🔊
Dengarkan Artikel
Oleh Sitti Zahara Tarmizi
Reranting pohon bernyanyi dengan kencangnya angin
Dedaunan berguguran satu persatu
Tanah dengan senang hati menyambutnya
Hujan mulai menjatuhkan rintikannya
Seorang wanita duduk dengan tatapan lesu
Tidak bicara, ia hanya diam
Airmata membasahi pipi manisnya
Terlihat dari raut wajahnya ia tidak baik-baik saja
Banyak luka yang ia pendam
Bercerita? Percuma
Tidak ada yang mengerti
Kali ini luka yang ia sengaja
Cerita yang dia bangun sendiri
Rasa trauma ia ubah menjadi cerita baru
Hingga akhirnya jadi luka hebat untuknya
Ingin menyerah, namun ada nyawa yang harus ia pikirkan
Sore itu ia hanya di temani sepi
Ia tidak baik-baik saja
Banda Aceh, 20 Desember 2025

POTRET Gallery Banda Aceh
📚 Artikel Terkait
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 84x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.






