Dengarkan Artikel
Oleh Zhafira Putroe Rendra
Siswa Kelas XII SMAN 10 Fajar Harapan, Banda Aceh
Wisuda siswa telah menjadi tradisi yang umum di banyak sekolah. Tidak hanya di tingkat perguruan tinggi dan SMA, tetapi juga di SD, bahkan PAUD. Namun, apakah wisuda siswa benar-benar bermanfaat atau justru menjadi beban yang berlebihan bagi siswa dan orang tua?
Mungkin di satu sisi, banyak yang berpandangan bahwa wisuda siswa dapat menjadi acara yang menyenangkan , penuh kenangan dan tentu saja membanggakan bagi siswa, orang tua dan guru terutama dapat menjadi momen yang tepat untuk merayakan prestasi siswa dan menghargai usaha mereka selama ini.
Namun, di sisi lain, wisuda siswa juga dapat menjadi beban yang berlebihan bagi siswa dan orang tua. Biaya wisuda yang mahal dapat menjadi beban bagi orang tua, apalagi jika diadakan dengan skala besar. Banyak permintaan yang harus dipenuhi , selain busana yang harus seragam, sewa toga, gedung konsumsi semua dibebankan kepada siswa. Selain itu, wisuda juga dapat menimbulkan tekanan pada siswa untuk tampil sempurna.
📚 Artikel Terkait
Pertanyaan yang perlu dipertanyakan adalah, apakah wisuda siswa benar-benar bermanfaat bagi siswa? Apakah wisuda siswa dapat meningkatkan motivasi siswa untuk belajar dan mencapai tujuan? Atau apakah wisuda siswa hanya menjadi ajang komersialisasi pendidikan?
Dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi perdebatan tentang manfaat wisuda siswa. Beberapa pihak berpendapat bahwa wisuda siswa tidak memiliki manfaat yang signifikan bagi siswa SD, karena mereka masih harus melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Namun, pihak lain berpendapat bahwa wisuda siswa dapat menjadi momen yang penting bagi siswa untuk merayakan prestasi dan menghargai usaha mereka.
Pada akhirnya, keputusan untuk mengadakan wisuda siswa harus dipertimbangkan dengan hati-hati. Sekolah dan orang tua perlu memastikan bahwa wisuda siswa tidak menjadi beban yang berlebihan bagi siswa dan orang tua. Wisuda siswa harus diadakan dengan sederhana dan tidak menimbulkan tekanan pada siswa.
Umumnya di SMA di Aceh, acara semacam itu dilakukan masih dalam batas wajar layaknya acara Perpisahan atau Pelepasan Siswa tanpa gemerlap wisuda dengan baju “Toga” .
Dengan demikian Perpisahan siswa dapat menjadi acara yang penuh kenangan, khidmad dan membanggakan bagi semua pihak yang terlibat.
Banda Aceh, 30 Mei 2025
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






