POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Banjir bandang

Catatan Perjalanan Relawan ke Beutong Ateuh

Redaksi by Redaksi
Februari 7, 2026
in Banjir bandang, Beutong Ateuh, Catatan Perjalanan
0
Catatan Perjalanan Relawan ke Beutong Ateuh - 21cf0b34 b11b 4c3c ac5b 54062447668a | Banjir bandang | Potret Online

Oleh : NA Riya Ison

Alhamdulillah. Akhirnya keinginan lama saya untuk mengunjungi Pondok Pesantren Babul Mukarramah dan ziarah ke makam Tgk. Bantaqiah di Desa Blang Meurandeh, Beutong Ateuh, Kab. Nagan Raya, terwujud. 

Tgk. Bantaqiah, ulama karismatik Aceh, dan 54 santri termasuk putra sulung dan putra keduanya syahid di tangan aparat keamanan pada 23 Juli 1999. 

Catatan Perjalanan Relawan ke Beutong Ateuh - 7D61A0D9 3A3C 47B1 95DA 31416D485C5C scaled | Banjir bandang | Potret Online
Baca Juga
Banda Aceh
Bersama Redaktur Majalah Potret Bercerita di Remang Lampu Kota
27 Mar 2023

Sebagian korban dikuburkan di komplek dayah atau Ponpes tradisional tersebut, sedangkan sebagian lagi jasad tidak ditemukan. 

Sampai kini, alasan pembantaian dianggap fitnah dan bukti kesalahan sebagai pemasok senjata dan amunisi GAM dan pemilik ladang ganja tidak dapat dibuktikan.

Catatan Perjalanan Relawan ke Beutong Ateuh - 3dcc81f5 af9b 44d0 bb75 192955834d7f | Banjir bandang | Potret Online
Baca Juga
#Korban Bencana
Sebuah Puisi Esai tentang Bencana Sumatra dan Luka Ekologis(12)
31 Des 2025

Dua hari pasca-tragedi kemanusiaan itu saya dan kader Remaja Masjid Raya Baiturrahman (RMRB) membuka posko dan penggalangan bantuan bagi jamaah masjid raya dan warga yang dipusatkan di sekretariat Tabloid Gema Baiturrahman. 

Saya masih ingat, Pak Syaiful, pimpinan Capella Dinamik Sp. Lima Banda Aceh, menitipkan 1 ton beras untuk disalurkan ke Beutong Ateuh. 

Catatan Perjalanan Relawan ke Beutong Ateuh - 015d1fa7 a1ec 4be9 88ff 085b6c469014 | Banjir bandang | Potret Online
Baca Juga
#Korban Bencana
Aceh Tidak Bangkit Memberontak, Aceh Sedang Berduka
31 Des 2025

Bentuk bantuan lain pun mengalir, seperti pakaian layak dan lainnya. Pakaian itu saya sortir dan satukan sesuai jenis dan ukuran. 

Namun, saat bantuan ditutup dan waktunya pengiriman relawan membawa bantuan ke Ponpes, saya tidak diperbolehkan ikut serta. 

Ustadz Amir Hamzah, selaku Pimpinan Usaha Tab. Gema Baiturrahman, khawatir dengan keselamatan saya, karena saya yang berasal dari Bandar Lampung dan saat itu baru menetap di Aceh Besar tidak pandai berbahasa Aceh. 

Selain itu, alasan Ust. Amir, Anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan simpatisan akan mencurigai dan introgasi pada setiap pihak yang dianggap penyusup.

Walau kecewa  saya memahami keputusan itu, kuatir juga niat baik ternyata nantinya akan mempersulit kader Remaja MRB saat memberikan bantuan.

Tragedi itu sudah seperempat abad berlalu, tetapi keinginan saya mengunjungi Ponpes milik As-Syahid Tgk. Bantaqiah itu tetap menggebu.  Kemarin, Rabu, 5 Januari 2026, bertepatan 16 Syakban 1447 H, rindu ke Baitul Mukarramah terpenuhi. 

Alhamdulillah.

Wasilahnya adalah berkah mengantarkan bantuan Sembako plus Sirup Patung, Al Quran, Iqra, Surat Yasin, mukena, dan sarung kerja bareng Pengurus Provinsi Aceh Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI), Persatuan Perempuan Wirausaha (Perwira), Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), dan Forum Silaturrahmi Masjid Serantau (Forsimas).

Sejak Selasa, 3 Februari lalu, pengurus DMDI Aceh yang juga sebagai Pengurus IPHI, Perwira, Forsimas sudah berlabuh di Meulaboh. Rombongan kecil ini menggunakan rent car Hiace menginap di  Tiara, hotel terbaru bahkan belum diresmikan yang berdiri di pusat kota Kabupaten Aceh Barat. 

Setelah memesan kamar hotel dan menyimpan pakaian dan perlengkapan langsung kami beranjak mengantarkan bantuan pada warga Desa (gampong) Tuwi Buya Kecamatan Alue Bilie. Kegiatan dipusatkan di Meunasah (mushalla) setempat. Selesai malam itu juga Tim ini kembali ke penginapan.

Rabu, 6 Februari, tim kembali melanjutkan antar bantuan pada 3 (tiga) titik, yaitu Gampong Babah Suak di sekolah darurat SD Negeri 1 pagi dan SMP Negeri 1 Siang Beutong Ateuh. 

Lalu dilanjutkan rumah warga gampong yang sama. Sebanyak 180 KK/400 jiwa khususnya warga terdampak bencana banjir dan longsor mendapatkan tanda kasih sembako, Al Quran dan surat Yasin titipan sahabat Forsimas, serta sarung, mukena, dan sirup. 

Ibu-ibu dalam rombongan ini Cut Wardani, Indriani dan Herlinawati memberikan salam tempel bagi sejumlah ibu yang ada saat itu. 

Terlihat sebagian warga sudah membangun rumah sendiri dengan memanfaatkan batang durian tumbang dijadikan kayu dan dinding. 

Sedangkan Huntara dengan jumlah kecil kamar penampung keluarga terdampak bencana dengan progres 70 persen yang tersebar di beberapa tempat.

Di rumah belum selesai dibangun milik keluarga Tgk. Zainal Aziz yang juga pemandu tim, tim dijamu makan siang secara sederhana serta disuguhi durian dengan rasa istimewa.

Next Post
Catatan Perjalanan Relawan ke Beutong Ateuh - 01abdeb2 cb08 4513 9a92 4c424c7774c3 | Banjir bandang | Potret Online

GELIS, Gerakan Literasi dan Inspirasi Sekolah

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah