POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Catatan Perjalanan Relawan ke Beutong Ateuh

RedaksiOleh Redaksi
February 7, 2026
Catatan Perjalanan Relawan ke Beutong Ateuh
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh : NA Riya Ison

Alhamdulillah. Akhirnya keinginan lama saya untuk mengunjungi Pondok Pesantren Babul Mukarramah dan ziarah ke makam Tgk. Bantaqiah di Desa Blang Meurandeh, Beutong Ateuh, Kab. Nagan Raya, terwujud. 

Tgk. Bantaqiah, ulama karismatik Aceh, dan 54 santri termasuk putra sulung dan putra keduanya syahid di tangan aparat keamanan pada 23 Juli 1999. 

Sebagian korban dikuburkan di komplek dayah atau Ponpes tradisional tersebut, sedangkan sebagian lagi jasad tidak ditemukan. 

Sampai kini, alasan pembantaian dianggap fitnah dan bukti kesalahan sebagai pemasok senjata dan amunisi GAM dan pemilik ladang ganja tidak dapat dibuktikan.

Dua hari pasca-tragedi kemanusiaan itu saya dan kader Remaja Masjid Raya Baiturrahman (RMRB) membuka posko dan penggalangan bantuan bagi jamaah masjid raya dan warga yang dipusatkan di sekretariat Tabloid Gema Baiturrahman. 

Saya masih ingat, Pak Syaiful, pimpinan Capella Dinamik Sp. Lima Banda Aceh, menitipkan 1 ton beras untuk disalurkan ke Beutong Ateuh. 

Bentuk bantuan lain pun mengalir, seperti pakaian layak dan lainnya. Pakaian itu saya sortir dan satukan sesuai jenis dan ukuran. 

Namun, saat bantuan ditutup dan waktunya pengiriman relawan membawa bantuan ke Ponpes, saya tidak diperbolehkan ikut serta. 

Ustadz Amir Hamzah, selaku Pimpinan Usaha Tab. Gema Baiturrahman, khawatir dengan keselamatan saya, karena saya yang berasal dari Bandar Lampung dan saat itu baru menetap di Aceh Besar tidak pandai berbahasa Aceh. 

Selain itu, alasan Ust. Amir, Anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan simpatisan akan mencurigai dan introgasi pada setiap pihak yang dianggap penyusup.

📚 Artikel Terkait

Membasuh Kesedihan

HABA Si PATok

Sarjana BK Dilarang Menganggur

Tim Pengabdian ISBI Aceh Latih Siswa SMK Menulis Cerpen

Walau kecewa  saya memahami keputusan itu, kuatir juga niat baik ternyata nantinya akan mempersulit kader Remaja MRB saat memberikan bantuan.

Tragedi itu sudah seperempat abad berlalu, tetapi keinginan saya mengunjungi Ponpes milik As-Syahid Tgk. Bantaqiah itu tetap menggebu.  Kemarin, Rabu, 5 Januari 2026, bertepatan 16 Syakban 1447 H, rindu ke Baitul Mukarramah terpenuhi. 

Alhamdulillah.

Wasilahnya adalah berkah mengantarkan bantuan Sembako plus Sirup Patung, Al Quran, Iqra, Surat Yasin, mukena, dan sarung kerja bareng Pengurus Provinsi Aceh Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI), Persatuan Perempuan Wirausaha (Perwira), Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), dan Forum Silaturrahmi Masjid Serantau (Forsimas).

Sejak Selasa, 3 Februari lalu, pengurus DMDI Aceh yang juga sebagai Pengurus IPHI, Perwira, Forsimas sudah berlabuh di Meulaboh. Rombongan kecil ini menggunakan rent car Hiace menginap di  Tiara, hotel terbaru bahkan belum diresmikan yang berdiri di pusat kota Kabupaten Aceh Barat. 

Setelah memesan kamar hotel dan menyimpan pakaian dan perlengkapan langsung kami beranjak mengantarkan bantuan pada warga Desa (gampong) Tuwi Buya Kecamatan Alue Bilie. Kegiatan dipusatkan di Meunasah (mushalla) setempat. Selesai malam itu juga Tim ini kembali ke penginapan.

Rabu, 6 Februari, tim kembali melanjutkan antar bantuan pada 3 (tiga) titik, yaitu Gampong Babah Suak di sekolah darurat SD Negeri 1 pagi dan SMP Negeri 1 Siang Beutong Ateuh. 

Lalu dilanjutkan rumah warga gampong yang sama. Sebanyak 180 KK/400 jiwa khususnya warga terdampak bencana banjir dan longsor mendapatkan tanda kasih sembako, Al Quran dan surat Yasin titipan sahabat Forsimas, serta sarung, mukena, dan sirup. 

Ibu-ibu dalam rombongan ini Cut Wardani, Indriani dan Herlinawati memberikan salam tempel bagi sejumlah ibu yang ada saat itu. 

Terlihat sebagian warga sudah membangun rumah sendiri dengan memanfaatkan batang durian tumbang dijadikan kayu dan dinding. 

Sedangkan Huntara dengan jumlah kecil kamar penampung keluarga terdampak bencana dengan progres 70 persen yang tersebar di beberapa tempat.

Di rumah belum selesai dibangun milik keluarga Tgk. Zainal Aziz yang juga pemandu tim, tim dijamu makan siang secara sederhana serta disuguhi durian dengan rasa istimewa.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 225x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 208x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 162x dibaca (7 hari)
Dunia di Ambang Krisis dan Perang Dunia Ketiga
Dunia di Ambang Krisis dan Perang Dunia Ketiga
25 Jan 2026 • 134x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 133x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
POTRET Budaya

Memerangi Sampah, Membangun Gerakan Indonesia ASRI

Oleh Tabrani YunisFebruary 6, 2026
digital

Doom Scrolling: Perilaku Baru di Era Digital

Oleh Tabrani YunisJanuary 31, 2026
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
190
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
97
Postingan Selanjutnya
GELIS, Gerakan Literasi dan Inspirasi Sekolah

GELIS, Gerakan Literasi dan Inspirasi Sekolah

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00