• Latest
Aceh, Dua Puluh Satu Tahun Setelah Air Itu Pergi

Negeri Ajaib: Demokrasi Rasa Mi Instan

Desember 30, 2025
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
IMG_0532

Minimarket Koperasi Desa, Bukan Minimarket Biasa

Maret 29, 2026

Menolak Perang, Menimbang Keadilan: Eropa di Antara Moralitas, Ketakutan Strategis, dan Pergeseran Tatanan Dunia

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Negeri Ajaib: Demokrasi Rasa Mi Instan

Juni Ahyar by Juni Ahyar
Desember 30, 2025
in #Demonstrasi, Demokrasi, POTRET Budaya, Puisi, Sastra
Reading Time: 1 min read
0
Aceh, Dua Puluh Satu Tahun Setelah Air Itu Pergi
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook


Oleh. Juni Ahyar


Selamat datang di negeri ajaib,
tempat suara rakyat
ditakar dengan sebungkus mi instan
dan sebotol minyak goreng murah.
Delapan puluh tahun merdeka,
namun sebagian pikiran
masih terjajah oleh perutnya sendiri.
Politikusnya mencuri dengan dasi,
rakyatnya berbaris rapi
menjilat recehan sambil bertepuk tangan.
Negeri-negeri kecil
yang dulu menatap kita dengan iri
kini melesat menjadi macan.
Sementara kita bangga
menjadi kerbau jinak,
ditarik ke kandang
setiap lima tahun sekali.
Katanya rakyat adalah tuan,
padahal kenyataannya budak.
Katanya demokrasi,
namun yang berkuasa tetap amplop.
Lebih lucu lagi:
rakyat sendiri yang menyerahkan lehernya
untuk digorok,
sambil tersenyum puas
karena pulang membawa sembako basi.
Jangan bermimpi
anak cucu kita hidup makmur.
Mereka mungkin lahir
sebagai kebodohan kolektif,
dipaksa mencium tangan
para penjahat
yang kita undang sendiri
ke kursi kekuasaan.
Jika generasi ini tak juga sadar,
yang diwariskan bukan kemakmuran,
melainkan reruntuhan negeri
yang hancur oleh kerakusan.
Bukan oleh perang,
bukan oleh penjajah,
tetapi oleh kebodohan
yang dipelihara bersama.
Dan kelak,
ketika darah anak cucu
menjadi tebusan dosa hari ini,
jangan salahkan Tuhan.
Salahkan diri kita
yang rela menjual masa depan bangsa
demi kenyang satu hari.

Baca Juga

76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
a0874485-5883-4836-9faa-17bcddc8a681

Kepiting Dalam Baskom

Maret 29, 2026
5de97004-0731-46d3-b7a2-38575dadc077

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Maret 28, 2026
ADVERTISEMENT

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 301x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 268x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 231x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 218x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 178x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234Tweet147
Juni Ahyar

Juni Ahyar

Baca Juga

IMG_0542
Artikel

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518
Artikel

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541
#Cerpen

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818
Esai

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
Next Post

Negara Kita Pernah Lho Menjadi Negara Judi, Simak Sejarahnya!

HABA Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Desember 5, 2025

Jajak Pendapat #KaburAjaDulu

Februari 22, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    886 shares
    Share 354 Tweet 222
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com