POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home #Kontemplasi

Anak Bukan Utang

Ilhamdi Sulaiman by Ilhamdi Sulaiman
Mei 7, 2025
in #Kontemplasi, Adat, Agama, Agama Islam, Anak
0
Anak Bukan Utang - 1000559169_11zon | #Kontemplasi | Potret Online

Oleh Ilhamdi Sulaiman

Sebagai orang tua yang telah membesarkan anaknya, sering kali beranggapan adalah anak sebagai tabungan masa  depannya. Pikiran seperti ini sebenarnya sangat keliru sekali. Anak bukan lah aset/tabungan di hari tua kita. Membesarkan anak adalah sebuah kewajiban,  ia adalah amanah yang dititipkan oleh pencipta alam semesta ini untuk tumbuh dan berkembang sesuai agama,adat istiadat dan kita sebagai orang tua wajib membimbingnya ke arah tersebut.

Ada sebahagian orang tua beranggapan dan berharap sang anak  harus balas budi pada orang tua!”.  Sering kali kita  mendengar kalimat “ Balas budi “sebagai perjanjian tak tertulis. Kalaulah kalimat ini terdengar oleh sang anak, maka secara tidak sadar menanamkan beban psikologis pada anak.

Baca Juga
  • WhatsApp-Image-2022-02-07-at-23.01.55_11zon
    Kajian
    Filosofi Zakat Perdagangan: Menimbang Nilai di Balik Dinamika Pasar
    07 Apr 2026
  • Anak Bukan Utang - 2025 06 22 17 27 47 | #Kontemplasi | Potret Online
    #Kriminal
    Doa Seorang Ayah yang Tenggelam di Balik Dinding Pesantren
    22 Jun 2025

Esai ini  hanyalah perenungan saya bahwa , tanggung jawab, dan pengasuhan sejatinya bukanlah transaksi, melainkan bentuk kewajiban  yang tulus, tanpa ada  syarat dan mengasuh/membesarkan. Memberikan sesuatu yang terbaik pada anak memang hak anak yang harus kita penuhi,bukan utang atau pinjaman yang kelak harus dilunasi oleh sang anak. Jika konsep membesarkan anak dipahami sebagai investasi, maka betapa menderitanya anak-anak yang tak pernah memilih siapa orang tuanya.

Kalaupun kelak sang anak berhasil secara finansial, ia sepenuhnya berhak menentukan sikap: apakah akan membantu orang tuanya dengan ikhlas atau memilih jalannya sendiri. Itu hak mereka. Sebagai orang tua, kita hanya bisa bersyukur bila anak-anak kita tumbuh bahagia dan mampu meraih hidup yang mereka inginkan.

Baca Juga
  • 332cedb5-e6db-41bf-947d-3c3b781b4b41
    Artikel
    Benteng Tauhid dan Sauh Keselamatan: Menjangkar Makrifat di Dermaga Eskatologi.
    19 Apr 2026
  • 5d956ca3-9c7f-40fe-9646-15e1e1e2a0dc
    Artikel
    Anatomi Eksistensi: Menemukan Kemerdekaan Batin dalam “Kefakiran” Semesta
    13 Apr 2026

Esai pendek ini sejatinya saya tulis untuk diri saya sendiri, sebagai pengingat dalam peran saya sebagai orang tua. Saya tidak memaksa Anda untuk sepakat. Cukup jika Anda bersedia merenung sejenak.

Malam,6 Mai 2025 pukul 23.11 WIB. Dalam kesendirian

Baca Juga
  • Anak Bukan Utang - 1ffa32d2 6b7b 499c 85cc 10f6b8a96c5d | #Kontemplasi | Potret Online
    Anak
    Saat Kata-Kata Menjadi Kekerasan yang Menghancurkan
    18 Feb 2026
  • Anak Bukan Utang - IMG_4151 | #Kontemplasi | Potret Online
    # Koruptor
    Cermin Retak Pendidikan Kita
    05 Sep 2025

Ilhamdi Sulaiman

Previous Post

Mengapa Bangsa Gagal?Analisis Kritis atas Pudarnya Nalar Panjang dan Dangkalan Kesadaran dalam Masyarakat Post-Kolonial

Next Post

Selamat Datang di Negeri Para Pengangguran

Next Post
Anak Bukan Utang - 2025 05 07 18 38 37 | #Kontemplasi | Potret Online

Selamat Datang di Negeri Para Pengangguran

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah