Dengarkan Artikel
Di Mana Keadilan Tuhan Saat Kita Menderita? Refleksi dari buku Justice of God karya Murtadha Mutahhari
Ada saat-saat dalam hidup ketika pertanyaan paling sunyi tiba-tiba menjadi paling keras. Ketika seorang anak kehilangan orang tuanya. Ketika orang baik justru hidup dalam kesulitan. Ketika ketidakadilan tampak menang, sementara doa terasa menggantung di langit.
Pada saat-saat seperti itu, manusia sering bertanya dengan jujur: Di mana keadilan Tuhan ketika kita menderita? Pertanyaan ini bukanlah pertanyaan baru. Ia telah menjadi pergulatan panjang dalam sejarah manusia—dibahas dalam kitab suci, filsafat, dan refleksi ilmiah tentang kehidupan. Dalam tradisi Islam, tema ini menjadi bagian dari perbincangan teologis tentang keadilan ilahi (al-‘adl al-ilahi).
Buku Justice of God ditulis oleh pemikir Muslim Iran Murtadha Mutahhari pada akhir 1960-an di Tehran. Gagasan-gagasannya lahir dari kuliah dan diskusi intelektual dengan mahasiswa serta masyarakat, pada masa ketika dunia Islam sedang bergulat dengan modernitas, sains, dan pertanyaan-pertanyaan filosofis tentang Tuhan dan penderitaan manusia.
Dalam karya ini, Mutahhari mencoba menjembatani berbagai dimensi pemikiran:
1. Historis, dengan menelusuri perdebatan klasik para teolog tentang keadilan Tuhan.
📚 Artikel Terkait
2. Religius, dengan merujuk pada ayat-ayat Al-Qur’an dan tradisi spiritual Islam.
3. Filosofis, dengan menganalisis persoalan kejahatan dan penderitaan secara rasional.
4. Ilmiah, dengan melihat bagaimana hukum alam, sebab-akibat, dan keteraturan kosmos berperan dalam kehidupan manusia.
Podcast ini lahir dari refleksi atas gagasan tersebut. Bukan untuk memberikan jawaban yang sederhana, tetapi untuk membuka ruang berpikir yang lebih luas—tentang Tuhan, tentang keadilan, dan tentang makna penderitaan dalam kehidupan manusia.
Mungkin, di tengah percakapan ini, Anda akan menemukan sesuatu yang lebih dari sekadar jawaban. Mungkin Anda akan menemukan cara baru memandang penderitaan itu sendiri.
🎧 Tekan tombol play dan dengarkan percakapan lengkapnya. Sebuah perjalanan pemikiran—melintasi sejarah, iman, sains, dan filsafat—tentang satu pertanyaan yang paling manusiawi: mengapa kita menderita, dan di mana keadilan Tuhan di dalamnya.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






