Dengarkan Artikel
Oleh Isya Fakriani
Taruni X APAT, SMKN 1 Jeunib, Bireuen
Ketika tokoh teladan dan inspirasi telah berlabuh ke dermaga lain, perasaan kehilangan kerap menyelinap diam-diam. Ada ruang kosong yang tertinggal, ada rindu pada sosok yang selama ini menjadi arah, penuntun, dan penyemangat. Namun pelayaran tak pernah berhenti hanya karena satu kapal berpindah pelabuhan. Laut kehidupan tetap menunggu untuk dijelajahi, dan kita tetaplah para pelayar yang harus melanjutkan perjalanan.
Tokoh teladan bukan sekadar figur yang hadir secara fisik, melainkan nilai-nilai yang ia tanamkan selama berlayar bersama kita. Keteladanan dalam sikap, keteguhan dalam prinsip, dan keikhlasan dalam mengabdi adalah kompas yang ia wariskan. Meski sosoknya tak lagi berdiri di geladak yang sama, arah yang telah ia tunjukkan tetap jelas terbentang.
Kepergian seorang inspirator sejatinya bukan akhir, melainkan ujian kedewasaan. Apakah kita hanya mampu bergantung, atau justru sanggup tumbuh dan menjadi cahaya bagi sekitar? Semangat yang pernah ia nyalakan seharusnya tidak padam, tetapi menjalar dari satu hati ke hati yang lain, dari satu langkah ke langkah berikutnya.
📚 Artikel Terkait
Kini, giliran kita menjaga layar tetap terkembang. Ombak mungkin tak selalu ramah, angin tak selalu searah, namun keyakinan harus tetap utuh. Sebab perjalanan ini bukan hanya tentang sampai tujuan, tetapi tentang bagaimana nilai kebaikan terus hidup di sepanjang pelayaran.
Ketika tokoh teladan telah berlabuh di dermaga lain, kita tak boleh berhenti. Kita melanjutkan dengan doa, dengan kerja nyata, dan dengan kesetiaan pada nilai yang pernah diajarkan. Karena sejatinya, inspirasi sejati tidak pernah benar-benar pergi ia hidup dalam langkah-langkah yang terus kita tapaki dengan penuh semangat dan harapan.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






