POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home POTRET Budaya

Kapal Desa yang Karam di Tengah Laut Kepercayaan

Redaksi by Redaksi
Januari 15, 2025
in POTRET Budaya
0
Kapal Desa yang Karam di Tengah Laut Kepercayaan - a488659c d249 4dd4 9ac1 11f66d83fc40 scaled | POTRET Budaya | Potret Online

Oleh: Riza Shintia

Mahasiswa Pascasarjana UIN Ar- Raniry Banda Aceh

Bayangkan sebuah kapal yang dirakit dengan kayu terbaik dari hutan desa, dilengkapi layar yang kokoh untuk menantang angin. Kapal itu, bernama “Desa Harapan,” adalah milik bersama para warga, dengan seorang nakhoda yang mereka pilih dengan keyakinan bahwa ia mampu membawa kapal menuju pantai kesejahteraan. Para warga, sebagai awak kapal, siap bekerja keras mendayung dan menjaga keseimbangan, asalkan nakhoda tetap setia pada arah yang dijanjikan.

Baca Juga
  • Kapal Desa yang Karam di Tengah Laut Kepercayaan - IMG_2717 | POTRET Budaya | Potret Online
    Aceh
    BESOK: MAJALAH POTRET BERUSIA 22 TAHUN MENGAWAL PENCERDASAN ANAK BANGSA
    10 Jan 2025
  • Kapal Desa yang Karam di Tengah Laut Kepercayaan - 58bafd9d b7de 4565 a654 0473f2d931ee | POTRET Budaya | Potret Online
    POTRET Budaya
    Puisi Esai Kepahlawanan, Bangkitkan Nasionalisme Gen-Z
    29 Jan 2025

Namun, apa jadinya, jika sang nakhoda mulai menyalahgunakan kepercayaan mereka? Alih-alih memimpin dengan integritas, ia diam-diam membongkar papan kayu kapal untuk dijual demi keuntungan pribadinya. Lama kelamaan, kapal mulai bocor, air masuk, dan pelayaran pun terancam karam. Para awak yang sebelumnya setia mulai mempertanyakan, “Mengapa kami harus terus mendayung jika nakhoda kami justru menghancurkan kapal ini?”

Fenomena tersebut kerap kali terjadi dalam kehidupan nyata, penulis menyinggahi satu wilayah di Aceh yang tercakup beberapa desa sedang maraknya berita penangkapan kasus korupsi. Penulis pun mendatangi satu desa dan mewawancarai kepala desa untuk melihat tanggapannya terhadap dampak dari penangkapan pelaku korupsi tersebut.

Baca Juga
  • 01
    POTRET Budaya
    PENULIS YANG PESIMIS?
    01 Mei 2023
  • 02
    POTRET Budaya
    QIYAMUL LAIL
    05 Apr 2024

Berbagai keluhan yang dirasakan kepala desa diutarakan dalam percakapan.

“Dampak dari kasus korupsi ini membuat masyarakat tidak lagi patuh atas apa yang kami perintahkan, banyaknya percakapan ujaran kebencian merata dari setiap masyarakat, sehingga ini sangat menyulitkan kami dalam memberi arahan dan kebijakan. Padahal kan tidak semua pemimpin desa korupsi, satu yang bermasalah, semua kena imbasnya”. Ujar kepala desa tersebut.

Baca Juga
  • Kapal Desa yang Karam di Tengah Laut Kepercayaan - fff19d2f 4408 4be3 bc0a f4b6b98c1e98 | POTRET Budaya | Potret Online
    POTRET Budaya
    Senerai Puisi Delia Rawanita
    21 Des 2023
  • 02
    POTRET Budaya
    Lentera Kehidupanku
    03 Des 2018

Retaknya Kepercayaan, Goyahnya Kepatuhan

Kepala desa, seperti nakhoda dalam analogi ini, memegang peran vital dalam memimpin masyarakat desa. Ketika kepala desa tersandung kasus korupsi, ia tak hanya mencoreng dirinya sendiri, tetapi juga merusak “kapal” kepercayaan yang telah dibangun bersama masyarakat. Warga yang sebelumnya patuh dan mendukung aturan kepala desa mulai kehilangan motivasi. Mereka merasa aturan yang dibuat bukan lagi untuk kemajuan bersama, melainkan hanya menjadi alat untuk memperkaya diri sang pemimpin.

Dalam keadaan ini, pola pikir masyarakat berubah drastis. Awalnya mereka menghormati kepala desa sebagai figur otoritas, tetapi setelah melihat korupsi, penghormatan itu digantikan oleh rasa curiga dan apatisme. “Untuk apa kami mengikuti aturan,” pikir mereka, “jika aturan itu tidak membawa manfaat, tetapi justru menjadi jerat yang menguntungkan segelintir orang?”

Kurangnya Literasi dan berpikir kritis

Masyarakat yang minim literasi cenderung mudah termakan berita hoaks, hingga berpatisipasi dalam penyebaran berita tersebut. Informasi palsu sering kali dikemas dengan menarik dan mudah dipercaya. Apalagi jika hoaks tersebut disampaikan oleh orang-orang yang dianggap berpengaruh atau menggunakan kata-kata yang membangkitkan emosi, seperti ketakutan atau kemarahan. Menelan mentah informasi tanpa mencari tau kebenarannya menggambarkan keadaan seseorang yang lemah dalam menalar hingga enggan berpikir kritis. Hal tersebut akan menyebabkan kepatuhan terhadap kebijakan menurun hingga kesadaran hukum dan demokrasi melemah.

Dalam mewujudkan keadaan desa yang baik, peran masyarakat juga penting dan jadilah masyarakat yang cerdas, masyarakat yang tidak mudah tersulut emosi dan  termakan berita hoaks menjadi masyarakat yang berpikir kritis dan menelaah informasi yang benar.

Dampak Domino di Kehidupan Desa

Seperti kapal yang mulai bocor, retaknya kepercayaan masyarakat terhadap kepala desa memengaruhi seluruh aspek kehidupan desa. Kepatuhan terhadap aturan menurun, partisipasi dalam program desa berkurang, dan gotong royong mulai memudar. Warga yang sebelumnya bersemangat mendukung pembangunan desa kini lebih sibuk mencari cara untuk melindungi diri sendiri dari ketidakadilan.

Pada akhirnya, desa kehilangan arah, terapung-apung tanpa tujuan.

Namun, harapan tidak sepenuhnya hilang. Kapal yang bocor masih bisa diperbaiki jika ada kemauan. Dalam konteks desa, ini berarti memperbaiki hubungan antara pemimpin dan masyarakat melalui transparansi dan akuntabilitas. Kepala desa harus menunjukkan bahwa ia siap bertanggung jawab dan menempatkan kepentingan warga di atas segalanya.

Warga, sebagai awak kapal, juga perlu diajak kembali untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, sehingga mereka merasa menjadi bagian dari perjalanan menuju tujuan bersama.

Tags: #22 Tahun POTRET#Masalah Sosial
Previous Post

Friendship Karina and Dianda: Market Day

Next Post

Mengenal Dahliani, Guru Penggerak SMKN 1 Jeunieb: Wakakur Tegas dan Menggerakkan

Next Post
Kapal Desa yang Karam di Tengah Laut Kepercayaan - d9348c66 ae2a 46ee 97e3 5b99caa110bb | POTRET Budaya | Potret Online

Mengenal Dahliani, Guru Penggerak SMKN 1 Jeunieb: Wakakur Tegas dan Menggerakkan

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah