• Latest
Mengenal Bupati Aceh Selatan yang Pergi Umrah di Saat 173 Jiwa Tewas

Mengenal Bupati Aceh Selatan yang Pergi Umrah di Saat 173 Jiwa Tewas

Desember 5, 2025
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Mengenal Bupati Aceh Selatan yang Pergi Umrah di Saat 173 Jiwa Tewas

Rosadi Jamani by Rosadi Jamani
Desember 5, 2025
in # Ironi, Aceh, Aceh Selatan, Artikel
Reading Time: 3 mins read
0
Mengenal Bupati Aceh Selatan yang Pergi Umrah di Saat 173 Jiwa Tewas
600
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Rosadi

Kemarin kita sudah bejek anggota DPRD Padang Pariaman yang kunker di saat saudaranya banyak tewas. Ini lebih parah lagi, kepala daerah malah asyik umrah di saat 173 terbukur longsor. Yok, kita kenalan Bupati Aceh Selatan, terserah kalian menggelarinya apa. Siapkan Koptagul, simak narasinya, wak!

Nama Mirwan MS, Bupati Aceh Selatan. Ia lahir pada 9 Maret 1975 di Peulumat, Labuhanhaji Timur, tempat di mana warga dulu percaya, anak itu kelak jadi kebanggaan kampung. Perjalanannya melejit dari pengusaha sukses, sarjana ekonomi, magister sosial, hingga Ketua DPC Partai Gerindra Aceh Selatan. Tahun 2024 ia meraih 36,32% suara sah, cukup untuk mengantarkannya dilantik sebagai Bupati Aceh Selatan ke-21 pada 17 Februari 2025. Saat itu, banyak yang menyambutnya ibarat matahari baru, pemimpin muda yang katanya dekat dengan rakyat, bijak, dan paham penderitaan warganya.

Namun, biografi yang awalnya penuh pujian perlahan berubah menjadi drama yang begitu epik dan menyakitkan. Tragedi itu mencapai puncaknya pada Desember 2025, ketika Aceh digulung bencana tanda tangan. Data resmi per 1 Desember 2025 mencatat 173 orang meninggal, 204 hilang, 1.435 luka ringan, 403 luka berat, dan 443.001 jiwa mengungsi di 828 titik. Aceh Selatan termasuk wilayah terdampak paling parah. Rumah hilang, tanah bergerak, sawah tertimbun lumpur, dan warga berlarian menyelamatkan diri. Di Cot Bayu, Trumon Tengah, kamera udara memperlihatkan seluruh permukiman tenggelam seperti desa yang dihapus dari peta.

Justru di saat genting itu, publik menemukan bab paling dramatis dari perjalanan Mirwan. Ia tidak berada di Aceh Selatan. Ia sedang memakai pakaian ihram di Tanah Suci, berangkat umrah pada 2 Desember 2025 tepat di tengah kekacauan yang menelan hidup rakyatnya.

Padahal, hanya beberapa hari sebelumnya, pada 27 November 2025, Mirwan sempat mengirim surat resmi ke Pemerintah Aceh menyatakan, Kabupaten Aceh Selatan tidak sanggup menangani bencana tanpa dukungan provinsi. Sebuah pengakuan resmi ketidakmampuan. Tragisnya, surat itu justru menjadi batu yang menghantam marwahnya sendiri. Publik kemudian mengetahui, usai menyatakan“tidak sanggup,” ia malah kabur meninggalkan rakyatnya sendiri yang masih berjibaku antara mati dan hidup.

Reaksi Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), meledak di hadapan publik. Ia menegaskan, seorang bupati yang “kabur” atau lari dari bencana sebaiknya mundur dari jabatannya. “Pemimpin tidak boleh cengeng,” tegasnya tajam. “Tidak boleh lari ketika rakyat sedang kesulitan.” Sebuah sindiran yang menghantam tepat di jantung persoalan. Apa artinya jabatan jika di saat rakyat menggigil di pengungsian, pemimpinnya justru berjalan tenang menuju Ka’bah?

Pemerintah pusat pun terkejut. Kapuspen Kemendagri, Benni Irwan, hanya mengetahui keberangkatan itu dari media. Ia dengan bahasa diplomatis menyatakan, Kemendagri sangat menyayangkan tindakan tersebut. Ini ungkapan halus dari kemarahan resmi negara.

Baca Juga

20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026

Sementara itu, di lapangan, warga Aceh Selatan menghadapi kenyataan pahit. Mereka menunggu pemimpin mereka di posko, tetapi yang datang hanyalah relawan, hujan, dan kabar, bupati mereka sedang ibadah di negeri jauh. Foto-foto banjir dari BNPB menunjukkan betapa wilayah seperti Trumon Raya dan Bakongan Raya masih porak-poranda pada hari-hari saat Mirwan berada di Tanah Suci. Tanah retak, air belum surut, dan anak-anak duduk di terpal dingin menunggu bantuan.

Begitulah biografi seorang pemimpin yang awalnya ditinggikan setinggi langit lalu jatuh bukan karena musuh politik, bukan karena fitnah, tetapi karena keputusannya sendiri. Sebab tidak ada yang lebih melukai rakyat dari ketika pemimpin mereka memilih pergi pada saat rakyat menjerit meminta tolong.

Pada akhirnya, sejarah mencatat, di tengah 173 nyawa melayang, bupati mereka tidak hadir.
Ia sedang jauh, di tanah suci, bukan untuk rakyatnya, tetapi hanya untuk dirinya sendiri.

Foto Ai hanya ilustrasi

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 309x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 272x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 235x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 222x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 180x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare240Tweet150
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Baca Juga

0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5
Puisi

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff
# Kebijakan Trump

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542
Artikel

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518
Artikel

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
Next Post

Di antara Gelap dan Harapan.

HABA Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Mei

Mei 10, 2025

Jajak Pendapat #KaburAjaDulu

Februari 22, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    886 shares
    Share 354 Tweet 222
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com