🔊
Dengarkan Artikel
Puisi Anies Septivirawan
Sejak datang pagi
Aku lahir dari rahim sepi
Hanyut terbawa air sungai sunyi
Sejak datang pagi
Aku lahir dari dua hati
Yang berpadu bersama satu rasa
Benama kasih dan cinta
Sejak datang pagi
Aku sudah mengenal makna kecewa
Mengambang jernih seperti air telaga
Memantul dan menjelma gerbong doa
Sejak datang pagi
Aku sudah membaca
Sebuah buku cerita
Tentang di balik tobong drama
Yang nyaris robek
Dikoyak angin badai
Dari dalam pusar
Dan di bawah pusar
Sejak datang pagi
Aku sudah menjelma air mata
Air mata yang menulis puisi
Puisi tentang semesta kelembutan, kejujuran dan kedamaian abadi
Situbondo, 2 Oktober 25
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 84x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📚 Artikel Terkait
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.





