Dengarkan Artikel
Oleh Habibaturrohmah
(Duta Puisi Esai Nasional dari Jawa Tengah)
Kisah ini menggambarkan dampak negatif sampah terhadap lingkungan sekitar, seperti peningkatan metana yang memperburuk perubahan iklim dan polusi plastik yang merusak ekosistem laut. Ditujukan kepada masyarakat, perusahaan, dan konsumen, untuk mengurangi sampah, mendaur ulang, dan memilih kemasan ramah lingkungan.
Konsumsi tumbuh, bumi pun merintih,
Sampah mengalir, seiring langkah yang tak terbendung,
Banyak jiwa, tiap hari tak terhitung,
Jejaknya menoreh, tak terelakkan, menyentu tanah yang kian rapuh
Di tempat pembuangan akhir, cerita pun berakhir,
Namun di sana, metana meledak bebas,
Gas berbahaya, lebih kuat dari CO2,
Mengepung langit, mengubah wajah dunia.
Tak hanya daratan, laut pun merana,
Plastik tercurah, meracuni kehidupan,
Hewan laut terperangkap, diam merintih,
Di dalam sunyi, ekosistem terancam hilang.
Namun di balik gelap, masih ada harapan,
Perusahaan merenung, mencari jejak solusi,
Kemasan yang dapat diulang,
Tak terbuang percuma,
Daur ulang adalah jalan, yang menyelamatkan bumi yang terluka.
Bumi ini bukan milik kita yang fana,
Ia warisan hidup, yang harus dijaga bersama,
Dengan kesadaran, dengan niat yang tulus,
Sampah berkurang, alam pun terjaga
📚 Artikel Terkait
Hutan yang dulu bernyanyi,
Daunnya berbisik bersama angin,
Akar-akar merayap dalam keheningan,
Menjaga bumi agar tetap seimbang.
Namun manusia datang membawa gergaji,
Membelah batang-batang yang telah berabad berdiri,
Menjadikan tanah lapang, sebagai bangunan kota,
Membakar sisa-sisa yang pernah menjadi paru-paru dunia
Bumi kita yang dulu hijau,
Sekarang dipenuhi reruntuhan,
Pohon-pohon tumbang di tangan pembangunan,
Di mana udara segar kini langka,
Di mana kehidupan mulai hilang,
Namun ada secercah harapan di tengah kegelapan
Asap mengepul, langit pun menangis,
Sungai kehilangan sumbernya,
Binatang berlarian tanpa rumah,
Hutan berubah menjadi cerita usang.
Bumi, tanah yang kita pijak,
Kini merintih dalam kesunyian,
Suara alam tertutupi deru mesin,
Udara yang kita hirup, dipenuhi oleh racun,
Gas karbon, lebih banyak dari sebelumnya,
Meninggalkan jejak hitam di langit biru,
Membakar harapan yang dulu cerah.
Fosil yang kita gunakan,
Mungkin memberi kemajuan,
Namun menghabiskan masa depan,
Sumber daya yang tak terbarukan,
Mengancam kehidupan,
Daur ulang, salah satu jalan,
Kemasan yang bisa digunakan kembali,
Menjadi solusi bagi sampah yang tak terurai,
Dengan langkah kecil,
Kita bisa mengubah dunia,
Mengurangi jejak plastik yang merusak laut,
Membantu bumi, yang terperangkap dalam tumpukan sampah,
Melawan polusi yang semakin meningkat
Bumi ini adalah rumah kita bersama,
Bukan hanya untuk kita,
Tetapi juga bagi masa depan,
Dengan kesadaran, kita bisa menyelamatkan apa yang tersisa,
Mengurangi konsumsi,
Memilih yang ramah lingkungan,
Dan dengan setiap tindakan kecil,
Kita bisa memberi harapan, bagi bumi yang terluka ini.
Catatan kaki: https://terrapass.com/blog/biggest-environmental-problems-of-2024/
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






