan minat baca anak melalui pembiasaan di rumah, satuan PAUD, dan masyarakat.”

Ia menambahkan, budaya literasi salah satu syarat mutlak majunya suatu bangsa. “Membaca adalah senjata ampuh yang mampu mengikis kebodohan, kemiskinan, dan ketertinggalan. Buku merupakan jendela dunia dan membaca merupakan salah satu langkah untuk membuka jendela itu,” ungkapnya.

Baca Juga
  • Terkikisnya Etika Pelajar
  • Jelajah Literasi di Pulau Aceh

Dalam kesempatan itu ia juga mengatakan cara paling sederhana untuk membuat orang-orang menyukai membaca adalah dengan cara memberikan bacaan yang ia sukai. “Anak-anak diberikan buku baca bergambar dulu. Remaja diberikan buku-buku cerita yang sarat nilai pendidikan, atau yang memuat pengetahuan.”

“Sesuaikan dengan usia dan kebutuhan anak. Jangan diberikan buku-buku dengan materi serius dan berat untuk anak-anak. Hal tersebut tentu akan membosankan dan dapat membunuh semangat membacanya,” pesannya seraya mengharapkan program ini dapat meningkatkan minat baca masyarakat Aceh khususnya Banda Aceh, yang kelak bisa berdampak pada semakin membaiknya kualitas SDM generasi masa depan.

Di antara tamu undangan terlihat hadir pada acara ini Wakil Bunda PAUD Aceh Dyah Erti Idawati, Ketua Dharma Wanita Persatuan Aceh Syamsiarni, Wakil Bunda PAUD Banda Aceh Fauziah, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Buraida.

Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post

Fauziah: Songket Banda Aceh Sangat Diminati oleh Wisatawan

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com