Senin, April 20, 2026

Pena yang Tunduk

Februari 2026
Oleh: Redaksi

Oleh Alkhair Aljohore

Kami menulis bukan menunjuk
Kami menulis untuk faham
Kata datang dari sunyi
Bukan dari dada sombong

Ilham itu bukan milik
Hanya singgah seketika
Akal memberi rangka
Emosi memberi warna

Roh menentukan arah
Gaya cuma pakaian makna
Genre hanya jalan berbeza
Tujuan tetap satu

Jika ego mendahului
Tulisan mati sebelum hidup
Engkaulah Sang Maha Karya Cipta

Hamba Yang Faqir
Alkhair Aljohore@1
Malaysia
5.2.26

#

Dedikasi khas untuk Tuan Tabrani

Pena Yang Jujur Tunduk

Menulis bukan medan untuk menegakkan ego, tetapi ruang untuk menundukkan diri. Kata-kata bukan lahir daripada kehebatan kita, melainkan diilhamkan
dan kita sekadar menadah, memilih, lalu menyusunnya dengan amanah. Ada yang berbicara melalui sunyi, ada yang menjerit lewat metafora, ada yang berbisik dalam doa; semuanya berbeza kerana jiwa manusia tidak seragam. IQ memberi bentuk, EQ memberi rasa, SQ memberi arah-namun tanpa rendah hati, semua itu hanya bunyi kosong. Maka penulis yang sedar, akan berjalan perlahan: tidak memuja nama sendiri, tidak mabuk pujian, kerana dia tahu;
pena ini hidup hanya kerana diizinkan-Nya.

Hamba Yang Faqir
Alkhair Aljohore @2
Malaysia

prosa khas buat Tuan Tabrani & panitia Potretonline,Acheh

Tentang Penulis
Majalah Perempuan Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist