• Latest
Di Antara Puing-Puing Harapan - a1d71bbf 43be 4fd9 9079 c0a6dec6215e | Lingkungan | Potret Online

Di Antara Puing-Puing Harapan

Februari 12, 2025
9fdb3c1c-1879-4f8c-9aa8-02113678bceb

Warisan Musik Aceh dari Gampong Padang Manggeng

April 21, 2026
Ilustrasi siluet pasangan dengan hati retak melambangkan cemburu, konflik emosional, dan hubungan yang rapuh

Cemburu Membunuh Perempuan

April 21, 2026
Di Antara Puing-Puing Harapan - 1001348646_11zon | Lingkungan | Potret Online

Kisah Perempuan – Lubna dari Córdoba

April 21, 2026
Di Antara Puing-Puing Harapan - 1001353319_11zon | Lingkungan | Potret Online

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

April 21, 2026
3753a9dd-0c43-46a6-9577-711a7479d4d5

Misogini Genital (Di) Kartini Digital

April 21, 2026
IMG_0878

Perempuan di Titik Klimaks

April 21, 2026
Di Antara Puing-Puing Harapan - 1001361361_11zon | Lingkungan | Potret Online

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

April 21, 2026
d2a5b58f-c424-41eb-91dc-d0a057017eda

Menguak Kenangan Orkes Mekar Melati Manggeng dan Para Musisi Muda

April 21, 2026
Rabu, April 22, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Di Antara Puing-Puing Harapan

Redaksi by Redaksi
Februari 12, 2025
in Lingkungan, Puisi Essay
Reading Time: 3 mins read
0
Di Antara Puing-Puing Harapan - a1d71bbf 43be 4fd9 9079 c0a6dec6215e | Lingkungan | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh Habibaturrohmah
(Duta Puisi Esai Nasional dari Jawa Tengah)

Kisah ini menggambarkan dampak negatif sampah terhadap lingkungan sekitar, seperti peningkatan metana yang memperburuk perubahan iklim dan polusi plastik yang merusak ekosistem laut. Ditujukan kepada masyarakat, perusahaan, dan konsumen, untuk mengurangi sampah, mendaur ulang, dan memilih kemasan ramah lingkungan.

Baca Juga
  • AKSI! Pemuda Bergerak, Pelestarian Lingkungan
  • Cut Safarina: Cinta Itu Butuh Bukti


Konsumsi tumbuh, bumi pun merintih,
Sampah mengalir, seiring langkah yang tak terbendung,
Banyak jiwa, tiap hari tak terhitung,
Jejaknya menoreh, tak terelakkan, menyentu tanah yang kian rapuh

Di tempat pembuangan akhir, cerita pun berakhir,
Namun di sana, metana meledak bebas,
Gas berbahaya, lebih kuat dari CO2,
Mengepung langit, mengubah wajah dunia.

Baca Juga
  • Ratusan Masyarakat Beutong Ateuh Banggalang Kembali Lakukan Aksi Penolakan Tambang PT. EMM
  • WALHI: BPMA dan DLHK Aceh Jangan Jadi Humas Medco

Tak hanya daratan, laut pun merana,
Plastik tercurah, meracuni kehidupan,
Hewan laut terperangkap, diam merintih,
Di dalam sunyi, ekosistem terancam hilang.

Namun di balik gelap, masih ada harapan,
Perusahaan merenung, mencari jejak solusi,
Kemasan yang dapat diulang,
Tak terbuang percuma,
Daur ulang adalah jalan, yang menyelamatkan bumi yang terluka.

Baca Juga
  • Tadarus di Bawah Cahaya Lampu Masjid
  • Kepiting Dalam Baskom

Bumi ini bukan milik kita yang fana,
Ia warisan hidup, yang harus dijaga bersama,
Dengan kesadaran, dengan niat yang tulus,
Sampah berkurang, alam pun terjaga

Hutan yang dulu bernyanyi,
Daunnya berbisik bersama angin,
Akar-akar merayap dalam keheningan,
Menjaga bumi agar tetap seimbang.

Namun manusia datang membawa gergaji,
Membelah batang-batang yang telah berabad berdiri,
Menjadikan tanah lapang, sebagai bangunan kota,
Membakar sisa-sisa yang pernah menjadi paru-paru dunia

Bumi kita yang dulu hijau,
Sekarang dipenuhi reruntuhan,
Pohon-pohon tumbang di tangan pembangunan,
Di mana udara segar kini langka,
Di mana kehidupan mulai hilang,
Namun ada secercah harapan di tengah kegelapan

Asap mengepul, langit pun menangis,
Sungai kehilangan sumbernya,
Binatang berlarian tanpa rumah,
Hutan berubah menjadi cerita usang.

Bumi, tanah yang kita pijak,
Kini merintih dalam kesunyian,
Suara alam tertutupi deru mesin,
Udara yang kita hirup, dipenuhi oleh racun,
Gas karbon, lebih banyak dari sebelumnya,
Meninggalkan jejak hitam di langit biru,
Membakar harapan yang dulu cerah.

Fosil yang kita gunakan,
Mungkin memberi kemajuan,
Namun menghabiskan masa depan,
Sumber daya yang tak terbarukan,
Mengancam kehidupan,

Daur ulang, salah satu jalan,
Kemasan yang bisa digunakan kembali,
Menjadi solusi bagi sampah yang tak terurai,
Dengan langkah kecil,
Kita bisa mengubah dunia,
Mengurangi jejak plastik yang merusak laut,
Membantu bumi, yang terperangkap dalam tumpukan sampah,
Melawan polusi yang semakin meningkat

Bumi ini adalah rumah kita bersama,
Bukan hanya untuk kita,
Tetapi juga bagi masa depan,
Dengan kesadaran, kita bisa menyelamatkan apa yang tersisa,
Mengurangi konsumsi,
Memilih yang ramah lingkungan,
Dan dengan setiap tindakan kecil,
Kita bisa memberi harapan, bagi bumi yang terluka ini.


Catatan kaki: https://terrapass.com/blog/biggest-environmental-problems-of-2024/

Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post
Di Antara Puing-Puing Harapan - 9f2ddff3 10e0 41d3 a44b a605d11f9ccd | Lingkungan | Potret Online

Filosofi Duren Lutfi Azizah Dan Ojol Muhammadiyah

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com