Puisi Anies Septivirawan
Sejak datang pagi
Aku lahir dari rahim sepi
Hanyut terbawa air sungai sunyi
Sejak datang pagi
Aku lahir dari dua hati
Yang berpadu bersama satu rasa
Benama kasih dan cinta
Sejak datang pagi
Aku sudah mengenal makna kecewa
Mengambang jernih seperti air telaga
Memantul dan menjelma gerbong doa
Sejak datang pagi
Aku sudah membaca
Sebuah buku cerita
Tentang di balik tobong drama
Yang nyaris robek
Dikoyak angin badai
Dari dalam pusar
Dan di bawah pusar
Sejak datang pagi
Aku sudah menjelma air mata
Air mata yang menulis puisi
Puisi tentang semesta kelembutan, kejujuran dan kedamaian abadi
Situbondo, 2 Oktober 25
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 306x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 255x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 251x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 196x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.













Discussion about this post