POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Aceh Tamiang, Derita Berkepanjangan

RedaksiOleh Redaksi
December 3, 2025
Aceh Tamiang, Derita Berkepanjangan
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh SYUKURDI M

Paska musibah banjir yang bermula pada hari Kamis, 27 November 2025 yang lalu, hingga kini kondisi masyarakat Aceh Tamiang dan kondisi warga (Musafir) yang melintas menuju Medan, tertahan akibat banjir, kondisi mereka sangat amat memprihatinkan.

Sejumlah angkutan umum seperti bus dan kendaraan pribadi yang mengalami kerusakan berat akibat rendaman air kini terpakir dibadan jalan raya, kendaraan-kendaraan tersebut sejatinya hendak menuju Medan namun teratahan karena banjir.

Sementara penduduk lokal setemmpat semuanya harus mengungsi ketempat dan bangunan yang lebih tinggi (lantai 2) baik masjid, sekolah, gedung kantor dan gedung olah raga, sebagian lagi bertahan diatas ruko yang umumnya etnis tionghoa, atau bertahan dilantai dua rumah masing-masing. Setidaknya terdapat 50 lebih titik lokasi pengungsian warga.

Hingga hari ini kondisi air banjir sudah berangsur surut, namun manyisakan lumpur yang tebal, sampah-sampah dan bongkahan gelondongan kayu yang hanyut dibawa sungai. kondisi ini mengakibatkan warga belum bisa kembali kerumah masing-masing.

TANPA LISTRIK DAN INTERNET

Hal buruk lain akibat musibah banjir ini adalah terputusnya aliran listrik, signal handphone dan internet. sudah 6 (hari) lamanya warga tanpa aliran listrik, suasana malam gelep mencekam, selain listrik ketiadaan signal HP dan internet membuat hubungan baik antar pemerintah, antar warga dan sanak keluarga terputus total, hal ini semakin menambah duka dan kecemasan yang amat mendalam bagi masyarakat Aceh Tamiang baik yang berada ditempat maupun yang diperantauan. Hal serupa juga semakin memperparah derita kaum musafir yang terjebak di Aceh Tamiang menjadi hilang kontak tanpa kabar dengan keluarganya yang cemas menunggu.

TANPA LOGISTIK

Bantuan logistik berupa bahan makanan, air minum dan pakaian, dapat dikatakan sangat minim, hingga hari keempat musibah banjir masih banyak warga yang belum mendapat bantuan pangan. Meski Pemerintah Kabupaten telah berusaha keras mendistribusikan bantuan pangan namun tetap tidak mencukupi, akibat jumlah yang terbatas.
Sementara itu bantuan dari luar belum bisa masuk kecuali diangkut lewat jalur udara. Kekurangan bahkan bisa disebut ketiadaan logistik ini membuat warga menderita kelaparan terutama anak-anak dan Balita. Warga hanya mampu secara swadaya mengumpulkan sisa-sisa bahan makanan yang tersisa untuk digunakan.

TANPA LAYANAN KESEHATAN.

Besarnya dampak banjir berakibat rusaknya fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit, Puskesmas, Gudang Farmasi, Ambulance, Klinik Swata, Apotik dan Depot obat, ditambah lagi para medis juga mengalami musibah banjir ditempat tinggalnya.

Akibatnya warga korban banjir jika ada yang sakit maka tidak mendapatkan pelayanan medis yang baik bahkan tidak ditanganni sama sekali, selain ketertbatasan paramedis, obat-obatan dan sulitnya menjangkau lokasi pasien.

📚 Artikel Terkait

Singkil Banjir Lagi, Sekolah Terpaksa Libur

Nyala Nan Hampir Padam

Berwisata Bersama Keluarga ke Objek Wisata Ikan Larangan Lubuk Landur

Di Balik Romantisme Hujan: Diskusi Kajian Semiotika dan Feminis Cerpen Fileski di Madiun

TERISOLIR

Kabupaten Aceh Tamiang tidak dapat dijangkau via jalan darat, karena terputusnya jalur
menuju Kabupaten ini.

Jika dari Arah Medan sebelumnya terdapat banjir di Km 54 Tol Berandan, juga banjir di Tanjung Pura, Berandan dan Besitang (Kawsan Prov Sumatera Utara)

Setelah banjir surut pada hari keempat di kawasan Sumatera Utara menuju Aceh, Jalan menuju Aceh Tamiang hingga hari ke enam (2 Desember 2025) Belum dapat dilalui karena terdapat dua titik longsor di Seumadam dan Alur gantung yang menutup badan jalan, selain itu beberapa titik jalan masih tergenang air seperti dilokasi depan Makodim.

Demikian juga jalur darat menuju Aceh Tamiang dari arah Biruen dan Lhoukseumawe, dari Arah Biruen jembatan Kuta Blang terputus, demikian juga dari Lhoukseumawe sejumlah kawasan di Aceh Utara dan Aceh Timur masih terendam banjir.

MOHON BANTUAANYA

KEPADA PRESIDEN RI, BNPB, TNI-POLRI, BUMN, KEMENTERIAN TERKAIT, ORGANISASI KEMANUSIAN, PEMERINTAH ACEH.

Kami mohon mempercepat bantuannya, jangan biarkan kami terus menderita berkepanjangan sehingga harus mati secara perlahan, ada 370.000 lebih warga Negara Indonesia di Aceh Tamiang yang tertimpa musibah banjir, hingga kini berusaha bertahan hidup seadanya sambil berharap akan datang bantuan dan kondisi bisa berangsur pulih kembali.

Kepada BAPAK PRESIDEN, kami tau dengan kekuatan dan peralatan yang dimiliki oleh Negara ini, akan sangat mudah untuk menanggulanngi bencana yang menimpa kami, Negara ini punya bannyak pesawat udara dan helikopter, punya kapal laut, punya kendaraan taktis didarat, sangat mudah untuk sekadar menembus lokasi kami jika semua alat dan armada itu mau untuk digunakan.

Kami juga tau, ada banyak perlengkapan membuat jembatan dan jalan darurat, alat berat dan perlatan lainnya juga ada, akan mudah sekali itu untuk sekadar memindahkan tanah longsor dibadan jalan, menguras genangan air, membuat jembatan billy, rumah knock down untuk rumah sakit dan dapur umum, sekali lagi itu tidak sulit bagimu.

Kami juga tau, Negara ini punya banyak aparatur, baik TNI dan Polri, Tenaga Medis dengan dokter ahli, perlengkapan dan peralatan medis, semua siap dikerahkan dan sekali lagi itu mudah bagimu.

Kami juga tau, PLN punya PLTD apung, punya generator lapangan, dan jika itu mau digunakan sekali lagi itu sangat mudah bagimu.

KAMI HANYA MENUNGGU, KAMI HANYA MENERIMA BENCANA, SETELAH BUMI INI MURKA AKIBAT KAU KURAS DAN KAU KERUK ISI PERUT BUMI KAMI.

SYUKURDI M
(Warga Aceh Tamiang)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share6SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

Korban Bencana Ekologis Aceh Yang Diabaikan

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00